Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Integrasi Platform Padlet dalam Model Project-Based Learning (PjBL) terhadap Kreativitas dan Inovasi Siswa pada Mata Pelajaran Sains Hendra Wijaya; Rosynanda Nur Fauziah; Sri Vamiati; Lita Aryati Oktiani; Yova Bella
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.5.2.2025.1039

Abstract

Transformasi teknologi digital telah mendorong perubahan paradigma dalam dunia pendidikan menuju pembelajaran yang lebih aktif, kolaboratif, dan berfokus pada keterampilan abad ke-21. Dalam konteks pembelajaran sains, tantangan utama yang dihadapi adalah bagaimana menumbuhkan kreativitas dan inovasi siswa. Salah satu solusi yang efektif adalah mengintegrasikan model project-based learning dengan platform Padlet, yang dapat meningkatkan kolaborasi, kemampuan berpikir kritis, dan pembelajaran kontekstual. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat bagaimana model project-based learning  berbantu Padlet terhadap peningkatan kreativitas dan inovasi siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experiment), melibatkan 60 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, serta uji hipotesis multivariat (MANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh data berdistribusi normal (Asymp. Sig = 0,200) dan memenuhi asumsi homogenitas (Sig > 0,05). Uji multivariat menghasilkan nilai Wilks’ Lambda sebesar 0,525 dengan signifikansi 0,000, mengindikasikan adanya perbedaan yang berarti antara kedua kelompok. Secara parsial, model project-based learning berbantu Padlet memiliki pengaruh signifikan terhadap kreativitas (F = 24,414; p = 0,000) dan inovasi (F = 44,429; p = 0,000), dengan nilai R² masing-masing 0,296 dan 0,434, yang menunjukkan kontribusi model terhadap kedua variabel tersebut. K Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan project-based learning berbantu Padlet tidak hanya efektif dalam menumbuhkan kreativitas, tetapi juga mendukung pengembangan berbagai keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, berkolaborasi, berkomunikasi, dan berkreasi.
Penerapan Pendekatan Proses Belajar Sole (self organized learning environment) pada Sistem Ekskresi untuk Meningkatkan Keterlibatan dan Capaian Akademik Siswa Hendra Wijaya; Supardi U. S
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 5 No. 2 (2025): Juli: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v5i2.5811

Abstract

The Biology learning process at SMAN 3 Cibeber still produces achievements that are not optimal, this condition is due to the application of a more dominant conventional learning process approach, where teachers often use lectures rather than actively involve students. This study adopts a quantitative approach with an experimental design to test the effect of the application of the sole learning process approach on students' academic activities and achievements. The subject of this study is grade XI students in the 2024/2025 Academic Year. A total of 25 students were selected for the experimental class and another 25 students for the control class. This study uses a quasi-experimental design with data collection through initial evaluation and final evaluation. The data obtained was analyzed using the paired sample T-test. The results of the analysis showed a significance value of 0.000, which is smaller than 0.05, indicating a significant difference in the academic achievement of students in experimental classes that applied the sole learning process. The increase in students' cognitive academic achievement can be seen from the N-Gain value of 0.46 which is included in the medium category. These findings show that the application of the sole learning process in the excretory system learning process can increase both student engagement and academic achievement.