Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Pemenuhan Hak Anak dalam Program Sekolah Ramah Anak : Literatur Review Bambang Bambang; Eko Handoyo; Edi Waluyo
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.377

Abstract

Program Sekolah Ramah Anak (SRA) diharapkan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan inklusif, serta memastikan hak-hak dasar anak, termasuk hak atas pendidikan yang bebas dari kekerasan dan diskriminasi, terlindungi dengan baik. Namun, meskipun banyak sekolah di Indonesia yang telah mengimplementasikan program ini, masih terdapat berbagai tantangan dalam pemenuhan hak anak, termasuk keterbatasan infrastruktur, kurangnya pemahaman mengenai hak-hak anak di kalangan pendidik, dan pengawasan yang kurang optimal. Tujuan penelitian ini, yaitu untuk menyelidiki bagaimana program SRA  diterapkan untuk melindungi hak-hak anak di lingkungan pendidikan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah ulasan narrative literature review terhadap lima belas artikel ilmiah yang dipilih secara purposif menggunakan kata kunci "pemenuhan hak anak" dan "sekolah ramah anak" melalui Google Scholar. Data yang diperoleh dari artikel-artikel tersebut kemudian dianalisis menggunakan teknik tabulasi data, perbandingan hasil penelitian, serta penarikan kesimpulan untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai keberhasilan dan tantangan dalam implementasi program SRA. Hasil kajian menunjukkan bahwa program SRA secara umum mampu membuat lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif, dan mendorong anak untuk berpartisipasi secara aktif dalam proses pendidikan. Keterlibatan orang tua, partisipasi guru, dan dukungan kebijakan dan anggaran pemerintah memastikan program ini sukses. Namun demikian, masalah seperti kekurangan infrastruktur, kurangnya pemahaman sekolah tentang hak anak, dan sistem pengawasan yang buruk masih ada. Sebagai bagian dari pendekatan yang berkelanjutan untuk pemenuhan hak anak, penelitian ini menyarankan penguatan kebijakan, peningkatan pelatihan guru, dan pelibatan masyarakat yang lebih luas untuk mendukung keberlanjutan program SRA. Dampak temuan penelitian menunjukkan bahwa Program Sekolah Ramah Anak (SRA) berhasil meningkatkan kesadaran akan hak anak, mengurangi kekerasan di sekolah, dan meningkatkan partisipasi anak dalam pembelajaran. Saran tindak lanjut mencakup penguatan kebijakan, peningkatan pelatihan guru, keterlibatan orang tua, serta penguatan sistem pengawasan dan evaluasi untuk mendukung keberlanjutan program SRA.
Analisis Relevansi Isi Buku Teks Bahasa Indonesia Kawan Seiring Kelas III terhadap Capaian Pembelajaran Fase B Tahun 2025 Bambang Bambang; Anwar Anwar; Adhy Putri Rilianti; Ahmad Rif'an Najih
Jurnal Pena Karakter : Jurnal Pendidikan Anak dan Karakter Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Pena Karakter (Jurnal Pendidikan Anak dan Karakter)
Publisher : STKIP AL HIKMAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62426/jpk360

Abstract

The revision of the 2025 Phase B Indonesian Language Learning Outcomes has created a need to re-evaluate the relevance of textbooks currently used in the implementation of the Merdeka Curriculum. This study aims to analyze the content relevance of the Kawan Seiring Grade III Indonesian language textbook to the 2025 Phase B Learning Outcomes. A qualitative evaluative approach employing deductive content analysis was adopted. The data sources consisted of the Kawan Seiring Student Book, Teacher's Guide, and the Decree of the Head of the Agency for Standards, Curriculum, and Educational Assessment No. 046/H/KR/2025. All eight chapters were analyzed based on the four Learning Outcomes elements: listening, reading and viewing, speaking and presenting, and writing. The findings indicate that all Learning Outcomes elements are represented in the textbook, although with varying degrees of coverage. The strongest alignment was found in reading and viewing, speaking and presenting, and writing, while listening activities remain largely dependent on teacher narration and are not consistently supported by standardized audio resources. The textbook also demonstrates coherence among learning objectives, learning activities, assessments, and multimodal texts, although improvements are needed in structured presentation tasks, independent writing activities, and digital learning resources. Overall, the findings suggest that Kawan Seiring remains relevant as a primary learning resource for the early stage of Phase B, provided that teachers adapt its implementation to learners' needs and current curriculum requirements.
Pemberdayaan Remaja Masjid Al Mubarok Siwalankerto Surabaya Melalui Pelatihan dan Pemasaran Batik Jumput Celup Adhy Putri Rilianti; Henry Trias Puguh Jatmiko; Bambang Bambang; Dian Nur Rahma; Nur Aisyiah Umaniyah
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 7 No 1 (2026): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v7i1.2181

Abstract

Pelatihan batik jumput celup yang dilaksanakan di Masjid Al Mubarok Siwalankerto, Surabaya bertujuan untuk memberdayakan remaja melalui peningkatan keterampilan seni dan kewirausahaan. Program ini melibatkan 32 peserta yang sebelumnya tidak memiliki keterampilan dalam pembuatan batik. Melalui pelatihan ini, peserta menguasai teknik dasar pembuatan batik jumput celup, menghasilkan produk berkualitas dengan desain yang bervariasi. Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada pentingnya pemasaran digital, di mana mereka dilatih untuk memasarkan produk batik mereka melalui platform digital seperti Instagram dan Tiktok serta Marketplace Shopee. Pelatihan ini diharapkan dapat membuka peluang usaha baru bagi remaja, meningkatkan kemandirian ekonomi mereka, dan melestarikan budaya batik di era digital Kata Kunci:Remaja Masjid, Pelatihan dan Pemasaran, Batik Celup