Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Student Team Achievement Division pada Pembelajaran IPA Mahasiswa PGSD STKIP Al Hikmah Surabaya Adhy Putri Rilianti; Misbachul Huda
Jurnal Pena Karakter Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Pena Karakter (Pendidikan Anak dan Karakter)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Al Hikmah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to describe the Student Team Achievement Division (STAD) learning model in Science. It is applied to PGSD STKIP Al Hikmah Surabaya students. The research used a descriptive qualitative method. Data was collected by test and observation. Data was analyzed by qualitative analysis. This research result showed that the STAD learning model can be implemented in Science learning at PGSD STKIP Al Hikmah Surabaya, especially to learn Animal Organ Systems and Animal Life Cycles. Learning plan for applying the STAD learning model was started by designing lesson plans and preparing some platforms of online learning. The syntax of STAD learning model was 1) Students were divided by some groups of 3, 2) Students discussed, 3) Students created a mind mapping, 4) Students presented their discussion result, 5) Students responded to other group performance, 6) Students took individual quiz, 7) Students and lecturer discussed the quiz, 8) Students calculated the individual progress score, and 90 Students received the team recognition. We had to check the internet signal connection if we wanted to implement the STAD learning model that was implemented in online learning so that the learning process held well. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan pelaksanaan penerapan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) pada Pembelajaran IPA Mahasiswa PGSD STKIP Al Hikmah Surabaya. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan menggunakan teknik tes dan observasi. Analisis data yang digunakan yaitu kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran STAD dapat diterapkan pada Pembelajaran IPA Mahasiswa PGSD STKIP Al Hikmah Surabaya, khususnya pada materi Sistem Organ dan Daur Hidup Hewan. Perencanaan penerapan pembelajaran STAD dilakukan dengan menyusun RPP dan menyiapkan platform pembelajaran daring. Langkah-langkah penerapan STAD, antara lain 1) Mahasiswa dibagi menjadi beberapa kelompok dengan anggota 3 orang, 2) Mahasiswa berdiskusi, 3) Mahasiswa membuat mind mapping sebagai hasil diskusi, 4) Mahasiswa mempresentasikan hasil diskusinya, 5) Mahasiswa saling menanggapi penampilan kelompok, 6) Mahasiswa mengerjakan kuis individual, 7) Mahasiswa bersama dosen membahas kuis individual, 8) Mahasiswa menghitung skor kemajuan individu, dan 9) Mahasiswa menerima rekognisi tim. Pembelajaran STAD yang dilaksanakan secara daring perlu memperhatikan kestabilan sinyal internet agar pembelajaran dapat berlangsung dengan lancar.
Pelaksanaan Pembelajaran Daring di SD Negeri Caturtunggal 1 Depok Sleman DIY pada Masa Pandemi Covid-19 Adhy Putri Rilianti; Anisa Saraswati
Jurnal Pena Karakter Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Pena Karakter (Pendidikan Anak dan Karakter) Volume 3 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Al Hikmah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The Covid-19 pandemic has affected the world of education, which previously had face-to-face learning to online or online learning. This research aimed to describe planning, implementation, and evaluation of online learning in SDN Caturtunggal 1 Depok, Sleman, DIY. This is qualitative research. Data was collected by observation and interview with teachers and students. Data was analyzed by triangulation to get the conclusion. This research resulted in three conclusions. First, online learning planning was done through designing lesson plans, designing online teaching materials, and preparing online learning platforms. Second, the implementation of online learning was initially carried out full-online then hybrid-learning. The learning methods that teachers often use were lectures, questions and answers, and project-based learning. Third, online learning evaluation was initially done manually, photographed, and sent via Whatsapp. As students' skills develop, student work was sent through google form. For summative assessment, teachers often use Quizizz. The biggest obstacle in implementing online learning was the device, namely the availability of mobile phones and laptops because 75% of students do not have their own devices. Other constraints are network instability, internet quota, students' level of understanding, and students' level of honesty. Abstrak Pandemi Covid-19 berpengaruh terhadap dunia pendidikan yang tadinya pembelajaran dilakukan secara tatap muka berubah menjadi secara online atau pembelajaran dalam jaringan (daring). Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran daring yang dihadapi oleh guru maupun siswa SDN Caturtunggal 1 Depok, Sleman, DIY. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Data didapatkan dari observasi dan wawancara guru dan siswa Kelas VI SD. Data dianalisis menggunakan triangulasi hingga didapatkan simpulan. Penelitian ini menghasilkan tiga simpulan. Pertama, perencanaan pembelajaran daring dilakukan melalui perancangan RPP, perancangan bahan ajar daring, dan persiapan platform pembelajaran daring. Kedua, pelaksanaan pembelajaran daring pada awalnya dilaksanakan secara full-online kemudian hybrid-learning, metode pembelajaran yang sering digunakan guru yaitu ceramah, tanya jawab, dan project based learning. Ketiga, evaluasi pembelajaran daring pada awalnya dilakukan secara manual, difoto, dan dikirim melalui Whatsapp. Seiring berkembangnya keterampilan siswa, hasil pekerjaan siswa dikirimkan melalui google form. Untuk asesmen sumatif, guru lebih sering menggunakan Quizizz. Kendala pelaksanaan pembelajaran daring yang paling besar adalah perangkat yaitu ketersediaan handphone maupun laptop karena 75% siswa belum memiliki perangkat sendiri. Kendala lainnya yaitu ketidakstabilan jaringan, kuota internet, tingkat pemahaman siswa, dan tingkat kejujuran siswa.
Implementasi Model Sequenced Berbasis Pelestarian Salak sebagai Potensi Lokal Bangkalan pada Pembelajaran IPAS Atika Maulidina Hs; wulida arina najwa; Adhy Putri Rilianti; M. Misbachul Huda
Inovasi Sekolah Dasar: Jurnal Kajian Pengembangan Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2024): Inovasi Sekolah Dasar: Jurnal kajian Pengembangan Pendidikan
Publisher : Universitas Sriwijaya in Collaboration with HDPGSDI (Himpunan Dosen PGSD Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jisd.v11i2.78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai pengalaman implementasi model sequenced berbasis pelestarian salak sebagai potensi lokal bangkalan pada pembelajaran IPAS kelas IV, respon siswa selama menerima pembelajaran tersebut, dan bagaimana kesan guru selama menyajikan pembelajaran tersebut. Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan teknik pengambilan sampel acak sistematis hingga diperoleh 7 orang sampel. Sampel terdiri dari 1 orang guru wali kelas sebagai pengajar dan 6 orang siswa kelas IVA dengan rincian masing-masing 2 siswa dengan kemampuan kognitif tinggi, sedang, dan rendah yang ditunjuk berdasarkan hasil rapot semester sebelumnya. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pembelajaran IPAS berbasis pelestarian salak sebagai potensi lokal Bangkalan berjalan lancar. Guru memiliki kompetensi yang baik untuk dapat menyajikan pembelajaran tersebut sehingga siswa secara umum dapat mengikuti pembelajaran dengan baik dan kondusif.
Tugas Guru Pendidikan Khusus dalam Menangani ABK di Sekolah Inklusi Vieto Budi Utomo; Adhy Putri Rilianti
Jurnal Pena Karakter : Jurnal Pendidikan Anak dan Karakter Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pena Karakter (Jurnal Pendidikan Anak dan Karakter)
Publisher : STKIP AL HIKMAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62426/jpk.v5i1.36

Abstract

This  research  examines  the  duties  of  special  education  teachers  in  inclusive schools.  The  research  method  is  a literature review using  articles  related to research titles published in the 2018-2021 period. The first search identified 24 articles, and 10 were evaluated using a thematic data approach. The results of the study show the pedagogic and non-pedagogic functions of special education teachers' tasks. Non-pedagogic tasks include emotional support, consultation and facilitation between teachers, students and parents. Pedagogic tasks include teaching, giving assignment instructions, helping students focus on completing assignments,  making  PPI  (individual  learning  programs),  conducting assessments, and managing student behavior. The research results also show the relevance  of  special  education  teacher  education  and  collaborative  learning between special education teachers and general education teachers. The last section discusses the limitations of the study and further research.  
Pembuatan Butir Soal SD berbasis HOTS ( High Order Thinking Skills) untuk Menilai Kompetensi Siswa dalam Kurikulum 2013 Slamet Widodo; Adhy Putri Rilianti; Atika Maulidina Hs
Jurnal Pena Karakter : Jurnal Pendidikan Anak dan Karakter Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Pena Karakter (Jurnal Pendidikan Anak dan Karakter)
Publisher : STKIP AL HIKMAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62426/jpk51

Abstract

Currently, teachers must have the skills to create HOTS-based questions because the government, through the revised edition of the 2013 curriculum policy, states that the taxonomy of thinking is taught at all levels of education. The aim of creating HOTS-based questions is to prepare students to have logical, critical and creative thinking qualifications that are able to foster reasoning processes based on the complexity of dynamic changes in society. The process of creating HOTS-based questions is: 1) determining the goal of the questions to be achieved by students, which consists of: a) the ability to search and study information, b) connecting various information relationships, and c) applying information to solve problems, 2) creating questions that are able to develop students' reasoning abilities, which consist of various activities, namely: a) exploring, b) analyzing, c) synthesizing, d) evaluating, e) developing reasoning abilities when obtaining information, and f) critical thinking
Integrasi Nilai Islam untuk Membangun Karakter Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar Vieto Budi Utomo; Adhy Putri Rilianti
Jurnal Pena Karakter : Jurnal Pendidikan Anak dan Karakter Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Pena Karakter (Jurnal Pendidikan Anak dan Karakter)
Publisher : STKIP AL HIKMAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62426/jpk111

Abstract

This research aims to integrate Islamic values ​​to build the character profile of Pancasila students in elementary schools. The method used in this research uses a library research method or approach. The results of this research show that the Pancasila student profile is one of the policies that supports the realization of national education goals and the continuation of character strengthening programs. The Pancasila student profile is the character and competency that Indonesian students must have. Through the application of the 6 dimensions of the Pancasila student profile, namely faith and devotion to God Almighty, global diversity, independence, mutual cooperation, critical thinking and creativity, it is hoped that the Indonesian nation will become intelligent individuals who have character and of course instill the values ​​contained in Pancasila. Through the integration of Islamic values, it is hoped that it will be able to build the character of the Indonesian people who are faithful and devoted to God Almighty.
Analisis Perkembangan Kreativitas Anak melalui Permainan Tradisional: Stimulasi Kreativitas Anak Usia SD melalui Permainan Tradisional Sudarjat Sudarjat; Adhy Putri Rilianti
Jurnal Pena Karakter : Jurnal Pendidikan Anak dan Karakter Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pena Karakter (Jurnal Pendidikan Anak dan Karakter)
Publisher : STKIP AL HIKMAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62426/jpk129

Abstract

Creativity is one of the characteristics of children's growth and development in the cognitive realm. Creativity is very important to be developed from an early age because this ability is a provision to solve problems in everyday life. One way to improve and develop children's creativity is to play traditional games. This study aims to explore information about stimulating children's creativity through traditional games. This research is in the form of a literature review with secondary sources in the form of books, journals, and other relevant sources. The results showed that traditional games that can stimulate children's creativity include 1) gobag sodor, 2) congklak, and 3) painting.
Inkuiri dalam Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar Adhy Putri Rilianti
Jurnal Pena Karakter : Jurnal Pendidikan Anak dan Karakter Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Pena Karakter (Jurnal Pendidikan Anak dan Karakter)
Publisher : STKIP AL HIKMAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62426/jpk309

Abstract

Pembelajaran tematik merupakan pendekatan pembelajaran yang digunakan pada penerapan Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar (SD) di Indonesia mulai Kelas I hingga Kelas VI. Pendekatan tematik diyakini dapat membantu siswa belajar karena pada usia SD siswa masih berpikir holistik. Keterkaitan antardisiplin ilmu dalam satu tema memudahkan siswa SD memahami fenomena yang terjadi di sekitarnya. Pembelajaran berbasis inkuiri efektif digunakan dalam pembelajaran tematik di SD. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi pembelajaran berbasis inkuiri dalam pembelajaran tematik di SD dan memberikan contoh pelaksanaan inkuiri dalam pembelajaran tematik pada kelas V SD.
Penerapan Model Pembelajaran Student Team Achievement Division pada Pembelajaran IPA Mahasiswa PGSD STKIP Al Hikmah Surabaya Adhy Putri Rilianti; M. Misbachul Huda
Jurnal Pena Karakter : Jurnal Pendidikan Anak dan Karakter Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Pena Karakter (Jurnal Pendidikan Anak dan Karakter)
Publisher : STKIP AL HIKMAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62426/jpk328

Abstract

This study aims to describe the Student Team Achievement Division (STAD) learning model in Science. It is applied to PGSD STKIP Al Hikmah Surabaya students. The research used a descriptive qualitative method. Data was collected by test and observation. Data was analyzed by qualitative analysis. This research result showed that the STAD learning model can be implemented in Science learning at PGSD STKIP Al Hikmah Surabaya, especially to learn Animal Organ Systems and Animal Life Cycles. Learning plan for applying the STAD learning model was started by designing lesson plans and preparing some platforms of online learning. The syntax of STAD learning model was 1) Students were divided by some groups of 3, 2) Students discussed, 3) Students created a mind mapping, 4) Students presented their discussion result, 5) Students responded to other group performance, 6) Students took individual quiz, 7) Students and lecturer discussed the quiz, 8) Students calculated the individual progress score, and 90 Students received the team recognition. We had to check the internet signal connection if we wanted to implement the STAD learning model that was implemented in online learning so that the learning process held well.
Pelaksanaan Pembelajaran Daring di SD Negeri Caturtunggal 1 Depok Sleman DIY pada Masa Pandemi Covid-19 Adhy Putri Rilianti; Anisa Saraswati
Jurnal Pena Karakter : Jurnal Pendidikan Anak dan Karakter Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Pena Karakter (Jurnal Pendidikan Anak dan Karakter)
Publisher : STKIP AL HIKMAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62426/jpk329

Abstract

The Covid-19 pandemic has affected the world of education, which previously had face-to-face learning to online or online learning. This research aimed to describe planning, implementation, and evaluation of online learning in SDN Caturtunggal 1 Depok, Sleman, DIY. This is qualitative research. Data was collected by observation and interview with teachers and students. Data was analyzed by triangulation to get the conclusion. This research resulted in three conclusions. First, online learning planning was done through designing lesson plans, designing online teaching materials, and preparing online learning platforms. Second, the implementation of online learning was initially carried out full-online then hybrid-learning. The learning methods that teachers often use were lectures, questions and answers, and project-based learning. Third, online learning evaluation was initially done manually, photographed, and sent via Whatsapp. As students' skills develop, student work was sent through google form. For summative assessment, teachers often use Quizizz. The biggest obstacle in implementing online learning was the device, namely the availability of mobile phones and laptops because 75% of students do not have their own devices. Other constraints are network instability, internet quota, students' level of understanding, and students' level of honesty.