Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar IPA pada Materi Pesawat Sederhana Melalui Model Problem Based Learning di SMP Ratu Damai Waibalun Sinu, Elisabeth B.; Selung, Yosefina L.; Babe, Sofia P.; Werang, Gabriela T.; Carvallo, Agustina Ph.; Kleden, Maria Agustina; Muaraya, Irwanius Piter; Dappa, Jelita S. B.; Paru, Marlen F.; Kelen, Stefanus W.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 8 No. 1 (2025): JPPSI, April 2025
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v8i1.91830

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan minat dan hasil belajar siswa kelas VIII A SMPS Katolik Ratu Damai Waibalun dalam pembelajaran IPA dengan materi pesawat sederhana melalui model Problem Based Learning (PBL). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada siswa kelas VIII A yang berjumlah 27 orang. Metode ini dilakukan dengan dua siklus yaitu tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan PBL meningkatkan pelaksanaan pembelajaran dari 75% pada siklus I menjadi 98,21% pada siklus II. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah modul ajar, lembar kerja peserta didik, dan skenario pembelajaran. Minat Belajar siswa mengalami peningkatan terlihat dari aspek keaktifan, perhartian, serta keterlibatan dalam pembelajaran. Ketuntasan hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari 29,63% pada pra tindakan, menjadi 55,55% pada siklus I, dan mencapai 92,59% pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa. Model ini memberikan pengalaman belajar yang lebih aktif, interaktif, dan relevan, sehingga direkomendasikan untuk digunakan dalam pembelajaran IPA.
Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar IPA pada Materi Pesawat Sederhana Melalui Model Problem Based Learning di SMP Ratu Damai Waibalun Sinu, Elisabeth B.; Selung, Yosefina L.; Babe, Sofia P.; Werang, Gabriela T.; Carvallo, Agustina Ph.; Kleden, Maria Agustina; Muaraya, Irwanius Piter; Dappa, Jelita S. B.; Paru, Marlen F.; Kelen, Stefanus W.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 8 No. 1 (2025): JPPSI, April 2025
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v8i1.91830

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan minat dan hasil belajar siswa kelas VIII A SMPS Katolik Ratu Damai Waibalun dalam pembelajaran IPA dengan materi pesawat sederhana melalui model Problem Based Learning (PBL). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada siswa kelas VIII A yang berjumlah 27 orang. Metode ini dilakukan dengan dua siklus yaitu tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan PBL meningkatkan pelaksanaan pembelajaran dari 75% pada siklus I menjadi 98,21% pada siklus II. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah modul ajar, lembar kerja peserta didik, dan skenario pembelajaran. Minat Belajar siswa mengalami peningkatan terlihat dari aspek keaktifan, perhartian, serta keterlibatan dalam pembelajaran. Ketuntasan hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari 29,63% pada pra tindakan, menjadi 55,55% pada siklus I, dan mencapai 92,59% pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa. Model ini memberikan pengalaman belajar yang lebih aktif, interaktif, dan relevan, sehingga direkomendasikan untuk digunakan dalam pembelajaran IPA.
Penyusunan dan Pendampingan Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru SMP Ratu Damai Waibalun Larantuka Kleden, Maria Agustina; Sinu, Elisabeth Brielin; Muaraya, Irwanius Piter
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i2.5919

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru SMP Ratu Damai Waibalun Larantuka dalam menyusun dan melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan para guru untuk mengembangkan kompetensi profesional  dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Kegiatan pelatihan penyusunan dan pendampingan PTK diikuti oleh 20 orang guru SMP Ratu Damai Waibalun Larantuka yang dibagi dalam 4 rumpun mata pelajaran. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi konsep dasar PTK, pelatihan penyusunan proposal, dan pendampingan pelaksanaan PTK dan penyusunan laporan PTK serta penulisan artikel hasil PTK. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa guru-guru mampu mengidentifikasi persoalan di kelas, menyusun proposal PTK yang sesuai dengan standar, merancang tindakan pembelajaran yang relevan, serta memahami langkah-langkah pelaksanaan dan pelaporan PTK secara sistematis. Kegiatan ini juga meningkatkan motivasi guru untuk melakukan inovasi pembelajaran berbasis penelitian. Selain itu, para peserta PTK yakni guru-guru dapat menghasilkan 4 artikel yang akan dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditasi. Dengan demikian, program ini berhasil memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan profesionalisme guru sekaligus meningkatkan mutu pembelajaran di SMP Ratu Damai Waibalun Larantuka.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Tahapan Polya pada Materi Transformasi Geometri Muaraya, Irwanius Piter
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa berdasarkan tahapan Polya yang diterapkan pada materi transformasi geometri.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan 13 mahasiswa semester IV Program Studi Pendidikan Matematika di Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka sebagai subjek. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan pemecahan masalah, observasi, serta wawancara. Selanjutnya, data dianalisis melalui tahap reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menerapkan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah mahasiswa berada pada kategori sedang. Mahasiswa umumnya memiliki kemampuan yang baik dalam memahami masalah, namun masih mengalami kesulitan ketika merencanakan penyelesaian dan melaksanakan rencana tersebut. Tahap refleksi menjadi kelemahan utama, karena sebagian besar mahasiswa tidak melakukan evaluasi terhadap solusi yang diperoleh. Kesulitan yang dialami meliputi aspek konseptual, strategis, dan metakognitif, serta rendahnya kemampuan visualisasi pada materi geometri transformasi. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran matematika masih berorientasi pada prosedur dan hasil akhir. Oleh sebab itu, diperlukan strategi pembelajaran yang menitikberatkan pada proses berpikir, penguatan kemampuan reflektif, serta pengembangan kemampuan pemecahan masalah secara sistematis.
Inovasi pembelajaran aktif: integrasi lari estafet dan aritmatika dasar dalam program math & run untuk meningkatkan kebugaran dan kemampuan kognitif siswa di SDK Lewotala Muaraya, Irwanius Piter; Ruron, Antonius Harun
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38846

Abstract

AbstrakRendahnya motivasi belajar matematika merupakan tantangan serius yang dihadapi di SDK Lewotala, Kabupaten Flores Timur. Siswa cenderung tidak bersemangat dalam pembelajaran matematika, namun menunjukkan antusiasme tinggi saat aktivitas jasmani. Program pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan program Math & Run, yaitu inovasi pembelajaran aktif yang mengintegrasikan lari estafet dengan aritmatika dasar. Kegiatan dilaksanakan pada 17 Maret 2026 di SDK Lewotala dengan melibatkan 20 siswa kelas 5 yang dibagi menjadi 4 kelompok beranggotakan 5 orang menggunakan pendekatan partisipatif berbasis kegiatan. Setiap kelompok mendapatkan satu kali kesempatan menyelesaikan lintasan estafet sepanjang 30 meter dengan empat pos soal aritmatika yang mencakup topik perkalian, penjumlahan pecahan, luas persegi, dan luas persegi panjang. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipatif, pencatatan waktu tempuh, dan dokumentasi foto-video. Hasil menunjukkan partisipasi siswa mencapai 100%, antusiasme tinggi yang ditandai sorak-sorai dan yel-yel tim, peningkatan kepercayaan diri siswa dalam menjawab soal aritmatika, interaksi positif antarsiswa, serta komitmen kedua guru untuk melanjutkan program secara mandiri minimal sebulan sekali. Program ini membuktikan bahwa integrasi aktivitas fisik dan pembelajaran matematika efektif mengatasi rendahnya motivasi belajar, sekaligus mengembangkan nilai karakter seperti kerjasama dan sportivitas secara organik. Kata kunci: math & run; lari estafet; aritmatika dasar; motivasi belajar matematika; pembelajaran aktif AbstractLow motivation in mathematics learning is a serious challenge at SDK Lewotala, East Flores Regency. Students tend to be unenthusiastic during mathematics lessons but show high enthusiasm in physical education activities. This community service program aims to design and implement Math & Run, an active learning innovation integrating relay running with basic arithmetic. The activity was conducted on March 17, 2026, at SDK Lewotala, involving 20 fifth-grade students divided into 4 groups of 5 members each, using a participatory activity-based approach. Each group was given one opportunity to complete a 30-meter relay track with four arithmetic problem stations covering multiplication, fraction addition, area of a square, and area of a rectangle. Evaluation was conducted through participatory observation, time recording, and photo-video documentation. Results indicate 100% student participation, high enthusiasm marked by cheers and team chants, increased student confidence in answering arithmetic problems, positive peer interaction, and commitment from both teachers to continue the program independently at least once a month. This program demonstrates that integrating physical activity and mathematics learning effectively addresses low learning motivation while simultaneously developing character values such as teamwork and sportsmanship organically. Keywords: math & run; relay running; basic arithmetic; mathematics learning motivation; active learning