Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Manajemen Optimalisasi Sarana Prasarana Berbasis Keamanan dan Kenyamanan Anak di RA Jabal Nur Muhammad Farhus Sururi; Muhammad Husni
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.945

Abstract

Pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan yang efektif memerlukan integrasi antara pemenuhan standar fasilitas dengan pemanfaatan potensi lokal guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, bersih, dan sehat bagi anak usia dini. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi manajemen sarana dan prasarana berbasis keamanan dan kenyamanan anak di RA Jabal Nur. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, serta pihak yang terlibat dalam pengelolaan sarpras. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan validasi melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan sarpras di RA Jabal Nur dilakukan melalui identifikasi kebutuhan yang melibatkan kepala sekolah dan guru dengan memprioritaskan aspek keamanan dan kenyamanan selain standar administratif. Pengorganisasian dilakukan melalui penataan ruang belajar yang disesuaikan dengan aktivitas anak untuk memudahkan pengawasan dan mengurangi risiko cedera. Pemanfaatan sarana dan prasarana dilakukan secara aktif dalam pembelajaran sebagai stimulasi perkembangan kognitif, motorik, sosial, dan emosional. Pengawasan dan pemeliharaan dilakukan secara berkala untuk mendeteksi kerusakan sejak dini dan memastikan fasilitas tetap aman digunakan. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan manajemen sarpras tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan fasilitas, tetapi juga oleh efektivitas pengelolaan melalui perencanaan matang, pengorganisasian tepat, pemanfaatan optimal, serta pengawasan berkelanjutan. Model pengelolaan yang terintegrasi dan berorientasi pada keselamatan serta kenyamanan ini berpotensi menjadi panduan praktis bagi lembaga PAUD/RA lain dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman dan ramah anak.
PENGUATAN TATA KELOLA PENDIDIKAN MELALUI PENDAMPINGAN MODEL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM INTEGRATIF BERBASIS PESANTREN DI SMP AN-NUR BULULAWANG Agung Muhamad Bisri; Muhammad Husni
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMP An-Nur Bululawang sebagai sekolah berbasis pesantren memiliki potensi yang besar dalam mengembangkan pendidikan Islam integratif, namun masih menghadapi kendala dalam mengintegrasikan sistem sekolah dan pesantren, terutama pada aspek kurikulum, pembinaan peserta didik, sumber daya manusia, budaya religius, dan tata kelola kelembagaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendampingi mitra dalam mengembangkan dan mengimplementasikan model manajemen pendidikan Islam integratif berbasis pesantren guna memperkuat tata kelola pendidikan yang lebih terarah dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan program, sosialisasi, implementasi, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan sekolah dan pesantren. Hasil kegiatan menunjukkan adanya penguatan koordinasi antara sekolah dan pesantren, tersusunnya dokumen pendukung berupa standar operasional prosedur (SOP), roadmap pengembangan, buku panduan, serta instrumen monitoring dan evaluasi. Program juga mendorong integrasi kurikulum, penguatan sistem pembinaan peserta didik, peningkatan kolaborasi tenaga pendidik, dan pengembangan budaya religius sebagai bagian dari tata kelola sekolah. Keterlibatan aktif mitra selama proses pendampingan menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan implementasi program. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu model pendampingan bagi lembaga pendidikan Islam berbasis pesantren yang memiliki karakteristik serupa.
Implementasi Fungsi Manajemen Program Keterampilan di MA Al Ma'arif Plus Keterampilan Tulungagung Muhammad Husni; Illu Huril Firdaus
Analysis Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.analysis.v4i1.1985

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan fungsi-fungsi manajemen mulai dari perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), kepemimpinan (leading), hingga pengawasan (controlling) pada program keterampilan vokasi di MA Al-Ma'arif Plus Keterampilan Tulungagung, sekaligus memetakan faktor penentu yang mendukung dan menghambatnya. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara mendalam bersama Kepala Madrasah, Waka Kurikulum, serta para guru koordinator bidang Tata Boga, Tata Busana, Tata Rias, dan Pengelasan. Data sekunder pendukung diperoleh lewat penelaahan dokumen kurikulum, standar operasional UPT BLK Tulungagung, dan regulasi resmi Kementerian Agama. Temuan di lapangan menunjukkan bahwa dalam hal perencanaan, madrasah telah merumuskan target kemandirian siswa secara visioner dan mengadopsi materi pelatihan berbasis kompetensi, meski perhitungan anggaran logistik praktikum harian masih memerlukan pematangan. Pada aspek pengorganisasian, sekolah memilih bentuk struktur yang cair (flat organization) tanpa sekat birokrasi formal yang kaku dengan memaksimalkan peran tim ad hoc. Selanjutnya, fungsi kepemimpinan dijalankan secara aktif lewat pendekatan direktif-partisipatif serta keteladanan nyata dari figur Kepala Madrasah. Untuk fungsi pengawasan, pengendalian mutu diterapkan secara berlapis melalui jalur internal (inspeksi harian, rapat evaluasi semester, standar KKM 75, dan ujian praktik) serta jalur eksternal. Faktor pendorong utama keberhasilan program ini adalah keabsahan legalitas dari Kementerian Agama dan kemitraan erat bersama UPT BLK Tulungagung. Di sisi lain, kendala terbesar yang dihadapi mencakup keterbatasan anggaran internal sebagai sekolah swasta yang berdampak pada penarikan iuran swadaya siswa, serta pasang surut motivasi belajar peserta didik di lapangan.
Efektivitas Manajemen Kurikulum Tahfidz Al-Qur'an Berbasis Poac Dalam Menjaga Kualitas Hafalan Santri: Studi Kasus di Pondok Pesantren Daarul Huda Li Tahfidhil Qur'an Gondanglegi Wetan Muhammad Husni; Sutriyanngsih Sutriyanngsih
Edukatif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/je.v4i1.2040

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kurikulum tahfidz Al-Qur'an di Pondok Pesantren Daarul Huda Li Tahfidhil Qur'an Gondanglegi Wetan dalam upaya menjaga kualitas hafalan santri. Meskipun jumlah pesantren tahfidz di Indonesia terus meningkat, yang mencapai lebih dari 14.000 lembaga berdasarkan data Kemenag RI (2023), peningkatan kuantitas tersebut belum selalu diiringi oleh standar kualitas hafalan yang memadai. Celah penelitian yang ada terletak pada belum adanya kajian yang menganalisis secara holistik integrasi keempat fungsi POAC dalam manajemen kurikulum tahfidz di satu lembaga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PP Daarul Huda menerapkan manajemen kurikulum tahfidz berbasis fungsi POAC secara terpadu: (1) Planning berbasis filosofi Al-Itqan qobla al-Kasrah dengan tiga indikator mutu; (2) Organizing melalui struktur halaqah berjenjang berstandar syahadah; (3) Actuating melalui sistem pajak hafalan rasio 1:3; dan (4) Controlling melalui Sema'an Jum'at yang terbagi atas halaqah 30 juz bagi yang telah khatam dan hafalan biasa bagi yang belum, ujian bulanan, dan ujian final publik 30 juz. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis integrasi POAC yang disertai dimensi spiritualitas sebagai variabel manajerial yang selama ini diabaikan penelitian terdahulu.