Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Communication Students Perception Of The Impact Of TikTok Use In Forming Cultural Identity And Nationalism In The Era Of Globalization Putri, Yori Maharani; Afriliyan, Rahmatul; Ramadhan, Syahrul; Setyawan, Zidan; Sari, Diaz
Dharmawangsa: International Journal of the Social Sciences, Education and Humanitis Vol 6, No 2 (2025): Social Sciences, Education and Humanities
Publisher : Universitas Dharmawangsa Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/ijsseh.v6i2.7128

Abstract

This study examines the perceptions of students in the Communication Science Program at Universitas Muhammadiyah Riau on the impact of TikTok usage in shaping cultural identity and nationalism in the era of globalization. The research aims to analyze how TikTok, as a popular digital social media platform, influences students’ views and attitudes toward local culture and national identity. Using a mixed-method approach through questionnaires distributed to 50 respondents and in-depth interviews with active TikTok users, this study explores patterns of content consumption and production related to cultural and national themes. The findings indicate that while TikTok enables students to express and promote local cultural elements—such as traditional dances, local cuisine, and regional languages—there is also a risk of cultural identity dilution due to exposure to global content. Regarding nationalism, the results show limited active engagement, as students tend to consume rather than produce content with nationalistic messages. The study highlights the relevance of Uses and Gratifications Theory, Social Identity Theory, and Digital Nationalism Theory in understanding these phenomena. In conclusion, TikTok has the potential to strengthen cultural identity and nationalism among youth if used wisely and creatively. Educational institutions and policymakers are encouraged to facilitate programs and digital literacy to support the creation of cultural and national content that appeals to young audiences.
Representasi Maskulinitas Make Up Artist (M.U.A) Bubah Alfian pada Account Instagram Sari, Diaz; Wulandari, Maulina Pia; Prasetyo, Bambang Dwi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i8.16062

Abstract

Keberadaan pria sebagai Make Up Artist (MUA) masih sering dipandang negatif di masyarakat Indonesia, yang cenderung mengasosiasikan profesi ini dengan wanita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi maskulinitas Bubah Alfian sebagai seorang MUA melalui akun Instagramnya. Penelitian ini menggunakan metodologi Critical Discourse Analysis (CDA) yang dikemukakan oleh Norman Fairclough untuk menganalisis 25 video reels yang diunggah oleh Bubah Alfian. Teknik pengumpulan data melibatkan observasi mendalam dan analisis teks serta gambar yang terdapat pada video reels tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bubah Alfian berhasil menggabungkan elemen maskulin dan feminin dalam identitasnya sebagai seorang MUA, yang menantang stereotip gender tradisional. Temuan ini menunjukkan bahwa maskulinitas dapat diungkapkan dengan lebih cair dan fleksibel melalui media sosial, terutama dalam konteks profesi yang umumnya diasosiasikan dengan perempuan. Selain itu, representasi maskulinitas yang ditampilkan oleh Bubah Alfian memberikan perspektif baru tentang bagaimana pria dalam profesi kecantikan dapat memanfaatkan media sosial untuk membentuk identitas gender yang unik dan otentik. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam bidang studi komunikasi, khususnya dalam kajian representasi gender di media sosial dan menunjukkan bagaimana media sosial dapat digunakan sebagai alat untuk perubahan sosial.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN WHATSAPP GROUP UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MUSYAWARAH DESA KELURAHAN TOBEK GADANG Sari, Diaz; Daud, Daudi; Gunawan, Muhammad; Ningsih, Dwi Putri Wahyu; Muhammad, Syauqi; Kartika, Fakhri Nazif
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 12 No. 2 (2025): 2025 Desember
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v12i2.508

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran WhatsApp Group dalam meningkatkan partisipasi aktif warga pada musyawarah desa di RT.05 Kelurahan Tobek Godang, Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus terhadap 15 informan yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WhatsApp Group RT.05 yang beranggotakan ±65 KK telah menjadi media komunikasi digital yang efektif dalam menyebarkan informasi musyawarah desa. Tingkat partisipasi warga meningkat dari sebelumnya menjadi 47% (60-71 KK dari 150 KK) dengan 80% warga mengakui mengetahui informasi musyawarah melalui WhatsApp. Namun, pola komunikasi masih dominan satu arah dengan hanya 40% warga yang aktif merespons. Faktor pendukungnya meliputi kemudahan akses informasi dan efektivitas kualitas layanan, sedangkan faktor penghambatnya adalah rendahnya literasi digital sebagian warga dan lemahnya interaksi dua arah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa WhatsApp Group berperan signifikan dalam meningkatkan partisipasi warga, namun perlu optimalisasi untuk menciptakan komunikasi yang lebih interaktif dan partisipatif.
STRATEGI KOMUNIKASI GURU DALAM MEMBENTUK WAWASAN KEBANGSAAN SISWA DI SEKOLAH Sari, Diaz; Windari , Hanisa Tri; Winata, Gendis Aghisca; Farezy, Virgi; Suhendri, Arwin
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 12 No. 2 (2025): 2025 Desember
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v12i2.518

Abstract

Dalam konteks negara Indonesia yang multikultural, wawasan kebangsaan menjadi hal esensial yang harus ditanamkan sejak usia dini. Sekolah sebagai institusi pendidikan formal memegang peran penting dalam membentuk karakter dan semangat kebangsaan siswa. Guru, sebagai ujung tombak pendidikan, dituntut memiliki strategi komunikasi yang tepat untuk menyampaikan nilai-nilai kebangsaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi komunikasi guru dalam membentuk wawasan kebangsaan siswa di MTs Hasanah, mengidentifikasi metode dan media yang digunakan, serta mengetahui respon siswa terhadap strategi tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan pendekatan komunikasi interpersonal dan kelompok, serta memanfaatkan media pembelajaran kontekstual dan religius. Respon siswa terhadap strategi yang diterapkan guru tergolong positif, ditandai dengan meningkatnya partisipasi siswa dalam kegiatan yang bersifat nasionalis dan religius. Kesimpulannya, strategi komunikasi guru di MTs Hasanah efektif dalam menanamkan wawasan kebangsaan kepada siswa.