Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FORMULASI TABLET EKSTRAK ETANOL DAUN SALAM (SYZYGIUM POLYANTHUM) DENGAN VARIASI AVICEL PH 101 DAN AMPROTAB SEBAGAI BAHAN PENGERING Serahli, Ubun Fadli; Kartono, Teguh Hary; Prayogi, Syaiful; L, Nur Afni
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 1 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v13i1.6199

Abstract

Penggunaan tanaman sebagai obat trasdisional pembuatan dan bentuk sediaanya masih sederhana, sehingga kurang diminati karena kurang praktis. Pengolahan suatu tanaman obat menjadi bentuk sediaan yang mudah digunakan sangat perlu untuk dilakukan, Daun salam (Syzygium polyanthum) merupakan rempah-rempahan dan sudah digunakan secara turun temurun untuk pengobatan, seperti untuk pengobatan kolesterol tinggi, kencing manis (diabetes mellitus), tekanan darah tinggi (hipertensi), sakit maag (gastritis), diare, dan asam urat. Ekstrak daun salam dapat diformulasikan menjadi bentuk sediaan tablet. Tujuan riset ini untuk memeperoleh formula optimal tablet ekstrak etanol daun salam dengan avicel PH 101 dan amprotab sebagai pengering. Metode SLD di terapkan dalam penentuan formula dengan bantuan aplikasi Design Expert. Tablet berhasil diformulasikan dengan kombinasi optimum avicel pH 101 - amprotab pada komposisi 114,77 dan 5,23 mg.
Formulasi Granul Effervescent Kombinasi Simplisia Seledri (Apium graveolens L.) dan Teh Hijau (Camellia sinensis) untuk Pengembangan Produk Nutrasetikal Serahli, Ubun Fadli; Prayogi, Syaiful; Mulyanto, Baedi; Maulana, Luthfi Hidayat; Maulin, Ilva; Afriani, Fenti Ida
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 15, No 1 (2026): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v15i1.9817

Abstract

Penyakit degeneratif merupakan salah satu penyebab utama penurunan kualitas hidup manusia. Upaya pencegahan dan penanganannya dapat didukung melalui konsumsi produk nutrasetikal berbasis bahan alam yang memiliki aktivitas biologis. Seledri (Apium graveolens L.) dan teh hijau (Camellia sinensis) merupakan tanaman yang banyak dibudidayakan di Indonesia dan diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, fenolat, dan antioksidan yang berpotensi sebagai agen nutrasetikal. Namun, pemanfaatannya belum optimal karena kurangnya bentuk sediaan yang praktis dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengoptimasi sediaan granul effervescent kombinasi ekstrak seledri dan teh hijau dengan variasi bahan asam-basa (asam sitrat, asam tartarat, dan natrium bikarbonat) menggunakan pendekatan Simplex Lattice Design (SLD) berbantuan Design Expert Software. Parameter yang diamati meliputi waktu larut, pH larutan, sifat alir granul, serta respon organoleptik. Hasil analisis diharapkan menghasilkan formula optimum yang memenuhi kriteria fisik dan stabilitas yang baik serta memiliki potensi sebagai produk nutrasetikal. Penelitian ini mendukung pengembangan teknologi sediaan berbasis bahan alam dan kemandirian bahan baku obat di Indonesia. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan produksi massal dan komersialisasi produk granul effervescent kombinasi seledri dan teh hijau sebagai minuman nutrasetikal fungsional.