Madani, Nurul Hidayah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS FORENSIK VISUM ET REPERTUM PADA KASUS KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) : STUDI KASUS INISIAL NY. Y DI RS BHAYANGKARA MAKASSAR Puspitasari S, A.Yulia; Rahayu, Mika; Syarif, St. Khairunnisa; Madani, Nurul Hidayah; Mathius, Denny; Surdam, Zuliyah; Dirgahayu, Andi Millaty Haliah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46080

Abstract

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang berdampak multidimensional, tidak hanya menimbulkan luka fisik tetapi juga kerusakan psikologis yang mendalam. KDRT dapat mengakibatkan trauma jangka panjang, terutama pada perempuan yang kerap menjadi korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam temuan medis dan forensik dalam satu kasus KDRT yang menimpa seorang perempuan berinisial Ny. Y. Sumber utama data berasal dari dokumen Visum et Repertum (VeR) yang diterbitkan oleh Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya enam luka tertutup yang terdiri atas lima luka memar dan satu luka lecet geser, seluruhnya disebabkan oleh trauma benda tumpul. Meskipun luka-luka tersebut tidak memerlukan perawatan inap dan tidak mengancam nyawa, keberadaannya menjadi bukti penting dalam proses penegakan hukum. Temuan ini menekankan peran sentral dokter forensik dalam mendokumentasikan bukti kekerasan secara objektif melalui VeR. Dokumen tersebut tidak hanya berfungsi sebagai alat bukti di pengadilan, tetapi juga sebagai bentuk pengakuan dan perlindungan hukum terhadap korban. Oleh karena itu, sinergi antara tenaga medis, aparat penegak hukum, dan lembaga perlindungan perempuan menjadi sangat penting dalam penanganan kasus KDRT secara menyeluruh.
LAPORAN KASUS : PENANGANAN LUKA BAKAR GRADE II A 20 % DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA MAKASSAR Madani, Nurul Hidayah; Yuniati, Lisa; Jufri, Jufri
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 10 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v10i1.55083

Abstract

Luka bakar yaitu salah satu kejadian cedera fisik yang biasa terjadi di rumah dengan angka kejadian cukup sering sehingga memerlukan perawatan spesifik. Laporan kasus seorang anak perempuan berumur 4 tahun datang ke IGD diantarkan oleh orang tuanya dengan kondisi luka bakar pada lengan dan tangan kanannya. Luka bakar terjadi karena terkena minyak goreng panas. Pasien tidak memiliki riwayat alergi dan tidak memiliki riwayat penyakit. Pemeriksaan fisik pasien didapatkan tingkat kesadaran compos mentis, dengan GCS E4M6V5, HR: 99x/mnt, S: 36,7C, RR: 22x/mnt BB : 15 kg. Status emosional pasien responsif. Status lokalis yang ditemukan luka bakar pada bagian lengan bawah dan tangan kanan, ditemukan luas luka bakar 20% TBSA. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan adanya kenaikan jumlah WBC 12.7 x 103/µL dan PLT 619 x 103/µL. Pasien menjalani perawatan di rumah sakit dengan tatalaksana awal resusitasi cairan, tindakan debridement pembersihan dengan cairan infus Nacl dan diberikan Sulfadiazin Silver dengan perawatan luka pasca debridement. Diagnosis pasien ini yaitu luka bakar grade II AB 20%. Prognosisnya adalah bonam.