Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Sikap Kewirausahaan, Norma Subyektif, Dan Efikasi Diri Terhadap Perilaku Berwirausaha Dengan Budaya Masyarakat Sikka Sebagai Variabel Intervening (Studi Pada Pengrajin Tenun Ikat Di Kabupaten Sikka) Paskaliana Anastasia Lehan; Rolland E. Fanggidae; Apriana H. J. Fanggidae
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i4.8134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sikap kewirausahaan, norma subyektif, dan efikasi diri terhadap perilaku berwirausaha dengan budaya masyarakat Sikka sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah para pengrajin tenun ikat di Kabupaten Sikka terkhususnya pada Kecamatan Nita dan Sikka sebanyak 78 responden. Data penelitian ini menggunakan data primer. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan alat analisis Partial Least Square (PLS). Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa sikap kewirausahaan dan efikasi diri berpengaruh signifikan terhadap perilaku berwirausaha, namun norma subyektif tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku berwirausaha. Sikap kewirausahaan, norma subyektif, dan efikasi diri berpengaruh signifikan terhadap budaya, dan budaya berpengaruh signifikan terhadap perilaku berwirausaha. Budaya mampu memediasi sikap kewirausahaan dan efikasi diri terhadap perilaku berwirausaha, sedangkan budaya tidak mampu memediasi norma subyektif terhadap perilaku berwirausaha.
Peran Belanja Hedonis, Live Streaming, dan Diskon dalam Mendorong Pembelian Impulsif di Tiktok Shop Dian C. Thonak; Apriana H. J. Fanggidae; Yonas F. Riwu; Ronald P. C. Fanggidae
eCo-Buss Vol. 8 No. 1 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i1.2337

Abstract

Tiktok Shop menjadi salah satu fitur dari platform Tiktok yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan pemasaran produk secara online sebagai akibat dari perkembangan teknologi. Tujuan penelitian ini adalah agar mengetahui pengaruh belanja hedonis, live streaming, dan diskon pada Tiktok Shop secara parsial dan simultan terhadap pembelian impulsif. Sebuah metode penelitian kuantitatif digunakan dengan mengumpulkan data dari 100 responden pengguna Tiktok Shop. Digunakan program SPSS versi 25 untuk menganalisis data. Uji yang digunakan adalah uji t, uji f, uji koefisien determinasi, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, uji regresi linear berganda. Hasil pengujian parsial menunjukan bahwa belanja hedonis dan diskon memiliki pengaruh positif terhadap pembelian impulsif tetapi live streaming memiliki pengaruh negatif terhadap pembelian impulsif. Hasil uji f menunjukan bahwa belanja hedonis, live streaming, dan diskon secara bersamaan memiliki pengaruh terhadap pembelian impulsif. Hasil penelitian ini membuka wawasan baru mengenai bagaimana emosi dan kebutuhan psikologis menciptakan mengalaman berbelanja yang menyenangkan serta menerapkan strategi diskon dapat memengaruhi keputusan pembelian impulsif. Sedangkan live streaming tidak begitu bisa menjadi faktor yang mempengaruhi pembelian impulsif. Pelaku usaha harus dapat merancang strategi pemasaran lebih efektif dengan menggabungkan faktor-faktor hedonis, seperti pengalaman belanja yang menyenangkan melalui live streaming dan strategi diskon agar dapat meningkatkan pembelian impulsif konsumen.
ANALYSIS OF SUPERVISION OF SCHOOL OPERATIONAL ASSISTANCE (BOS) FUND MANAGEMENT AT SDI WAE CIU, LAMBA LEDA UTARA DISTRICT, EAST MANGGARAI REGENCY Roselina Alfera; Apriana H. J. Fanggidae; Siprianus G. Tefa
Dharmawangsa: International Journal of the Social Sciences, Education and Humanitis Vol 7, No 2 (2026): Social Sciences, Education and Humanities
Publisher : Universitas Dharmawangsa Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/ijsseh.v7i2.8999

Abstract

This study aims to analyze the oversight of the management of School Operational Assistance (BOS) Funds at Wae Ciu Elementary School, Lamba Leda Utara District, East Manggarai Regency, based on Minister of Education and Culture Regulation Number 8 of 2026. The focus of the study covers the five stages of BOS Fund management: planning, implementation, administration, reporting, and accountability, the implementation of internal and external supervision, and the obstacles encountered in overseeing BOS Fund management.This study uses a descriptive qualitative approach with a case study approach. Data sources were obtained through interviews, observation, and documentation. The research informants included the school principal, the BOS treasurer, the school committee, and representatives from the East Manggarai Regency Education Office. Data analysis techniques included data reduction, data presentation, and drawing conclusions, using source and method triangulation to ensure data validity.The research results indicate that the management of the School Operational Assistance (BOS) Fund at SDI Wae Ciu has generally been carried out according to the stages stipulated in Ministerial Regulation Number 8 of 2026. Planning is carried out through the participatory preparation of the School Operational Work Plan (RKAS) involving the principal, treasurer, teachers, and school committee. The implementation and administration of the BOS Fund utilize the ARKAS application and are supported by orderly and complete bookkeeping. Reporting is submitted periodically to the Education Office through a government established system. Internal oversight is carried out by the principal and school committee through document and bookkeeping audits, while external oversight is carried out by the Education Office through monitoring and verification of reports.This research also identified several obstacles in the oversight of BOS Fund management, including the high cost of financing teacher honorariums, limited internet access for using the ARKAS application, and limited human resource capacity in mastering technology. Therefore, increased compliance with regulations, strengthened oversight, and increased capacity of BOS Fund managers are needed to ensure more accountable, transparent, effective, and efficient management of the Fund. Keywords: Supervision, BOS Fund Management, Accountability, Transparency, ARKAS.