Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Pelaksanaan Pendidikan Formal di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas 1 Palembang Anggraini, Safira
Biblio Couns : Jurnal Kajian Konseling dan Pendidikan Vol 8, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/bibliocouns.v8i1.24011

Abstract

This research aims to evaluate the implementation of formal education at LPKA Class 1 Palembang. This research uses a qualitative approach with a case study method. The sampling technique used in this study is purposive sampling with a total of 4 informants. The data collection techniques used are documentation, interviews, and observation. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and conclusion drawing. This research shows that the evaluation of the formal education program for High School Student at SMA Negeri 11 Filial LPKA Klas 1 Palembang was held well, from context and input, process, and product evaluation. However, it faces various challenges such as the unavailability of textbooks according to the applicable curriculum, insufficient learning time, the absence of science laboratory rooms, and suboptimal fund distribution. Therefore, the recommendations proposed include optimizing funding, providing learning facilities, and improving the effectiveness of the learning schedule.
Pertanggungjawaban Perdata Pelaku Bullying terhadap Korban di Lingkungan Pendidikan Jazilatul Kholidah, Neneng Rika; Ismaya, Heru; Anggraini, Safira
JISH: Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum Vol. 5 No. 2 (2025): JISH (Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum)
Publisher : Universitas Islam DDI AG.H. Abdurrahman Ambo Dalle

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36915/jish.v5i2.388

Abstract

Lingkungan pendidikan semestinya menjadi wadah yang aman,nyaman, serta mampu memberikan memotivasi peserta didik baik dalam akademis ataupun secara psikologis. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) baru saja merilis data yang cukup mencegangkan terkait kasus perundungan atau bullying. Tercatat, terdapat 1.052 kasus pelanggaran hak anak yang diterima sepanjang tahun 2025 berlangsung. Metode Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan (statute approach). Bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini yaitu bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Bullying yang masih terjadi di lingkungan pendidikan yaitu sekolah, ini telah menunjukkan bahwa masih kurangnya pengawasan orang tua terhadap anak serta belum pahamnnya anak terhadap konsekuensi akibat dari melawan hukum sedangkan para korban bullying sering kali tidak mendapat ganti rugi atau pemulihan secara perdata dari pelaku, padahal secara yuridis korban berhak menggunggat ganti rugi atas sebuah kerugian yang telah ditimbulkan dari perbuatan melawan hukum berdasarkan pasal 1365 KUH Perdata dan yang kedua bentuk  Pertanggungjawaban perdata pelaku bullying terhadap korban yaitu orang tua pelaku yang dapat  dimintai pertanggungjawaban atas dasar perbuatan melawan hukum (PMH)  berdasarkan pasal 1367 ayat (2) KUH Perdata. Selanjutnya, Pemberian sanksi skorsing hingga mengeluarkan siswa dari sekolah menjadi bentuk dukungan penolakan bullying dilingkungan pendidikan.