Panca Kursistin Handayani
Universitas Muhammadiyah Jember

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA TIPE KEPRIBADIAN EKSTROVERTINTROVERT DENGAN KECENDERUNGAN POSTPARTUM BLUES PADA IBU PASCA MELAHIRKAN SECARA CESAR Nira Catur Maharani; Panca Kursistin Handayani
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v10i1.290

Abstract

Pencapaian peran perempuan dewasa dalam penyesuaian untuk memulaipola hidup baru, dari seorang remaja menjadi dewasa dan kemudian berubahmenjadi seorang istri dan akhirnya menjadi seorang ibu dengan kehamilan,melahirkan, pasca persalinan akan menentukan bagi kebahagiaan mereka. Namun,jika ibu tidak merasa bahagia di kehamilan dan persalinan, dapat menyebabkankegagalan proses penyesuaian yang dapat beralih ke postpartum blues. Postpartumblues dapat pula dipengaruhi oleh karakteristik kepribadian ibu ataufaktor-faktor sosial maupun biologis.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tipekepribadian dan kecenderungan postpartum blues pada ibu pasca melahirkan.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan mempergunakan teknikinsidental sampling. Subjek penelitian ini adalah 35 ibu pada rentang pascamelahirkan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Srikandi, Jember.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi tipekepribadian dan kecenderungan post-partum blues berada pada tingkatsignifikansi 0,344 dan 5% dari 0,334. Nilai koefisien korelasi lebih besar daritingkat signifikansi 5% sehingga dapat dikatakan bahwa ada hubungan yangsignifikan antara dua variabel, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima.
PSYCHOLOGICAL WELL BEING NARAPIDANA LAPAS KLAS IIA JEMBER YANG MENJADI TAHANAN PENDAMPING Prastin Maulana; Panca Kursistin Handayani
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v11i1.309

Abstract

Penelitian bertujuan memberikan gambaran psychological well beingNarapidana Lapas Klas IIA Jember yang menjadi tahanan pendamping. Subjekberjumlah empat orang napi yang menjadi tahanan pendamping. Metodepengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumen.Peneliti menggunakan analisis tematik untuk mengintegrasikan beberapa temayang didapat dalam penelitian.Hasil penelitian menemukan bahwa subjek menilai menjadi tahananmerupakan salah satu proses pembinaan yang bertujuan untuk menjadikan merekamenjadi lebih baik. Selama berada di Lapas subjek belajar menjalin relasi denganorang lain, berproses untuk menjadi manusia yang lebih baik, mengembangkandiri menjadi lebih baik, dalam segi spritualitas, mentaati peraturan, menjalinrelasi, dan mengambil manfaat positif dari pembinaan untuk prosespengembangan diri mereka. Subjek mulai merencanakan tujuan hidup, apabilatelah bebas nantinya untuk menjadi manusia yang lebih baik, tidak mengulangikesalahan lagi, serta menjadi ayah dan kepala keluarga yang bertanggungjawab.Selama berada di Lapas subjek berproses mencapai tujuannya dengan caramendekatkan diri kepada Allah SWT.
Gambaran Motivasi Belajar pada Siswa SMP Negeri 1 Sukowono Vikry Yusuf Rizki; Iin Ervina; Panca Kursistin Handayani
Jurnal Psikologi Vol. 1 No. 1 (2023): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v1i1.1941

Abstract

Learning motivation is the inner drive that a person needs to make decisions, have the drive to perform better, and to achieve goals by changing a person's behavior or personality depending on certain practices or experiences, especially students at the junior high school (SMP) education level. This age is between 12 and 15 years, where the child is already in the early stages of adolescence, at this time the child must undergo mental development and develop new attitudes towards discipline, values ​​and interests related to learning. A quantitative approach was taken to explore these objectives. The respondents in this research were students at SMP Negeri 1 Sukowono in grades 7 and 8 with a total of 152 students. The learning motivation scale is the main method of data collection in this research. Researchers used the Chernis and Goleman learning motivation scale consisting of several statement items regarding the urge to achieve something, commitment, initiative and optimism which was adapted by Gregorius (2014) totaling 50 items with a reliability value using Cronbach's Alpha of 0.942. The research results showed that some 80 students who had a learning motivation of 52.6% were in the low category and 72 students with a percentage of 47.4% were in the high category. This shows that the majority of students have relatively low learning motivation. Apart from that, students are also still not good at achieving implementation of aspects of their learning motivation, so efforts need to be made to improve every aspect of students' learning motivation.