Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

LITERATUR REVIEW: PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SPINNING WHEEL UNTUK MENINGKATKAN CAPAIAN MENULIS NARATIF SISWA KELAS 4 SD BAMBANG, BAMBANG; SARWI, SARWI; SUDARMIN, SUDARMIN
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i4.3760

Abstract

Writing is an essential skill in learning Indonesian language that needs to be mastered by elementary school students. However, many students, including grade 4 elementary school students, face difficulties in writing coherent and interesting narratives. This study aims to review the development and effectiveness of Spinning Wheel learning media in improving narrative writing skills. This literature review integrates constructivism theory and game-based learning to explore the benefits of interactive media in learning. The results of the review indicate that the use of Spinning Wheel can improve students' motivation, participation, and writing skills. This is achieved through active interactions that encourage creativity and better organization of ideas. In addition, Spinning Wheel allows for random exploration of story elements, which hones students' critical thinking skills. These findings can be the basis for the development of more innovative media and teaching approaches in the future. ABSTRAKMenulis merupakan keterampilan esensial dalam pembelajaran bahasa Indonesia yang perlu dikuasai siswa sekolah dasar. Meskipun demikian, banyak siswa, termasuk kelas 4 SD, menghadapi kesulitan dalam menulis narasi yang koheren dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau pengembangan dan efektivitas media pembelajaran Spinning Wheel dalam meningkatkan keterampilan menulis naratif. Literatur review ini mengintegrasikan teori konstruktivisme dan pembelajaran berbasis permainan untuk mengeksplorasi manfaat media interaktif dalam pembelajaran. Hasil review menunjukkan bahwa penggunaan Spinning Wheel dapat meningkatkan motivasi, partisipasi, dan kemampuan menulis siswa. Hal ini dicapai melalui interaksi aktif yang mendorong kreativitas dan pengorganisasian ide secara lebih baik. Selain itu, Spinning Wheel memungkinkan eksplorasi elemen cerita secara acak, yang mengasah keterampilan berpikir kritis siswa. Temuan ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan media dan pendekatan pengajaran yang lebih inovatif di masa depan.
PEMAHAMAN MENDALAM TENTANG EKOSISTEM UNTUK SISWA KELAS 5 DALAM MATA PELAJARAN IPAS Bambang; Erni Suharini; Arif Widyatmoko
JISPE Journal of Islamic Primary Education Vol. 6 No. 01 (2025): JISPE Journal of Islamic Primary Education
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/jispe.v6i01.678

Abstract

This study aims to explore the understanding of 5th-grade students at SD Al Hikmah Surabaya regarding the concept of ecosystems in the Natural and Social Sciences (IPAS) subject. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through classroom observations, teacher interviews, and analysis of learning documentation. The results indicate that students have a good grasp of biotic and abiotic components but struggle with more complex concepts such as food chains and nutrient cycles. Teachers employed various methods including lectures, group discussions, simple experiments, and visual media, which were effective in introducing basic ecosystem concepts. However, limited instructional time and less interactive learning media posed challenges in deepening student understanding. The learning process also positively contributed to raising students’ environmental awareness, encouraging them to care more about nature conservation. Therefore, this study recommends the use of more interactive and experience-based learning methods, including the integration of digital technology, to help students gain a more comprehensive and contextual understanding of ecosystems.
Analisis Pemenuhan Hak Anak dalam Program Sekolah Ramah Anak : Literatur Review Bambang Bambang; Eko Handoyo; Edi Waluyo
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.377

Abstract

Program Sekolah Ramah Anak (SRA) diharapkan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan inklusif, serta memastikan hak-hak dasar anak, termasuk hak atas pendidikan yang bebas dari kekerasan dan diskriminasi, terlindungi dengan baik. Namun, meskipun banyak sekolah di Indonesia yang telah mengimplementasikan program ini, masih terdapat berbagai tantangan dalam pemenuhan hak anak, termasuk keterbatasan infrastruktur, kurangnya pemahaman mengenai hak-hak anak di kalangan pendidik, dan pengawasan yang kurang optimal. Tujuan penelitian ini, yaitu untuk menyelidiki bagaimana program SRA  diterapkan untuk melindungi hak-hak anak di lingkungan pendidikan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah ulasan narrative literature review terhadap lima belas artikel ilmiah yang dipilih secara purposif menggunakan kata kunci "pemenuhan hak anak" dan "sekolah ramah anak" melalui Google Scholar. Data yang diperoleh dari artikel-artikel tersebut kemudian dianalisis menggunakan teknik tabulasi data, perbandingan hasil penelitian, serta penarikan kesimpulan untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai keberhasilan dan tantangan dalam implementasi program SRA. Hasil kajian menunjukkan bahwa program SRA secara umum mampu membuat lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif, dan mendorong anak untuk berpartisipasi secara aktif dalam proses pendidikan. Keterlibatan orang tua, partisipasi guru, dan dukungan kebijakan dan anggaran pemerintah memastikan program ini sukses. Namun demikian, masalah seperti kekurangan infrastruktur, kurangnya pemahaman sekolah tentang hak anak, dan sistem pengawasan yang buruk masih ada. Sebagai bagian dari pendekatan yang berkelanjutan untuk pemenuhan hak anak, penelitian ini menyarankan penguatan kebijakan, peningkatan pelatihan guru, dan pelibatan masyarakat yang lebih luas untuk mendukung keberlanjutan program SRA. Dampak temuan penelitian menunjukkan bahwa Program Sekolah Ramah Anak (SRA) berhasil meningkatkan kesadaran akan hak anak, mengurangi kekerasan di sekolah, dan meningkatkan partisipasi anak dalam pembelajaran. Saran tindak lanjut mencakup penguatan kebijakan, peningkatan pelatihan guru, keterlibatan orang tua, serta penguatan sistem pengawasan dan evaluasi untuk mendukung keberlanjutan program SRA.
Analisis Relevansi Isi Buku Teks Bahasa Indonesia Kawan Seiring Kelas III terhadap Capaian Pembelajaran Fase B Tahun 2025 Bambang Bambang; Anwar Anwar; Adhy Putri Rilianti; Ahmad Rif'an Najih
Jurnal Pena Karakter : Jurnal Pendidikan Anak dan Karakter Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Pena Karakter (Jurnal Pendidikan Anak dan Karakter)
Publisher : STKIP AL HIKMAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62426/jpk360

Abstract

The revision of the 2025 Phase B Indonesian Language Learning Outcomes has created a need to re-evaluate the relevance of textbooks currently used in the implementation of the Merdeka Curriculum. This study aims to analyze the content relevance of the Kawan Seiring Grade III Indonesian language textbook to the 2025 Phase B Learning Outcomes. A qualitative evaluative approach employing deductive content analysis was adopted. The data sources consisted of the Kawan Seiring Student Book, Teacher's Guide, and the Decree of the Head of the Agency for Standards, Curriculum, and Educational Assessment No. 046/H/KR/2025. All eight chapters were analyzed based on the four Learning Outcomes elements: listening, reading and viewing, speaking and presenting, and writing. The findings indicate that all Learning Outcomes elements are represented in the textbook, although with varying degrees of coverage. The strongest alignment was found in reading and viewing, speaking and presenting, and writing, while listening activities remain largely dependent on teacher narration and are not consistently supported by standardized audio resources. The textbook also demonstrates coherence among learning objectives, learning activities, assessments, and multimodal texts, although improvements are needed in structured presentation tasks, independent writing activities, and digital learning resources. Overall, the findings suggest that Kawan Seiring remains relevant as a primary learning resource for the early stage of Phase B, provided that teachers adapt its implementation to learners' needs and current curriculum requirements.
Pemberdayaan Remaja Masjid Al Mubarok Siwalankerto Surabaya Melalui Pelatihan dan Pemasaran Batik Jumput Celup Adhy Putri Rilianti; Henry Trias Puguh Jatmiko; Bambang Bambang; Dian Nur Rahma; Nur Aisyiah Umaniyah
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 7 No 1 (2026): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v7i1.2181

Abstract

Pelatihan batik jumput celup yang dilaksanakan di Masjid Al Mubarok Siwalankerto, Surabaya bertujuan untuk memberdayakan remaja melalui peningkatan keterampilan seni dan kewirausahaan. Program ini melibatkan 32 peserta yang sebelumnya tidak memiliki keterampilan dalam pembuatan batik. Melalui pelatihan ini, peserta menguasai teknik dasar pembuatan batik jumput celup, menghasilkan produk berkualitas dengan desain yang bervariasi. Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada pentingnya pemasaran digital, di mana mereka dilatih untuk memasarkan produk batik mereka melalui platform digital seperti Instagram dan Tiktok serta Marketplace Shopee. Pelatihan ini diharapkan dapat membuka peluang usaha baru bagi remaja, meningkatkan kemandirian ekonomi mereka, dan melestarikan budaya batik di era digital Kata Kunci:Remaja Masjid, Pelatihan dan Pemasaran, Batik Celup