Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Cycle Threshold Value as A Death Predictor of COVID-19 Patients Oktariana, Desi; Saleh, Irsan; Banun, Syahri; Rahadiyanto, Kemas Ya’kub; Liana, Phey; Rahmawati, Eny; Hafizzanovian, Hafizzanovian; Lusiana, Evi; Tamzil, Nia Savitri; Prasasty, Gita Dwi; Aseptianova, Aseptianova
INDONESIAN JOURNAL OF CLINICAL PATHOLOGY AND MEDICAL LABORATORY Vol. 31 No. 3 (2025)
Publisher : Indonesian Association of Clinical Pathologist and Medical laboratory

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24293/ijcpml.v31i3.2390

Abstract

For several years, COVID-19 has been a major problem in human health and also caused a global socio-economic crisis. However, the impact of viral load on patient mortality has not been thoroughly investigated. This study analyzes the association between CT value and the mortality of COVID-19 patients in inpatients at Mohammad Hoesin Hospital. This study used observational analysis with a longitudinal retrospective design. This study had 280 subjects. Fifty-four of the 280 patients died (19.3%) 33% had a CT <22.93; 16.7% had a CT 22.93-29.93; 31.5% had a CT 29.94-34.9, 18.5% had a CT >35 with p-value >0.05 for patient mortality. Analysis of age, comorbidities, and clinical severity of patient mortality showed a p-value <0.05. Meanwhile, gender analysis of patient mortality showed a p-value >0.05. These results indicate that the CT value cannot predict patient mortality. Patients with older age, comorbidities, and admission with severe clinical severity have a higher risk of death.
Lomba Simulasi Code Blue Untuk Peningkatan Kualitas Resusitasi Tenaga Kesehatan Indonesia Di Sumatera Selatan Zulkifli, Zulkifli; Handrawan, Stevanus Eliansyah; Murtadho, Masagus Ahmad Rifqi; Banun, Syahri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 6 (2025): JPMI - Desember 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3857

Abstract

Henti jantung di rumah sakit (In-Hospital Cardiac Arrest/IHCA) merupakan kondisi kegawatdaruratan yang memerlukan deteksi dan penanganan cepat untuk mencegah kematian. Protokol “Code Blue” dikembangkan sebagai sistem respons terstandar untuk meningkatkan keberhasilan resusitasi, namun masih terdapat kesenjangan kompetensi dan koordinasi tim dalam implementasinya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapsiagaan tenaga kesehatan dalam penanganan IHCA melalui kompetisi simulasi, yang dilaksanakan dalam bentuk lomba simulasi Code Blue pada 13 Januari 2024 di PSCC Palembang dengan melibatkan 106 tim (530 peserta) dari berbagai rumah sakit di Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan oleh PERDATIN Sumatera Selatan bekerja sama dengan PP PERDATIN, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang, dengan perlombaan yang terdiri dari babak penyisihan dan final serta dinilai oleh 40 juri dari berbagai organisasi profesi kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan resusitasi jantung paru berkualitas tinggi, koordinasi tim, dan kepercayaan diri peserta dalam menghadapi situasi kegawatdaruratan, serta berhasil memecahkan rekor MURI untuk peserta terbanyak dalam lomba simulasi Code Blue dengan RSUD dr. H. Mohammad Zayn Kabupaten Sampang sebagai juara utama, disertai pemberian penghargaan best costume dan best supporter. Dampak kegiatan ini meliputi terbentuknya jejaring profesional antar institusi kesehatan, standardisasi protokol Code Blue, dan peningkatan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi IHCA, sehingga kegiatan ini dapat menjadi model efektif untuk meningkatkan kualitas pelayanan kegawatdaruratan di rumah sakit Indonesia.