Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Studi eksplorasi klub sepakbola pada Liga 2 Indonesia 2018: Bagaimana cara bertahan dalam keterbatasan? Sumarno, Sumarno; Irianto, Djoko Pekik
Jurnal Keolahragaan Vol 7, No 2: September 2019
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.921 KB) | DOI: 10.21831/jk.v7i2.26395

Abstract

Penelitian ini bertujuan melakukan eksplorasi pada klub sepakbola yang menjalani Liga 2 Indonesioa 2018 dengan pendekatan kualitatif. Lima peserta penelitian dari stakeholder klub dipilih secara sengaja sebagai partisipan wawancara. Pengumpulan data dilakukan sebagai berikut: melakukan observasi, dokumentasi dan wawancara. Validasi instrumen menggunakan ‘expert judgment’ dan analisis data kualitatif menggunakan bantuan Scientific Software ATLAS Ti. Versi 7.5.16. Hasilnya, kendala finansial (soft budget constraint) menjadi permasalahan utama klub dalam menjalani kompetisi. Artikel ini diakhiri dengan mengusulkan faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan klub dalam menjalani kompetisi meskipun dalam keterbatasan sumber daya, yaitu; perencanaan yang strategis, kolektivitas organisasi dan tim, manajerial skill dan  pengaruh dari external stakeholder.
Inovasi Pembelajaran melalui Model Teaching Game for Understanding (TGfU) untuk Menyiapkan Keterampilan Strategi Pembelajaran Pendidikan Jasmani Sumarno Sumarno; Veni Imawati; Bayu Ristiawan
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 18, No 2 (2022)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v18i2.54692

Abstract

Karakteristik dari pembelajaran Pendidikan Jasmani (Penjas) yang condong pada aktivitas luar ruangan membutuhkan desain dan strategi khusus. Salah satu desain pembelajaran yang dapat menjadi alternatif adalah model Teacging Game for Understanding (TGfU). Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengembangan, kegunaan dan persepsi guru dalam mengimplementasikan bahan ajar Penjas berbasis permainan dengan model TGfU. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model ADDIE (analyze, design, develop, implement evaluate). Uji coba produk terdiri penilaian oleh ahli dan uji coba lapangan melalui evaluasi formatif (One-to-one, small-group field trial) yang dilakukan oleh 10 partisipan. Instrumen yang digunakan meliputi protokol wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data kualitatif menggunakan bantuan softwere qualitative data analysis Atlas.Ti versi 9. Desain permainan model TGfU dikembangkan yang didasarkan pada tingkat pengetahuan guru, karakteristik siswa dan sumber daya. Salah satu temuan penting dari proses RD ini bahwa baik guru maupun siswa membutuhkan waktu yang lebih untuk mempelajari cara kerja dari model TGfU. Secara prospektif, desain yang kami kembangakan menjanjikan untuk digunakan sebagai strategi pembelajaran Penjas di masa depan. Abstract: Characteristics of Physical Education (PE) that are inclined to outdoor activities require special designs and strategies. One of the learning designs that can be an alternative is the Teaching Game for Understanding (TGfU) model. The purpose of this study was to describe the development, usability, and perception of teachers in implementing game-based Physical Education teaching materials with the TGfU model. This research and development use the ADDIE model (analyze, design, develop, implement evaluate). The product trial consisted of an expert assessment and a field trial through formative evaluation (one-to-one, small-group field trial) conducted by 10 participants. The instruments used include interview protocols, observation, and documentation. Qualitative data analysis using qualitative data analysis software Atlas.Ti version 9. The TGfU model game design was developed based on the level of teacher knowledge, student characteristics, and resources. One of the important findings from this RD is both teachers and students need more time to learn how the TGfU model works. Prospectively, the design we have developed is promising to be used as a strategy for learning Physical Education in the future.
Pengembangan media pembelajaran aplikasi badminton lessons untuk siswa madrasah tsanawiyah Indra Surya Setiawan; Sumarno; Japhet Ndayisenga; Widiarini Widiarini
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/wd.v10i2.14001

Abstract

Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian dan pengembangan (RnD) yang bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan (PJOK) materi pembelajaran bulutangkis berbasis aplikasi Articulate Storyline yang dapat digunakan dengan mudah secara Mobile menggunakan Smarphone Android. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan ADDIE Model. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa MTsN 6 Blitar. Penentuan subjek dalam penelitian ini menggunakan metode Purposive Random Sampling. Hasil validasi ahli media didapatkan hasil 91.7% dan dari ahli materi didapatkan hasil sebesar 93.3%. Kemudian dalam tahap Small Group Trial mendapatkan hasil 82% dengan kategori baik, lalu dalam tahap Field Test mendapatkan hasil 88% dengan kategori sangat layak. Dengan hasil dari beberapa tahapan validasi ahli, Small Group Trial, Field Test lebih dari 80% maka dapat disimpulkan jika penelitian pengembangan ini merupakan produk baru dalam pengembangan media pembelajaran di MTsN 6 Blitar, berdasarkan hasil tersebut maka dapat dinyatakan bahwa aplikasi Badminton Lessons ini dapat digunakan dengan kategori sangat baik.   Development of badminton lessons application learning media for madrasah tsanawiyah students.   Abstract: This research is included in research and development (RnD), which aims to develop learning media for Physical Education Sport and Health (PJOK) badminton learning materials based on the Articulate Storyline application, which can be used easily on mobile using an Android smartphone. The research method used is the ADDIE Model. The subjects in this study were students of MTsN 6 Blitar. Determination of subjects in this study using a purposive random sampling method. The validation results of media experts obtained results of 91.7%, and material experts obtained results of 93.3%. Then in the Small Group Trial stage, it gets 82% results in a good category, then in the Field Test stage, it gets 88% results in a very decent category. With the results of several stages of expert validation, Small Group Trial, Field Test of more than 80%, it can be concluded that this development research is a new product in the development of learning media at MTsN 6 Blitar, based on these results it can be stated that the Badminton Lessons application can be used very good category.
The concept and practice of a football training program: An understanding in the transition period Sumarno Sumarno; Fitri Agung Nanda; Japhet Ndayisenga
Sepakbola Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/sepakbola.v2i1.157

Abstract

The football competition period lasts 6-9 months on an annual training program. Long competitions certainly result in physical and mental fatigue in athletes. In the theory of training periodization, a period of rest after the end of the competition (transition period) gives athletes the opportunity to rest and psychic relaxation while maintaining optimal physical condition. This paper seeks to review the literature relevant to the concepts and practices in the transition period. Discussion covers two main things: the facts that occur during the transition period and exercises that athletes need to do during the transition period. The results of this discussion aim to make athletes and coaches understand the things that occur during the transition period and what exercise practices, such as what athletes need to do to prevent the potential detraining syndrome. So that in the preparation period of the new season, the athlete's performance level is in good condition.
Tuntutan fisik dan karakteristik kinerja pemain sepakbola berdasarkan posisi bermain Sumarno Sumarno; Bayu Ristiawan
Sepakbola Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/sepakbola.v2i2.193

Abstract

Sepakbola sebagai olahraga tim sekaligus permainan yang kompleks membutuhkan kemampuan taktis, teknis, dan fisik tingkat tinggi untuk berhasil. Selama pertandingan kompetitif, kombinasi acak dari aktivitas eksplosif dan kuat, bersama dengan gerakan teknis dan taktis, dilakukan secara berselang selama 90 menit. Tujuan dari penulisan ini untuk mendiskusikan tuntutan fisik dan karakteristik dari permainan sepakbola. Penulisan artikel ini menggunakan teknik review literatur yang berfokus pada tuntutan fisik dan karakteristik kinerja pemain sepakbola yang secara khusus menyajikan perbedaannya pada masing-masing posisi bermain pada sepakbola tingkat elit. Hasil dari pembahasan ini adalah permainan sepakbola didominasi oleh sistem energi anaerobik yang mencirikan aktivitas intermiten dengan intensitas tinggi. Pada peran pada masing-masing posisi, secara spesifik pemain memiliki tuntutan fisik yang berbeda. Kami menyimpulkan bahwa untuk melakukan analisis performa pemain sepakbola harus memperhatikan masing-masing posisi bermain. Physical demands and performance characteristics of football players according to playing position Abstract: Football, as a team sport as well as a complicated game, requires high levels of tactical, technical, and physical skills to achieve. During competitive matches, random combinations of explosive and powerful activities and technical and tactical moves are performed intermittently over 90 minutes. The purpose of this paper is to discuss the physical demands and characteristics of the game of football. Writing of this article uses a literature review technique that focuses on the physical demands and performance characteristics of football players, which specifically presents the differences in each playing position in elite-level football. The result of this discussion is that football is dominated by an anaerobic energy system that characterizes intermittent activity with high intensity. In the role of each position, players have different physical demands. We conclude that in order to analyze football players' performance, they need to pay attention to each playing position.
PERPADUAN HIGH INTENSITY INTERVAL TRAINING DAN MODERATE INTENSITY CONTINUOUS TRAINING DALAM PENURUNAN OBESITAS Susilo, Eko Andi; Sumarno, Sumarno; Suyoko, Andri; Sari, Rasma Lupita
Jambura Health and Sport Journal Vol 6, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v6i1.24396

Abstract

Obesitas merupakan masalah kesehatan serius yang dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, seperti diabetes dan penyakit jantung. Mengadopsi gaya hidup sehat melalui pola makan seimbang dan aktivitas fisik teratur sangat penting untuk mencegah dan mengatasi obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki perpaduan High Intensity Interval Training (HIIT) dan Moderate Intensity Continuous Training (MICT) dalam penurunan obesitas. Penelitian ini menggunakan rancangan berupa randomized group pre-test and post-test design untuk mengevaluasi efek dari dua metode latihan yang berbeda, yaitu High Intensity Interval Training (HIIT) dan Moderate Intensity Continuous Training (MICT), dibandingkan dengan latihan Low Intensity pada berat badan dan komposisi tubuh. Sebanyak 20 orang peserta penelitian dibagi menjadi dua kelompok, yakni kelompok intervensi yang menjalani HIIT dan MICT, serta kelompok kontrol yang menjalani latihan Low Intensity (LI). Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa tidak adanya perbedaan yang signifikan dalam berat badan awal, berat badan akhir, lemak tubuh awal, dan lemak tubuh akhir antara kedua kelompok. Temuan ini dapat memberikan wawasan bagi perancangan program latihan dan intervensi obesitas, menunjukkan bahwa metode-latihan berbeda mungkin tidak selalu menghasilkan perbedaan yang signifikan pada berat badan dan komposisi tubuh. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi respons individu terhadap berbagai jenis latihan.
Intervensi hidrasi selama latihan fisik terhadap kadar elektrolit dalam tubuh pada pemain futsal Ristiawan, Bayu; Sumarno, Sumarno
Sepakbola Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/sepakbola.v3i1.251

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan intervensi hidrasi minuman isotonik dari air kelapa dan oralit yang efektif untuk mengisi kembali cairan dalam tubuh dari dehidrasi yang disebabkan selama latihan fisik yang berat. Pendekatan eksperimen melalui desain cross over dengan memberikan perlakuan pemberian oralit, air kelapa selama latihan fisik terhadap kadar elektrolit dalam darah. Partisipan dalam penelitian ini adalah seluruh anggota tim Futsal Universitas Negeri Surabaya yang berjumlah 18 orang. Analisis data mengukur nilai rata-rata (kadar natrium, klorida dan kalium dalam darah) dilaporkan sebagai rata-rata ± SD. Analisis ANOVA diikuti oleh perbandingan post hoc Bonferroni digunakan untuk menentukan perbedaan yang signifikan antara hasil yang diperoleh dalam permainan yang berbeda. Prosedur signifikansi statistik adalah p≤0.05. dengan bantuan statistik SPSS 26.0. Hasil menunjukkan bahwa ada pengaruh dari pemberian dua jenis minuman oralit dan air kelapa, tetapi tidak signifikan pengaruhnya terhadap air mineral. Sedangkan, kandungan zat gizi dalam oralit lebih baik untuk mengembalikan kadar elektrolit dalam darah sesudah latihan dibandingkan air kelapa. Dengan mengidentifikasi kandungan elektrolit dalam aliran darah setelah setiap penggunaan, masyarakat dapat mengambil kesimpulan bahwa oralit memiliki pengaruh yang lebih baik dalam pengembalian kadar natrium dan klorida dalam darah, dan air kelapa memiliki pengaruh lebih baik pada kadar kalium dalam darah. Hydration intervention during physical training on body electrolyte levels in futsal players Abstract: The purpose of this study was to compare the hydration interventions of isotonic drinks of coconut water and ORS, which are effective in replenishing fluids in the body from dehydration caused during strenuous physical exercise. An experimental approach through cross-over design is by giving treatment of giving ORS and coconut water during physical exercise on blood electrolyte levels. The participants in this study were all 18 members of the Surabaya State University Futsal team. Data analysis measured the mean values (blood levels of sodium, chloride, and potassium) reported as mean ± SD. ANOVA analysis followed by Bonferroni post hoc comparison was used to determine significant differences between the results obtained in different games. The statistical significance procedure was p≤0.05. with the statistical aid of SPSS 26.0. The results showed that administering two types of ORS and coconut water had an effect, but not a significant effect on mineral water. Meanwhile, the nutrient content in ORS is better for restoring blood electrolyte levels after exercise than coconut water. By identifying the electrolyte content in the bloodstream after each use, people can conclude that ORS has a better effect on restoring sodium and chloride levels in the blood, and coconut water has a better effect on potassium levels in the blood.
Memetakan penelitian globalisasi dan komersialisasi pada sepakbola professional dengan analisis Bibliometrik Sumarno, Sumarno; Gulsirirat, Preeyaporn; Alam, Bima Tangguh; Muhyiddin, Ayik Syaikhul
Sepakbola Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/sepakbola.v5i1.349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki perkembangan penelitian globalisasi dan komersialisasi sepakbola profesional serta menganalisis tren publikasi dalam basis data Scopus. Peta visualisasi dan analisis konten dianalisis dengan menggunakan VOSviewer, Scientopay dan Biblioshiny. Analisis ini menggunakan 187 dokumen/artikel diterbitkan dalam database Scopus dalam rentang waktu 1989-2023. Hasil penelitian ini menunjukkan social science muncul sebagai bidang subjek yang paling menonjol, dengan United Kingdom (UK) sebagai negara yang paling produktif dan United States dengan h-index yang paling tinggi. Terakhir, Peneliti megidentifikasi tema penelitian migration of labour, sponsorship, food marketing, finance, strategy brands, hingga sport business menjadi topik sentral dalam penelitian ini. Temuan-temuan ini menunjukkan bahwa meskipun ada kemajuan penelitian yang signifikan dalam bidang ini, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, terutama di bidang-bidang yang belum dijelajahi seperti, stakeholders, social media atau bahkan women's football. Simpulan dari penelitian bibliometrik dapat memberikan perspektif global yang komprehensif dan memfasilitasi penyusunan data untuk pengembangan teori dan praktik yang kuat tentang topik-topik utama di globalisasi dan komersialisasi sepakbola professional. Penelitian di masa depan dengan basis data yang bervariatif dianjurkan agar memperoleh data yang lebih menyeluruh.   Mapping research of globalization and commercialization in professional football with Bibliometric analysis   Abstract: This study aims to investigate the research development of globalization and commercialization of professional football and analyze the publication trends in the Scopus database. Visualization maps and content analysis were analyzed using VOSviewer and Biblioshiny. This analysis used 187 documents/articles published in the Scopus database in the time span of 1989-2023. The results showed that social science emerged as the most prominent subject area, with the United Kingdom (UK) as the most prolific country and the United States with the highest h-index. Finally, Finally, I identified the research themes of labor migration, sponsorship, food marketing, finance, brand strategy, and sports business as central topics in this research. These findings suggest that despite significant progress in this domain, there is still much work to be done, especially in unexplored areas such as stakeholders, social media, and women's football. The conclusion of bibliometric research can provide a comprehensive global perspective and facilitate the compilation of data for the development of robust theory and practice on key topics in the globalization and commercialization of professional football. Future research with varied databases is suggested to obtain more comprehensive data.
Identifikasi statistik pertandingan futsal: Evaluasi performa tim secara holistik Prasetryo, Alfian Dwi; Sumarno, Sumarno; Subagio, Irmantara
Sepakbola Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/sepakbola.v3i2.286

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menguji variabel statistik pertandingan futsal PON XIX Jawa Barat 2016. Sampel pertandingan yang diobservasi dan analisis berjumlah 29 pertandingan dari 11 tim futsal yang diambil dari rekaman pertandingan dari kanal YouTube MNCTV Official kemudian spreadsheet digunakan sebagai instrumen pengumpulan data, dan metode yang digunakan adalah analisis observasi deskriptif. Uji validitas dilakukan oleh 20 ahli, sedangkan untuk uji reliabilitas dilakukan dua orang ahli yang memenuhi kriteria inklusi. Uji validitas konten menggunakan ketentuan Bulger dan Housner (2007) dan uji relibialitas menggunakan Cronbach's α untuk menilai tingkat kesepakatan. Pada hasil validasi konten, terdapat empat variabel yang perlu dihapus dan menghasilkan 45 variabel statistik pertandingan futsal. Hasil dari uji reliabilitas, nilai rata-rata Cronbach's α di angka 0.93 dengan tingkat kesepakatan sangat baik. Empat variabel utama yang mejadi titik berangkat untuk pembahasan lebih lanjut, yaitu Ball Posession, Lost Ball, Set Piece dan Set Play. Simpulan dari penelitian ini menemukan, bahwa statistik pertandingan futsal yang dikembangkan memiliki validitas pada kategori sangat setuju (sangat valid) dan memiliki tingkat reliabilitas sangat baik. Artinya, statistik pertandingan futsal ini akurat dan holistik untuk dijadikan bahan evaluasi bagi pemain dan pelatih untuk meningkatkan performa tim. Penyelidikan selanjutnya pada statistik pertandingan futsal perlu dapat menggunakan metodologi yang lebih komprehensif.
Pengembangan bakat untuk atlet di usia muda: Pembahasan dalam pendekatan spesialisasi awal versus multilateral Sumarno, Sumarno; Imawati, Veni
Patria Educational Journal (PEJ) Vol 3 No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2 Juni 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v3i2.1014

Abstract

Abstrak: Bakat di usia muda dapat dilihat sebagai salah satu titik berangkat dalam membahas pencapaian prestasi olahraga. Gagasan tentang bakat terus memainkan peran penting dalam sebagian besar model pengembangan atlet. Dalam ulasan singkat ini, kami menyoroti perhatian pada gagasan tentang bakat dan bagaimana hal itu dikonseptualisasikan dalam sistem olahraga pada usia dini. Artikel ini bertujuan untuk mendiskusikan tentang dua jalur pengembangan bakat usia muda, yaitu spesialisasi awal dan multilateral. Beberapa pelatih, orang tua, dan anak-anak percaya bahwa cara terbaik untuk mengembangkan atlet elit adalah dengan berpartisipasi hanya dalam satu olahraga sejak usia dini dan memainkannya sepanjang tahun. Di pihak lain, menilai memilih jalur multilateral berguna untuk dasar menuju tahap spesialisasi olahraga dan memberikan dasar fundamental motorik dan fisik yang menyeluruh bagi anak. Pembahasan kami mengarah pada akar pengembangan bakat olahraga; spesialisasi awal versus multilateral pada bakat usia dini; dan solusi dalam pelatihan dan pengembangan atlet usia muda. Abstract: Talent at an early age can be seen as a starting point in discussing sports achievement offers. The notion of talent continues to play an important role in most models of athlete development. In this brief review, we examine the notion of talent and how it is conceptualized in sport systems at an early age. This article aims to talk about two pathways of youth talent development, namely early specialization and multilateral. Some coaches, parents, and children believe that the best way to develop elite athletes is to participate in only one sport from an early age and play it year-round. On the other hand, assessing choosing a multilateral pathway for the foundation towards the stage of sports specialization and providing a comprehensive foundation of motor and physical fundamentals for children. Our discussion goes to the roots of developing sports talent; early versus multilateral specialization in early talent; and solutions in the training and development of young athletes.