Kalila Shahwa Noor Rahman
Universitas Lambung Mangkurat

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

NILAI RELIGIUS DALAM NOVEL BULAN TERBELAH DI LANGIT AMERIKA KARYA HANUM SALSABIELA RAIS DAN RANGGA ALMAHENDRA Kalila Shahwa Noor Rahman; Jumadi; Dwi Wahyu Candra Dewi
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 1 No. 4 (2023): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v1i4.1057

Abstract

Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra yang mengisahkan tentang Islamophobia dan diskriminasi yang terjadi di Amerika. Tingginya arus Islamophobia di Amerika dapat mengancam keamanan para kaum muslim di sana. Novel fiksi ini mengangkat fakta sejarah dan peristiwa yang memang pernah terjadi di Amerika. Tujuan penelitian ini untuk memaparkan nilai religius yang terkandung dalam Bulan Terbelah di Langit Eropa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan teknik noninteraktif yang menggunakan model analisis isi. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa pada novel ini ada ajaran islam yang meliputi, (1) nilai keimanan (2) nilai sabar (3) nilai tawakal (4) persaudaraan (5) tolong menolong (6) memaafkan (7) toleransi.
Kesantunan Berbahasa Menurut Pandangan Islam Fitria Salsabella; Husnul Khatimah; Ikrimah; Muhammad Farhan6; Kalila Shahwa Noor Rahman; Leny Marlindawati5; Nur Asyifa Rohainy
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2023): Maret: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v2i2.62

Abstract

Pada zaman sekarang, bertutur atau berbahasa yang santun sering sekali diabaikan dalam berkomunikasi. Maraknya penggunaan bahasa yang tidak santun yang terjadi di lingkungan sekitar sering kita jumpai bahkan menjadikannya suatu kewajaran dan meninggalkan berbahasa santun untuk berkomunikasi dengan orang yang lebih tua. Bahkan hanya dengan melihat bagaimana cara seseorang itu bertutur, kita dapat mengetahui bagaimana kepribadian seseorang itu. Oleh karena itu, penulisan ini kami lakukan untuk mengetahui lebih jauh mengenai kesantunan berbahasa menurut pandangan islam, Dengan menggunakan metode penulisan kualitatif deskriptif, penelitian ini menggunakan beberapa rumusan masalah serta data-data informasi mengenai pembahasan yang akan diamati secara lebih mendalam, data-data ini dikumpulkan dari beberapa referensi (jurnal, buku cetak, e-book). Didapatkan hasil bahwa di dalam Islam konsep kesantunan bukanlah sebuah masalah baru, sebab jauh sebelum para ahli barat menyuarakan pendapatnya mengenai kesantunan berbahasa justru dalam Islam sudah tertuang konsep kesantunan berbahasa ini dalam beberapa surah pada Al-Qur’an. Dengan begitu kita dapat memahami bahwa dalam Islam sangat menganjurkan untuk bertutur kata yang baik dengan siapapun lawan bicara kita. Kesantunan berbahasa menurut pandangan Islam meliputi penggunaan bahasa yang sopan, menghormati orang lain, menghindari penggunaan kata-kata kasar yang akan menyakiti hati, serta menjaga hubungan baik antar sesama. Dalam kesantunan berbahasa juga dihubungkan dengan akhlak dan ibadah, dimana penggunaan bahasa yang baik dapat menjadi amalan yang diridhoi oleh Allah SWT.