ABSTRACT This study aims to describe the forms and strategies of politeness used by KMP UNM students in daily conversations at the secretariat. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through observation, recording, and note-taking of interactions between students. Analysis was conducted with reference to Brown and Levinson's politeness theory and Leech's politeness principles. The results show that students use positive politeness strategies in interactions with peers, while negative politeness strategies appear in conversations with seniors or organizational administrators. In addition, off-record strategies are used in situations that require caution. These findings indicate that students' politeness is influenced by social relations, conversational situations, and the familial culture of regional communities. Keywords: Politeness, linguistic politeness, pragmatics, students. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan strategi kesantunan berbahasa yang digunakan mahasiswa KMP UNM dalam percakapan sehari-hari di sekretariat. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, perekaman, dan pencatatan terhadap interaksi antar mahasiswa. Analisis dilakukan dengan mengacu pada teori kesantunan Brown dan Levinson serta prinsip kesantunan Leech. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan strategi kesantunan positif dalam interaksi dengan teman sebaya, sedangkan strategi kesantunan negatif muncul dalam percakapan dengan senior atau pengurus organisasi. Selain itu, strategi off record digunakan pada situasi yang memerlukan kehati-hatian. Temuan ini menunjukkan bahwa kesantunan berbahasa mahasiswa dipengaruhi relasi sosial, situasi percakapan, dan budaya kekeluargaan Organisasi kedaerahan. Kata Kunci: Kesantunan, Kesantunan Berbahasa, Pragmatik, Mahasiswa