Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pengetahuan, Sikap Dan Peran Petugas Kesehatan Terhadap Perilaku Buang Air Besar Sembarangan (Studi Kasus Di Desa Salam Buku Kecamatan Batang Masumai Kabupaten Merangin) Solhanhudi; Kosasih Kosasih; Rahadian Malik
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 3 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i3.7584

Abstract

Perbaikan sanitasi di Indonesia menjadi salah satu target dalam mencapai Suistainable Development Goal’s (SDG’S) pada tahun 2030. Hingga saat ini kendala utamanya adalah kurang kesadaran masyarakat pada sanitasi lingkungan seperti Buang Air Besar Sembarangan (BABS), pengelolaan limbah rumah tangga, pengelolaan air bersih dan sampah. Stop BABS merupakan salah satu kegiatan dalam Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Penelitian ini mengunakan pendekatan kuantitaif dengan desain metode Deskriptif verifikatif, dengan desain pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 47 orang di desa salam baku, wilayah kerja puskesmas kederasan Panjang kabutapan merangin. Pengambilan sampel menggunakan Teknik simple random sampling. Analisa bivariat dilakukan dengan uji chi Square dan Analisa miltivariat dilakukan dengan uji regresi logistic dengan metode backward. Hasil pada penelitian ini Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan prilaku buang air besar sembarangan dengan p value 0,00 (p value = 0,05). Pada variabel sikap dengan prilaku buang air besar sembarangan dengan p value 0,00 (p value = 0,05). Dan pada peran petugas Kesehatan dengan prilaku buang air besar sembarangan dengan p value 0,00 (p value = 0,05). Pada analisis multivariat, pengetahuan merupakan faktor paling berpengaruh dengan prilaku buang air besar sembarangan (p= 0,09 OR 3,91) dan responden yang memiliki pengetahuan kurang baik memiliki peluang 3,91 kali untuk berperilaku buang air besar sembarangan dibandingkan dengan responden yang berpengetahuan baik. Kesimpulan penelitian ini adalah adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, dan peran petugas Kesehatan dengan prilaku buang air besar sembarangan. pengetahuan merupakan faktor paling berpengaruh dengan prilaku buang air besar sembarangan.
ANALYSIS OF QRIS USE AS A PAYMENT METHOD AT THE “X” EYE CLINIC IN SURABAYA Asti Indriani; Djoko Pitoyo; Rahadian Malik; Ayu Laili Rahmiyati; Vip Paramarta; Kosasih
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 6 No. 5 (2026): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21523549

Abstract

Digital transformation in the healthcare sector has driven the adoption of a cashless payment system through the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) to improve administrative efficiency and service quality. This study aims to analyze the effectiveness of QRIS implementation as a digital payment method at Eye Clinic X Surabaya and identify factors that support and hinder its implementation. The study used a qualitative approach with a case study design. Informants were purposively selected, consisting of one financial manager, four cashiers, and five QRIS patient users. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, then analyzed using thematic analysis assisted by NVivo 14 software. The results showed that QRIS implementation was able to improve the effectiveness of administrative services through faster, easier, more accurate, and more efficient transaction processes. The use of QRIS also helped reduce queues, simplify transaction recording, and increase patient convenience in making payments. However, implementation still faces several obstacles, including internet network instability, delays in transaction notifications, low digital literacy among some elderly patients, and suboptimal standard operating procedures (SOPs) and training for staff. Based on Campbell's effectiveness framework, QRIS implementation has met most of the organizational effectiveness indicators, although further strengthening of technological infrastructure, improving human resource competency, and organizational support are still needed for sustainable digital transformation. This research contributes to enriching the study of digital payment implementation in healthcare facilities, particularly at the clinic level, as a basis for developing policies and strategies for digital healthcare services in Indonesia.
PENGARUH INTERNAL CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN QUALITY OF WORK LIFE TERHADAP EMPLOYEE ENGAGEMENT PERAWAT DI RUMAH SAKIT DEDY JAYA BREBES Prayudha Adhi Laksono; Nenny Hendajany; Rahadian Malik
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/ajhkcg63

Abstract

Employee engagement memiliki peran penting untuk karyawan di suatu organisasi khususnya perawat di rumah sakit, namun masih terdapat permasalahan employee engagement perawat di Indonesia termasuk terjadi RS. Dedy Jaya Brebes. Dugaan faktor yang dapat mempengaruhi permasalahan employee engagement perawat di RS. Dedy Jaya Brebes yaitu internal corporate social responsibility (ICSR) dan quality of work life (QWL). Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh ICSR dan QWL terhadap employee engagement perawat Rumah Sakit Dedy Jaya Brebes. Metode penelitian ini yaitu kuantitatif, Strategi yang digunakan yaitu kuantitatif inferensial. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 58 responden. Hasil penelitian didapatkan berdasarkan uji t parasial internal corporate social responsibility berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee engagement dan quality of work life berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee engagement. Hasil uji F simultan didapatkan internal corporate social responsibility dan quality of work life secara bersamaan berpengaruh terhadap employee engagement. Hal tersebut artinya internal corporate social responsibility dan quality of work life memiliki pengaruh terhadap employee engagement perawat RS. Dedy Jaya Brebes