Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengetahuan Ibu tentang Stimulasi Berhubungan dengan Perkembangan Balita Usia 3-5 Tahun Rahayu, Mirna; Pratiwi, Arantika Meidya; Subarto, Claudia Banowati; Ayuningrum, Lia Dian; Lestari, Prasetya; Nurhayati, Eka
Jurnal Dunia Kesmas Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v13i2.15775

Abstract

Perkembangan anak di Indonesia masih menjadi perhatian yang cukup serius. Berdasarkan data UNICEF, Indonesia menempati urutan ketiga dengan jumlah anak yang mengalami gangguan perkembangan terbanyak, setelah Thailand dan Argentina. Data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Tahun 2019 melaporkan angka keterlambatan anak di Indonesia sebesar 5-10%.  Data Riskesdas 2018 didapatkan hasil bahwa 39,9% anak usia 36-59 bulan mengalami perkembangan yang meragukan. Salah satu hal yang menyebabkan gangguan perkembangan anak adalah stimulasi. Ibu sebagai individu terdekat anak, menjadi penentu keberhasilan pemberian stimulasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang stimulasi dengan perkembangan balita usia 3-5 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai balita usia 3-5 tahun dan balita yang berusia 3-5 tahun di wilayah kerja puskesmas Gamping I Yogyakarta.  Jumlah sampel sebanyak 103 responden diambil dengan cluster random sampling. Instrument yang digunakan kuesioner tingkat pengetahuan ibu dan KPSP. Hubungan kedua variabel dianalisis menggunakan uji kendall’s tau dengan hasil nilai p-value (0,000)<0,05 dengan nilai keeratan hubungan 0,460 yang artinya cukup. Hal ini menunjukkan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang stimulasi dengan perkembangan balita usia 3-5 tahun
Association between Maternal Characteristics and Maternal Capabilities: A Quantitative Study in The Special Region of Yogyakarta Nurunniyah, Siti; Fatimatasari; Paramita, Dyah Pradnya; Subarto, Claudia Banowati; Khoirun Nisa, Fatikha; Asusan; Ashari, Vera Tasya; Sator, Patricia
Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 20 No. 1 (2026)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v20i1.4156

Abstract

Background: The Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) are still high in Indonesia due to various causal factors. Mothers play a crucial role in improving family health. Maternal capabilities are an important factor in fulfilling their role in maintaining family health. The overview of maternal capabilities in Indonesia is not yet known. Given the limited research on maternal capabilities in Indonesia, it is necessary to examine the relationship between demographic characteristics and maternal capabilities to identify the factors that affect them.   This study aimed to explore the relationship between demographic characteristics and maternal capabilities. Method: This study uses a quantitative, cross-sectional design. Sampling in this study uses a consecutive sampling technique with a total of 211 respondents. The research instrument used questionnaires. The analysis uses the chi-square test and logistic regression. Result: Education level and place of residence were significantly associated with maternal capabilities (p < 0.05), whereas level of income, age, and parity showed no significant association. Mothers with >12 years of education and those residing in urban areas were 2.6 and 1.8 times more likely, respectively, to demonstrate strong maternal capabilities. Poor mental health is the highest prevalence indicator of all indicators of maternal capability, with a percentage of 28.4%. Conclusion: There is a relationship between education level and place of residence with maternal capabilities. Maternal capabilities may be enhanced by targeted interventions in education and health promotion programs, especially in rural areas.