Asniti Karni
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Religius Peserta Didik di Era Digital di Bengkulu Dalima Septiria; Asniti Karni; Rio Ahmadi; Melisa Dwi; Dinatul Islami
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1115

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, terutama dalam kemudahan akses informasi bagi peserta didik melalui internet dan media digital. Kemudahan ini memberikan peluang besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, namun juga menimbulkan tantangan dalam pembentukan karakter, khususnya karakter religius. Oleh karena itu, peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi sangat penting dalam membimbing peserta didik agar mampu memanfaatkan teknologi secara positif serta tetap berpegang pada nilai-nilai keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru PAI dalam membentuk karakter religius peserta didik di era digital di Kota Bengkulu dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru dan peserta didik di beberapa sekolah. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran strategis sebagai pendidik nilai, teladan, fasilitator pembelajaran berbasis digital, penggerak kegiatan keagamaan, serta pembimbing dalam menghadapi tantangan moral di era digital. Penanaman karakter religius dilakukan melalui keteladanan, pembiasaan kegiatan keagamaan, serta pemanfaatan media digital dalam pembelajaran. Selain itu, guru juga berperan dalam meningkatkan literasi digital peserta didik agar mampu menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. Dengan demikian, pembentukan karakter religius di era digital memerlukan peran aktif guru serta dukungan sinergis antara sekolah dan keluarga.
Dampak Psikologis Bullying pada Pola Regulasi Emosi Anak: Sebuah Analisis Fenomenalogis Studi Kasus di Perumahan Kemiling Permai Pekan Sabtu Kota Bengkulu Asniti Karni; Anita Eustacia Putri; Tri Wulandari; Elsi Dwi Adilla; Silianti; Wahyuni Aprilia
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying merupakan bentuk kekerasan interpersonal yang memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan psikologis anak, khususnya kemampuan mereka dalam mengatur emosi. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk bullying yang dialami anak, dampak psikologisnya terhadap pola regulasi emosi, serta makna subjektif yang terbentuk dari pengalaman tersebut. Pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis digunakan untuk menggali pengalaman emosional tiga anak berusia 9–12 tahun yang tinggal di Perumahan Kemiling Permai, Pekan Sabtu Kota Bengkulu. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi lingkungan, dan dokumentasi catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga bentuk bullying dominan, yaitu verbal, fisik, dan sosial, yang mayoritas dilakukan oleh anak yang lebih tua atau memiliki dominasi sosial. Dampak psikologis yang muncul meliputi kecemasan, ketakutan, kemarahan impulsif, penurunan harga diri, serta penarikan diri sosial. Analisis fenomenologis mengungkapkan tema-tema makna seperti rasa tidak aman, kehilangan kontrol, dan harapan akan perlindungan. Temuan ini menunjukkan bahwa bullying berperan besar dalam menimbulkan disregulasi emosi kronis pada anak. Penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan orang tua, pengawasan lingkungan, serta intervensi psikologis untuk membantu pemulihan emosional anak korban bullying.
Educational Challenges at SDN 75 Bengkulu City: Overcoming Students' Learning Problems in The Digital Era Sinta Dwi Syafitri; Agnes Tri Muryati; Yusril Isa Mahendra; Septrisa Nirmala; Asniti Karni
Journal of Primary Education (JPE) Vol 5, No 1 (2025): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/jpe.v5i1.7140

Abstract

This study aims to identify the challenges faced by SDN 75 Bengkulu City in addressing student learning issues in the digital era. Digital era brings significant changes to the educational studies, including wider access to information and more interactive learning methods. However, challenges such as the digital divide, teachers' readiness, and students' adaptation to online learning remain significant obstacles. This research adopts a qualitative approach with interviews and field observations, as well as document analysis related to education policies. The findings indicate that while there have been considerable efforts to integrate technology into the learning process, the main challenges lie in limited infrastructure and teachers' ability to fully utilize technology. Therefore, continuous training for teachers and improvements in school technological facilities are essential to facilitate more effective learning.
Peran Layanan Bimbingan Karir bagi Siswa dengan Keterbelakangan Mental: Studi Fenomenologi Yuliani Pertiwi; Asniti Karni; Hermi Pasmawati
Indonesian Journal of Guidance and Counseling Studies Vol. 2 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Guidance and Counseling Studies, 2(1): 2025
Publisher : Academia Edu Cendekia Indonesia (AEDUCIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64420/ijgcs.v2i1.277

Abstract

Background: Every parent expects the presence of a child, ideally one who is perfect and without shortcomings. However, the reality is that some children are born with disabilities, which requires special attention in their development, especially in preparing them for future careers. Objective: This study aims to determine the role of SMALB (Sekolah Menengah Atas Luar Biasa) in Bengkulu City in providing career guidance services to students with disabilities. Method: The research utilized a qualitative method with a phenomenological approach to deeply understand the lived experiences of students. The study was conducted at Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 01 Bengkulu City in 2022. Fourteen students participated as research subjects. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The data were analyzed using the interactive model of Miles & Huberman, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. Result: The findings revealed that career guidance at the SMALB level in SLBN 01 Bengkulu City was conducted using an individualized approach tailored to each student's needs. The demonstration method was predominantly applied, and the overall guidance process was instructive in nature, emphasizing practical skills and one-on-one instruction to facilitate learning and development. Conclusion: Career guidance at SLBN 01 Bengkulu City emphasizes inclusive, personalized support to empower students with disabilities in pursuing careers that match their abilities and interests. Contribution: his study enriches limited research on career guidance for students with disabilities in Indonesia, highlighting the value of individualized approaches and offering insights for improving inclusive education policies and practices.