Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dari Lahan Terbengkalai Menuju Arena Prestasi: Program Rehabilitasi Lapangan Voli Melalui KKN Reguler Kubang Sirakuk Selatan 2025 Angel Tri Anjani; Ghea Febrina; Riama Herawati; Aulia Safitri; Maulina Haura; Lili Dasa Putri
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program rehabilitasi lapangan voli di Kelurahan Kubang Sirakuk Selatan dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan terbengkalainya fasilitas olahraga masyarakat yang ditumbuhi tanaman liar dan tidak memenuhi standar kelayakan. Pentingnya program ini terletak pada kebutuhan masyarakat akan ruang interaksi sosial, peningkatan aktivitas fisik, dan pemberdayaan ekonomi lokal. Metode pengabdian masyarakat dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan koordinasi intensif bersama stakeholder, mobilisasi gotong royong masyarakat, rehabilitasi lapangan secara sistematis dalam tiga fase (pembersihan, pelebaran, dan standardisasi), serta penyelenggaraan turnamen voli antar RT. Hasil program menunjukkan transformasi lapangan terbengkalai menjadi arena olahraga berstandar yang melibatkan 10 tim dari 4 RT dalam turnamen empat hari. Program berhasil memperkuat kohesi sosial antarwarga, meningkatkan omzet UMKM lokal, mendorong gaya hidup aktif masyarakat, dan menyediakan infrastruktur olahraga berkelanjutan. Keberhasilan program ini membuktikan bahwa pendekatan kolaboratif dalam pengembangan fasilitas olahraga komunitas dapat menjadi katalis pembangunan desa yang berkelanjutan dan model replikasi untuk daerah serupa
MAGNET (Maggot, Green, Ekonomi Terpadu): Analisis Model Pemberdayaan Masyarakat Petani Maggot Berbasis Kemitraan Pengelolaan Sampah Organik di Kelurahan Bungus Timur Kota Padang Angel Tri Anjani; Aziza Ramayanti; Aisha Azalia Fauzani; Diya Yandari; Yulia Hanoselina
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya permasalahan sampah organik di perkotaan, khususnya di Kota Padang, yang belum diimbangi dengan sistem pengelolaan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pemberdayaan masyarakat berbasis kemitraan melalui pendekatan MAGNET (Maggot, Green, Ekonomi Terpadu) dalam pengelolaan sampah organik di Kelurahan Bungus Timur. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model MAGNET mampu mengurangi volume sampah organik sekaligus menciptakan nilai ekonomi melalui budidaya maggot dan pemanfaatan produk turunannya. Selain itu, terbentuknya ekosistem kemitraan antar anggota FKMPLHI mendorong terciptanya rantai nilai ekonomi lokal yang berkelanjutan. Namun, implementasi model ini masih menghadapi kendala pada aspek regulasi, akses pasar, dan penguatan kelembagaan. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pemerintah serta pengembangan kemitraan yang lebih luas guna menjamin keberlanjutan program.
Analisis Model Pemberdayaan Petani Maggot Berbasis Kemitraan Pengelolaan Sampah Organik di Bungus Timur Angel Tri Anjani; Aziza Ramayanti; Aisha Azalia Fauzani; Diya Yandari; Yulia Hanoselina
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 4 (2026): Edisi: Juli-September
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya permasalahan sampah organik di perkotaan, khususnya di Kota Padang, yang belum diimbangi dengan sistem pengelolaan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pemberdayaan masyarakat berbasis kemitraan melalui pendekatan MAGNET (Maggot, Green, Ekonomi Terpadu) dalam pengelolaan sampah organik di Kelurahan Bungus Timur. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model MAGNET mampu mengurangi volume sampah organik sekaligus menciptakan nilai ekonomi melalui budidaya maggot dan pemanfaatan produk turunannya. Selain itu, terbentuknya ekosistem kemitraan antar anggota FKMPLHI mendorong terciptanya rantai nilai ekonomi lokal yang berkelanjutan. Namun, implementasi model ini masih menghadapi kendala pada aspek regulasi, akses pasar, dan penguatan kelembagaan. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pemerintah serta pengembangan kemitraan yang lebih luas guna menjamin keberlanjutan program.