Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Sila Kedua Pancasila dalam Menjamin Hak Atas Kesetaraan di Hadapan Hukum Ade Tiyo Warman; Ameytia Rizka Aulia; Josua Armando Tamba; Nurul Fazira Damanik; Thessa D Triputri Manurung; Ramsul Nababan
Realisasi : Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain Vol. 2 No. 2 (2025): April: Realisasi : Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/realisasi.v2i2.597

Abstract

This research discusses equality before the law in Indonesia by highlighting the role of the second principle of Pancasila, “Just and civilized humanity,” as the philosophical foundation of law enforcement. Although the constitution and various policies have affirmed the principle of equality, practice on the ground still shows injustice and discrimination, especially against low-income groups and those from certain social backgrounds. This study highlights the structural and cultural challenges, as well as the weak resources and integrity of law enforcement officials, that have led to suboptimal law enforcement. In addition, this study also evaluates the effectiveness of government policies in integrating Pancasila values into the legal system and highlights the importance of policy reforms to ensure fair treatment for all citizens. The findings of this research recommend the need to strengthen the implementation of Pancasila values and supervise the implementation of the law to realize substantive justice in Indonesia.
Analisis Efektivitas Kebijakan Waktu Tanggap 15 Menit Pemadam Kebakaran: Studi Kasus Di UPT Wilayah Medan Tembung Sarah Theresia Zega; Susi Krisdayanti Mrbun; Despri Mariyani Siahaan; Brent Hizkia Padang; Ade Tiyo Warman; Julia Ivanna
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5372

Abstract

Pelayanan pemadam kebakaran merupakan instrumen vital dalam perlindungan sipil, di mana keberhasilannya diukur melalui ketepatan waktu tanggap (response time). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan waktu tanggap 15 menit di Kecamatan Medan Tembung berdasarkan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi lapangan di UPT Pemadam Kebakaran Medan Tembung serta wawancara dengan informan kunci. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara operasional, petugas mampu mencapai lokasi dalam durasi rata-rata 7 hingga 10 menit, yang berarti kebijakan ini telah berjalan efektif. Namun, efektivitas tersebut masih dibayangi oleh hambatan struktural seperti kemacetan lalu lintas, kepadatan pemukiman, dan keterbatasan armada. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan koordinasi lintas sektoral dan modernisasi alat pelindung diri menjadi urgensi dalam mempertahankan performa pelayanan