Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kajian Tentang Perlindungan Hukum Konsumen Indonesia Dalam Pembelian dan Penjualan online Febri Falisa Putri; Sylvia Mufarrochah; Achmad Murtadho; Elsa Assari
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70193/cendekia.v3i2.221

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas perlindungan konsumen dalam konteks jual beli daring dan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan perlindungan tersebut. Metode penelitian pendekatan kualitatif dengan tujuan memahami fenomena secara jelas dan ringkas konteks hukum dan perilaku konsumen. Subjek penelitian dapat mencakup konsumen individu yang melakukan pembelian barang atau jasa secara online dan penjual pelaku usaha yang menawarkan produk atau layanan melalui platform digital. Pengumpulan data wawancara dengan konsumen dan penjual untuk mendapatkan perspektif mereka mengenai perlindungan hukum yang ada serta mengadakan diskusi kelompok terfokus dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan dari lembaga perlindungan konsumen, pengacara, dan akademisi. Menganalisis informasi koding mengidentifikasi tema-tema utama dari wawancara dan diskusi kelompok. Hasil penelitian beberapa pasal dalam undang-undang tersebut, seperti pasal 19 hingga 26, memberikan kerangka kerja untuk perlindungan konsumen, namun masih terdapat kekurangan dalam hal penegakan hukum dan kesadaran masyarakat mengenai hak-hak mereka sebagai konsumen.
Pengaruh Harga, Fasilitas, Sistem Pembayaran, dan Cashback Terhadap Keputusan Pembelian Perumahan Maulidah, Dina Nur; Lailatun Nafisa; Ninik Churniawati; Achmad Murtadho; Muhammad Bagas Raditya Prasdianto
Jurnal Transparan Institut Teknologi dan Bisnis Yadika Vol. 17 No. 2 (2025): JURNAL TRANSPARAN
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Yadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53567/jtrans.v17i2.120

Abstract

Ada banyak persaingan di pasar real estat, jadi penting bagi pengembang untuk mengetahui apa yang membuat orang membeli. Diskon, barang gratis, pembayaran mudah, dan bentuk bantuan keuangan lainnya hanyalah beberapa alat pemasaran yang tersedia bagi bisnis. Meskipun demikian, tidak semua pertimbangan sama pentingnya ketika memutuskan untuk membeli. Akibatnya, pengaruh harga, fasilitas, metode pembayaran, dan cashback pada pembelian rumah diselidiki dalam studi ini. Pembelian perumahan sebagian dan secara bersamaan dipengaruhi oleh harga, fasilitas, metode pembayaran, dan insentif; studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memeriksa pengaruh-pengaruh ini. Teknik studi ini bersifat kuantitatif, dan menggunakan sejumlah sampel yang dipilih secara acak. Studi ini menemukan bahwa harga memiliki sedikit efek negatif pada kecenderungan konsumen untuk membeli. Pembelian juga sangat dipengaruhi oleh fasilitas, metode pembayaran, dan cashback. Oleh karena itu, pelanggan lebih peduli dengan alternatif pembayaran pengembang, kemudahan, dan keuntungan tambahan daripada perbandingan harga.
PENGARUH INFLUENCER DAN FLASH SALE TERHADAP IMPULSE BUYING DENGAN MODERASI SELF CONTROL Mu'afa, nabila_adzroul; Ninik Churniawati; Harfiahani Indah Rakhma Ningtyas; Achmad Murtadho; Muhammad Bayhaqi
Jurnal Transparan Institut Teknologi dan Bisnis Yadika Vol. 17 No. 2 (2025): JURNAL TRANSPARAN
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Yadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53567/jtrans.v17i2.128

Abstract

Maraknya kasus penipuan online di Indonesia tidak lantas menurunkan minat masyarakat untuk berbelanja di platform e-commerce. Meskipun risiko penipuan digital semakin meningkat, justru masih banyak konsumen yang melakukan pembelian impulsif atau impulse buying. Bahkan, riset menunjukkan bahwa mayoritas konsumen di Indonesia cenderung melakukan pembelian di luar daftar belanja mereka. Sehingga diperlukan kajian mendalam untuk memahami faktor pemicunya. Tingginya penggunaan media sosial, khususnya TikTok Shop di kabupaten Pasuruan menjadikan wilayah ini rentan terhadap promosi digital. Studi ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh influencer dan flash sale terhadap impulse buying dengan self control sebagai variabel moderasi. Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna TikTok Shop di Kabupaten Pasuruan dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa influencer dan flash sale berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying. Selain itu, self control terbukti memoderasi hubungan antara flash sale dengan impulse buying, namun tidak memoderasi hubungan antara influencer dengan impulse buying. Simpulan penelitian ini adalah strategi promosi digital melalui influencer dan flash sale mampu meningkatkan terjadinya impulse buying pada pengguna TikTok Shop di Kabupaten Pasuruan, namun tingkat self control individu tetap menjadi faktor penting dalam menekan dorongan belanja impulsif, khususnya pada promosi berbasis flash sale. Kata kunci: Influencer, Flash sale, Impulse buying, Self control.
Assessing the Role of Islamic Jurisprudence in Climate Change Mitigation: Toward a Sharia-Informed Environmental Justice Framework Achmad Murtadho; Agusniar Rizka Luthfia
Harmony Philosophy: International Journal of Islamic Religious Studies and Sharia Vol. 1 No. 3 (2024): International Journal of Islamic Religious Studies and Sharia
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70062/harmonyphilosophy.v1i3.325

Abstract

Climate change presents a significant global challenge that requires urgent and comprehensive action to mitigate its adverse effects on ecosystems, society, and the economy. Islamic jurisprudence, with its rich ethical framework, offers valuable insights into environmental justice, presenting a Sharia-informed approach to climate change mitigation. This study explores how principles of Sharia, such as Hifz al-Bi'ah (protection of the environment), Amanah (trust), and Isrāf (prohibition of wastefulness), can form a robust foundation for addressing environmental issues. Islamic law emphasizes the responsibility of humans as stewards of the Earth, encouraging sustainable resource management and the prevention of environmental degradation. The study further discusses how Sharia provides a proactive approach to environmental justice, focusing on prevention rather than simply reacting to environmental damage. Additionally, it explores how Islamic principles align with international environmental frameworks, offering a holistic approach to climate justice that respects both local traditions and global imperatives. The findings highlight the potential for integrating Sharia-based principles into contemporary environmental policies, particularly in Muslim-majority regions, where these values can enhance the legitimacy and effectiveness of climate change mitigation efforts. The paper concludes with recommendations for further research on the practical integration of Sharia principles into global climate policies and calls for collaboration among Islamic scholars, legal experts, and environmentalists to develop actionable, Sharia-based environmental policies that contribute to global climate action.