Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, terutama dalam kemudahan akses informasi bagi peserta didik melalui internet dan media digital. Kemudahan ini memberikan peluang besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, namun juga menimbulkan tantangan dalam pembentukan karakter, khususnya karakter religius. Oleh karena itu, peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi sangat penting dalam membimbing peserta didik agar mampu memanfaatkan teknologi secara positif serta tetap berpegang pada nilai-nilai keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru PAI dalam membentuk karakter religius peserta didik di era digital di Kota Bengkulu dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru dan peserta didik di beberapa sekolah. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran strategis sebagai pendidik nilai, teladan, fasilitator pembelajaran berbasis digital, penggerak kegiatan keagamaan, serta pembimbing dalam menghadapi tantangan moral di era digital. Penanaman karakter religius dilakukan melalui keteladanan, pembiasaan kegiatan keagamaan, serta pemanfaatan media digital dalam pembelajaran. Selain itu, guru juga berperan dalam meningkatkan literasi digital peserta didik agar mampu menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. Dengan demikian, pembentukan karakter religius di era digital memerlukan peran aktif guru serta dukungan sinergis antara sekolah dan keluarga.
Copyrights © 2026