Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle L.) MENGGUNAKAN PELARUT ETANOL TERHADAP AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN SIFAT FISIK EDIBLE FILM NATA DE COCO Karunia Gina Mustika; RH. Fitri Faradilla; Mariani L
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 9 No. 5 (2024): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/jjhaxb49

Abstract

        Edible film merupakan suatu lapis tipis yang melapisi bahan pangan layak konsumsi dan dapat terdegradasi oleh alam secara biologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun sirih (Piper betle L.) menggunakan pelarut etanol terhadap aktivitas antibakteri dan sifat fisik edible film nata de coco. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan. penambahan konsentrasi ekstrak etanol daun sirih yaitu D0 (0%), D1 (3%), D2 (6%), D3 (9%) dan D4 (12%). Data dianalisis menggunakan Analysis of Varian (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kepercayaan 95% (α 0,05). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh sangat nyata (P<0,01) pada aktivitas antibakteri, dimana edible film tanpa penambahan ekstrak etanol daun sirih diperoleh zona hambat pada aktivitas antibakteri yaitu 6,69 mm dan edible film dengan penambahan konsentrasi ekstrak etanol daun sirih 3% diperoleh zona hambat yang meningkat yaitu 10,51 mm. Namun, seiring meningkatnya penambahan konsentrasi ekstrak etanol daun sirih yaitu 0%, 3%, 6%, 9%, 12% tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap aktivitas antibakteri edible film nata de coco. Penambahan ekstrak etanol daun sirih berpengaruh tidak nyata (P>0,05) pada sifat fisik edible film, yaitu ketebalan dan kelarutan. Nilai ketebalan diperoleh berkisar 0,03-0,04 mm dan nilai kelarutan berkisar antara 43,58-46,43%. 
ANALISIS ANGKA KECUKUPAN GIZI DAN PERUBAHAN MUTU SELAMA PENYIMPANAN PRODUK KASOAMI DAUN PANDAN (Pandanus amaryllifolius) SIAP SAJI BERKEMASAN Dilla Rahmawati; Sri Wahyuni; RH. Fitri Faradilla; Andi Dahlan; Sarinah
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 9 No. 6 (2024): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/wqcfqa03

Abstract

Tujuan penelitian ini Mengetahui pengaruh formulasi daun pandan terhadap karakteristik organoleptik, angka kecukupan gizi, analisis proksimat dan perubahan mutu selama penyimpanan produk kasoami siap saji berkemasan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 jenis perlakuan dan 3 kali ulangan yaitu D0 (100% : 0%), D1 (98% : 2%), D2 (96% : 4%), D3 (94% : 6%). Data di analisis menggunakan analysis of variance (ANOVA) dan uji lanjut Duncan Multiplate Range Test (DMRT) pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terpilih yaitu perlakuan D2 (kasoami daun pandan). Berdasarkan analisis proksimat produk kasoami terpilih pada hari ke-0 dan hari ke-30 memiliki kadar air 1,27% menurun, kadar abu 0,06% meningkat, kadar lemak 0,04% meningkat, kadar protein 0,63% menurun, kadar karbohidrat 1,77% meningkat, kadar serat 2,25% meningkat. Hasil perhitungan Angka kecukupan gizi perlakuan kontrol D0 menyumbang energi dan karbohidrat lebih besar dibandingkan perlakuan terbaik D2. Penyimpanan selama 30 hari pada parameter kadar air mengalami penurunan menjadi 45,40%. Uji TPC tidak terdapat mikroba, uji pH tetap 4,0 pertumbuhan jamur tidak ada, parameter aroma deskriptif dan hedonik memperoleh skor 3,0 (tidak ada perbedaan dengan aroma awal) dan 4,0 (Suka), warna 3,0 (tidak ada perbedaan dengan warna awal) dan tekstur 3,0 (tidak ada perbedaan dengan tekstur awal).
KARAKTERISTIK FISIK BERBAGAI TEPUNG SUBTITUSI BEBAS GLUTEN: STUDI PUSTAKA Haerullah Husain; Sri Wahyuni; RH. Fitri Faradilla
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/4vwwqf82

Abstract

Gluten adalah protein lengket dan elastis yang secara alami ditemukan dalam beberapa jenis biji-bijian, terutama  gandum, yang merupakan bahan utama dalam pembuatan tepung gandum. Tepung gandum banyak digunakan dalam  industri pangan, terutama dalam pembuatan roti. Tinjauan ini bertujuan untuk membahas karakteristik fisik roti yang disubstitusi dengan berbagai jenis tepung non-gluten. Salah satu parameter utama dalam menilai kualitas roti adalah  kemampuan daya kembang dan penampilan porinya. Berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian sebelumnya, daya  kembang tertinggi ditemukan pada roti yang disubstitusi dengan campuran tepung gandum dan tepung ampas kelapa, yaitu  6,70 cm³/g, sementara daya kembang terendah tercatat pada roti dengan substitusi tepung gandum dan tepung umbi jalar  oranye, yaitu 1,69 cm³/g. Penurunan daya kembang ini disebabkan oleh berkurangnya kandungan gluten dalam adonan, yang  mengurangi kemampuan roti untuk menahan gas selama proses fermentasi. Hal ini menunjukkan bahwa tepung non-gluten  tidak dapat membentuk jaringan gluten elastis, yang berperan penting dalam pengembangan struktur roti. Penampilan pori pada roti yang dibuat dengan tepung non-gluten cenderung seragam. Hal ini dapat dijelaskan oleh aktivitas fermentatif  Saccharomyces cerevisiae selama proses proofing. Pori-pori pada roti terbentuk melalui interaksi proses fisik, kimia, dan  biologis. Namun, roti yang dibuat dengan substitusi tepung non-gluten menunjukkan pori yang lebih seragam, kemungkinan besar disebabkan oleh aktivitas fermentasi Saccharomyces cerevisiae pada tahap proofing.