Annisa Suge Hartati
Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Pojok Baca dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa di SD Negeri 027950 Binjai Anisa Dwi Lestari; Juliani; Annisa Suge Hartati; Desi Lestari; Dinda Aldini
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/6qbytb06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pojok baca dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa di SD Negeri 027950 Binjai. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh rendahnya minat baca siswa sekolah dasar dan perlunya inovasi dalam penyediaan sarana literasi yang mendukung proses belajar. Pojok baca dipandang sebagai alternatif strategis dalam menciptakan lingkungan literasi yang menyenangkan dan efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas dan siswa kelas III dan IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pojok baca memberikan dampak positif terhadap peningkatan minat dan kemampuan membaca siswa. Siswa menjadi lebih tertarik membaca karena suasana pojok baca yang menarik dan ketersediaan buku yang sesuai dengan tingkat perkembangan mereka. Selain itu, frekuensi dan durasi membaca siswa meningkat secara signifikan, dan siswa menunjukkan pemahaman bacaan yang lebih baik. Guru juga memiliki peran penting dalam mendampingi kegiatan membaca dan memfasilitasi diskusi pasca membaca. Namun demikian, ditemukan pula beberapa faktor penghambat, seperti keterbatasan jumlah buku, waktu pengelolaan yang terbatas oleh guru, serta kurangnya keterlibatan orang tua dalam mendukung kebiasaan membaca di rumah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pojok baca merupakan media literasi yang efektif apabila dikelola dengan baik dan mendapat dukungan dari semua pihak. Rekomendasi diberikan untuk penguatan koleksi bacaan, peningkatan peran guru, dan kolaborasi dengan orang tua guna memperkuat budaya literasi siswa.
Kebijakan Akreditasi Madrasah untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan Islam Ahmad Fauzi; Juliani Juliani; Isnda Ya Dilla; Anisa Dwi Lestari; Annisa Suge Hartati
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/7d3szr51

Abstract

Akreditasi madrasah merupakan salah satu instrumen strategis dalam kebijakan pendidikan nasional yang bertujuan untuk menjamin dan meningkatkan mutu pendidikan Islam di Indonesia. Proses akreditasi menjadi tolak ukur pencapaian standar nasional pendidikan, sekaligus mendorong madrasah agar memiliki tata kelola, kurikulum, serta sumber daya manusia yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan akreditasi madrasah dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam, dengan meninjau aspek kebijakan, implementasi, serta dampak terhadap mutu kelembagaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi dokumen kebijakan Kementerian Agama, wawancara mendalam dengan kepala madrasah, pengawas, serta asesor akreditasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan akreditasi memberikan dampak positif terhadap peningkatan profesionalitas guru, tata kelola madrasah, dan akuntabilitas publik lembaga pendidikan Islam. Namun, masih ditemukan kendala seperti disparitas sarana prasarana, keterbatasan SDM, serta pemahaman standar akreditasi yang belum merata di madrasah pedesaan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pendampingan berkelanjutan serta penguatan sistem digital akreditasi berbasis data. Dengan demikian, akreditasi tidak hanya menjadi mekanisme administratif, tetapi juga budaya mutu yang terinternalisasi dalam sistem pendidikan Islam.