Helga Salsabila
UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Kurikulum Di MI KH Hasyim Asy'ari Kota Malang Helga Salsabila; Pujiati Rohmah; Lailatun Nurul Maulidah; Samsul Susilawati
Jurnal Ilmiah Madrasah Vol 2, No 1 (2025): JIMAD (Februari-Mei)
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jimad.v2i1.30364

Abstract

Abstract                                                                 This research paper examines the curriculum development process at Madrasah Ibtidaiyah (MI) KH Hasyim Asyari in Kota Malang, focusing on the strategies educators employ to adapt and enhance the curriculum in response to the needs of students and the community. This study aims to illustrate how the school has implemented the Kurikulum Merdeka to promote a student-centered learning environment while addressing teachers' challenges in curriculum adaptation. Utilizing a qualitative case study approach, data were collected through interviews, observations, and document analysis, providing insights into the effectiveness of curriculum implementation and its impact on teaching and learning practices. The findings reveal that while the adoption of the new curriculum has fostered creativity and engagement among students, there are ongoing challenges related to teacher training and parental involvement. This study contributes to understanding curriculum development in Islamic education settings and offers recommendations for continuous improvement and collaboration among stakeholders.Keywords:         Curriculum Development, Kurikulum Merdeka, Islamic Education, Teacher Strategy AbstrakPenelitian ini mengkaji proses pengembangan kurikulum di Madrasah Ibtidaiyah (MI) KH Hasyim Asyari di Kota Malang, dengan fokus pada strategi yang digunakan oleh para pendidik untuk mengadaptasi dan menyempurnakan kurikulum sebagai tanggapan terhadap kebutuhan siswa dan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana sekolah menerapkan Kurikulum Merdeka untuk mempromosikan lingkungan belajar yang berpusat pada siswa sambil mengatasi tantangan yang dihadapi oleh para guru dalam adaptasi kurikulum. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, yang memberikan wawasan tentang efektivitas implementasi kurikulum dan dampaknya terhadap praktik belajar mengajar. Temuan menunjukkan bahwa meskipun implementasi kurikulum baru telah menumbuhkan kreativitas dan keterlibatan di antara siswa, masih ada tantangan yang dihadapi terkait pelatihan guru dan keterlibatan orang tua. Studi ini berkontribusi pada pemahaman tentang pengembangan kurikulum dalam lingkungan pendidikan Islam dan menawarkan rekomendasi untuk perbaikan berkelanjutan dan kolaborasi di antara para pemangku kepentingan.Kata Kunci :      Pengembangan Kurikulum, Kurikulum Merdeka, Pendidikan Islam, Strategi Guru
Needs Analysis of Integrated Ethno-Socioscientific Multimedia to Enhance Elementary Students’ Environmental Awareness Helga Salsabila; Agus Mukti Wibowo; Samsul Susilawati
Experiment: Journal of Science Education Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/experiment.v6i1.42073

Abstract

This research is driven by the "knowledge-behavior gap" among students at MI Baipas Malang, where high environmental knowledge does not translate into real-world action. The study aims to conduct a need assessment for developing multimedia based on Ethno-Socioscientific Issues (Ethno-SSI) to enhance students' environmental awareness. Adopting the Analysis phase of the Lee and Owens model, this qualitative descriptive study used student questionnaires and teacher interviews. Findings show that students are visual-digital learners who require interactive content linked to Malang’s local wisdom, such as water spring preservation (punden). Although school technology is supportive, current materials lack socioscientific dilemmas to trigger critical thinking. In conclusion, developing Ethno-SSI multimedia is urgently needed to bridge the gap between understanding and action through cultural relevance and digital technology. This analysis serves as the foundation for the upcoming design and implementation stages. Key Words: Need analysis; Ethno-Socioscientific Issues; Multimedia; Environmental Awareness; 
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Berbasis Google Sites Materi Kegiatan Ekonomi di Daerahku Mata Pelajaran IPAS Kelas V Helga Salsabila; Aisyah Putri Asy'ari; Firna Nahwa Firdausi; Samsul Susilawati; Luthfiya Fathi Pusposari
Jurnal Ilmiah Madrasah Vol 3, No 1 (2026): JIMAD (Februari-Mei)
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jimad.v3i1.35035

Abstract

AbstractThis research aims to develop Google Sites-based learning media on the material "Economic Activities in My Region" for grade V students of science subjects at MI KH. Hasyim Asy'ari, Malang. This development is motivated by the low effectiveness of conventional learning media, which do not follow students' characteristics, and the use of technology in learning. The development model used in this study is the Lee Owens (2004) model, which includes the stages of analysis, design, development, and evaluation. This research is only focused on the durability of development. The results of the analysis stage show that students need learning media that is accessible, visually appealing, and appropriate to their needs. The design stage is carried out by arranging materials according to the curriculum and applying multimedia design principles according to Mayer (2009) so that the material is easier to understand. The result is an interactive learning media using Google Sites that is equipped with text, images, videos, and practice questions. This study recommends the use of Google Sites as an effective learning medium, especially in supporting more enjoyable learning.Keywords             : Multimedia learning, Google Sites, IPAS, economic activitiesAbstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Google Sites pada materi “Kegiatan Ekonomi di Daerahku” untuk siswa kelas V mata pelajaran IPAS di MI KH. Hasyim Asy’ari, Malang. Pengembangan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya efektivitas media pembelajaran konvensional yang kurang sesuai dengan karakteristik peserta didik serta belum maksimalnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan penelitian ini adalah model Lee Owens (2004) yang mencakup tahapan analisis, perancangan, pengembangan, dan evaluasi. Penelitian ini hanya difokuskan sampai pada tahan pengembangan. Hasil dari tahap analisis menunjukkan bahwa siswa membutuhkan media belajar yang mudah diakses, menarik secara visual, dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Tahap perancangan dilakukan dengan menyusun materi sesuai kurikulum serta menerapkan prinsip desain multimedia menurut Mayer (2009) agar materi lebih mudah dipahami. Hasil akhirnya berupa media pembelajaran interaktif menggunakan Google Sites yang dilengkapi teks, gambar, video, dan soal latihan. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan Google Sites sebagai media pembelajaran yang efektif, khususnya dalam mendukung pembelajaran yang lebih menyenangkan.Kata Kunci         : Multimedia pembelajaran, google sites, IPAS, kegiatan ekonomi