Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REVIEW: EFEK TEKNOLOGI PENGOLAHAN TERMAL DAN NON-TERMAL TERHADAP ALPUKAT (Persea americana) Uray Ulfah Nabilah; Sulha Rahmi Oktaviani; Andi Dahlan
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 10 No. 3 (2025): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/g9mzw677

Abstract

Alpukat (Persea americana) memiliki kandungan nutrisi yang tinggi dan harga jual yang relatif tinggi, tetapi umur  simpannya terbatas akibat aktivitas mikrobiologis dan enzimatis. Teknologi pengolahan termal dan non-termal telah  diterapkan untuk memperpanjang masa simpan dan meningkatkan nilai tambah produk olahannya. Artikel ulasan ini bertujuan memberikan gambaran terkait pengaruh berbagai metode pengolahan termal (sterilisasi, pasteurisasi, blanching, dan  pengeringan) serta non-termal (high pressure processing (HPP), iradiasi, dan pulsed light) terhadap karakteristik mutu alpukat. Pengolahan termal memerlukan kombinasi suhu dan waktu yang tepat untuk mempertahankan kualitas gizi dan sensorik.  Teknologi non-termal menunjukkan potensi lebih baik dalam menjaga sifat organoleptik yang menyerupai buah segar. Studi  yang tersedia menunjukkan bahwa sebagian besar pengolahan non-termal masih terbatas pada metode pasteurisasi. Baik  pengolahan termal maupun non-termal terbukti mampu menghambat pertumbuhan mikroba, menjaga kualitas fisik, serta memperpanjang umur simpan alpukat dibandingkan dengan buah segar tanpa perlakuan. Ulasan ini diharapkan menjadi  acuan dalam pemilihan teknologi pengolahan yang tepat untuk pengembangan produk berbasis alpukat. 
Gerakan Kebun Sekolah Hijau melalui Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di TK Cerlang Pontianak Baaqiy Amri Annisa; Oke Anandita Lestari; Uray Ulfah Nabilah; Sulha Rahmi Oktaviani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8756

Abstract

Terbatasnya akses pangan sehat dan rendahnya literasi gizi pada anak usia dini di TK Cerlang Pontianak menjadi masalah krusial, sementara pekarangan sekolah yang luas belum dimanfaatkan secara optimal. Program ini bertujuan mengoptimalkan pekarangan melalui penerapan hidroponik edukatif sebagai sumber pangan sekaligus media pembelajaran kontekstual. Metode pengabdian meliputi tahap (1) edukasi literasi pangan dan teknik hidroponik sederhana, (2) instalasi kebun hidroponik bersama guru dan siswa, (3) pendampingan budidaya dan pengolahan hasil panen menjadi produk olahan (sosis sayuran), serta (4) evaluasi peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melibatkan guru dan siswa sebagai subjek utama. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa dan guru terkait budidaya hidroponik dan gizi sebesar 60% berdasarkan hasil pre-test dan post-test, serta peningkatan keterampilan praktik budidaya dan pengolahan hasil panen. Selain itu, terbentuk kebun sekolah produktif yang berfungsi sebagai sumber pangan sehat dan sarana edukasi berkelanjutan. Program ini berdampak pada meningkatnya minat konsumsi sayuran dan kesadaran gizi anak, serta mendorong replikasi sederhana di lingkungan rumah. Pengembangan lanjutan diarahkan pada diversifikasi jenis tanaman dan produk olahan guna memperkuat kemandirian pangan sekolah.