Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pengaruh Jumlah Penduduk, IPM, dan TPT terhadap Kemiskinan di DIY 2018–2023 Gabriel Eksousia Oktaf; Jeane Talakua
Serat Acitya Vol. 14 No. 1 (2025): April:Jurnal Ilmiah Serat Acitya
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/xgvfdp26

Abstract

This study aims to analyze the influence of population size, Human Development Index (HDI), and Open Unemployment Rate (OUR) on poverty levels in regencies/cities of Special Region of Yogyakarta during 2018-2023 period. The research employed quantitative design with panel data regression analysis approach across five regencies/cities in DIY. Secondary data were obtained from official publications of Statistics Indonesia Yogyakarta Province and analyzed using Fixed Effect Model and Random Effect Model with Stata 17 software. The research findings indicate that HDI has negative and significant effect on poverty level, suggesting that improvement in human resource quality effectively reduces poverty. OUR proved to have positive and significant effect on poverty, confirming that increased unemployment raises poverty levels. Conversely, population size shows no significant influence on poverty in DIY. These findings provide strategic implications for local government to prioritize investment in education and health sectors as well as job creation programs in poverty alleviation efforts. High inter-regional heterogeneity indicates the necessity for policy approaches tailored to specific characteristics of each regency/city in DIY.
Pengembangan Ekonomi Melalui Pendampingan UMKM dengan Pemanfaatan Potensi Lokal di Desa Mandiri Geneng Jati, Jati; Jeane Talakua
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 6 No. 7 (2025): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v6i7.8910

Abstract

The development of Micro, Small, and Medium Enterprises in Geneng Village had experienced a derivation. However, it can be seen that currently the development of Micro, Small and Medium Enterprises is starting to improve again. The village government's policy has been quite effective in developing Micro, Small and Medium Enterprises in Geneng Village. Labor absorption has also been quite high, although there are some Micro and Small Medium Enterprises business owners who are just developing. This is also supported by new product innovations, packaging, and marketing methods that can increase selling value. A good product certainly starts with quality raw materials and proper processing during the production process. Not only varied product innovations, but also promotion through digital media. Currently, many Micro, Small and Medium Enterprises in Geneng Village have marketed products using social media as the fastest means of promotion in this modern era. The increase in income or turnover is supported by better financial records, so that the owner or manager of Micro, Small and Medium Enterprises can know the development of the business periodically. The hope of the Geneng Village Government is that Micro, Small and Medium Enterprises in Geneng Village can continue to grow and develop even better in the future and increasingly open up employment opportunities for the surrounding community.
Literasi Navigasi Digital: Memanfaatkan Google Maps Untuk Meningkatkan Visibilitas UMKM Desa Banyubiru: Pengabdian Dyah Maya Nihayah; Agus Hermanto; Prasetyo Ari Bowo; Annis Nurfitriana Nihayah; Jeane Talakua; Fredericho Mego Sundoro; Putri Patria Kusuma
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2412

Abstract

The knowledge of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Banyubiru Village in utilizing digital technology has an impact on the visibility of their businesses in an increasingly competitive market. Google Maps is one platform that can be used to effectively increase the reach of business information and promotion, but its use is still not optimal among MSME players. This community service activity aims to improve digital navigation literacy through training on the use of Google Maps for MSMEs in Banyubiru Village. The implementation methods include socialization, technical training on creating and managing business profiles on Google Maps, direct mentoring, and evaluation of platform utilization. The activity was attended by 30 SME operators with diverse business backgrounds. The results showed an increase in participants' skills in creating business profiles, uploading product photos, updating information, and responding to customer reviews. Post-activity evaluations showed an increase in the online reach of business information, as indicated by an increase in the number of searches and visits to business locations. In conclusion, digital navigation literacy based on Google Maps can be an effective strategy to support promotion and expand the market for SMEs in rural areas.
Kontribusi Usaha Ayam Broiler Terhadap Peningkatan Pendapatan Masyarakat Desa Haruni Ode; Rumbiati; Parmini; Eva Yuniarti Utami; Jeane Talakua
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 5 No. 7 (2024): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v5i7.4402

Abstract

Ayam broiler atau ayam potong merupakan jenis ayam pedaging dari hasil persilangan ayam yang memiliki produktivitas yang tinggi terutama dalam memproduksi daging ayam. Usaha ayam broiler ini merupakan usaha kecil menengah, tetapi jenis usaha yang memberikan peluang sangat besar tidak hanya untuk masyarakat yang memiliki usaha saja, namun juga masyarakat yang bekerja dan terlibat dalam usaha ini. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif deskriptif dimana data yang diperoleh bergantung pada informasi yang diberikan oleh para informan. Oleh karena itu, informan yang dipilih dalam proses pengambilan data ada beberapa informan seperti pengusaha, pekerja dan pedagang. Subjek penelitiannya adalah masyarakat yang memiliki usaha ayam broiler serta masyarakat yang terlibat di dalam usaha ayam broiler tersebut seperti peternak, pekerja dan pedagang. broiler ini dalam meningkatkan pendapatan masyarakat Desa diperoleh keterangan dari masyarakat yang terlibat dalam usaha ini seperti pengusaha, peternak dan pedagang bahwa usaha ini mampu mencukupi dan meningkatkan pendapatan masyarakat sehingga dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Berdasarkan hasil penelitian usaha ayam broiler ini berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan masyarakat Desa. Dari hasil usaha ayam broiler ini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat bahkan dapat mengembangkan usahanya sehingga menjadi lebih besar. Para pengusaha tidak langsung memasarkan hasil ternaknya, namun dipasarkan oleh para pedagang, sehingga banyak masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan berinisatif untuk berdagang terutama menjual ayam.
IMPLEMENTASI PEMBANGUNAN PENDIDIKAN ANAK SUKU TOGUTIL DI DESA BABURINO, KABUPATEN HALMAHERA TIMUR Jeane Talakua; Rukoyah
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 05 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat adalah suatu kegiatan yang bertujuan membantu masyarakat tertentu dalam beberapa aktivitas. Kegiatan pengabdian yang kami lakukan pada Masyarakat Suku Togutil Di Desa Baburino, Halmahera Timur. Suku Togutil juga merupakan salah satu komunitas etnik yang masih memegang tradisi hingga saat ini. Sehingga mereka mengalami ketertinggalan dalam pencapaian pemenuhan kebutuhan hidup sebagai manusia, salah satunya adalah Pendidikan. Faktor keterpencilan ini juga menyebabkan suku Togutil tidak menjadi bagian dari proses pembangunan sebagaimana masyarakat pada umumnya. Sehingga tujuan pengabdian ini untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat Desa Baburino terkhusus melihat tantangan, hambatan, solusi dan peluang dari Pembangunan Pendidikan bagi anak-anak suku Togutil yang tinggal di Desa Baburino. Dengan adanya kegiatan ini akhirnya dapat kita simpulkan dan memberikan beberapa hal penting untuk menjadi rekomendasi upaya perbaikan pembangunan pendidikan anak-anak suku Togutil. Pertama, kebiasaan belajar anak dalam keluarga suku Togutil di Desa Baburino disesuaikan dengan kondisi budaya, lingkungan serta keyakinan Masyarakat. Kedua, Minimnya pengetahuan dan pemahaman orangtua tentang pendidikan berdampak pada kebiasaan belajar anak dalam membaca, menulis , dan berhitung. , tidak ada fasilitas sarana dan prasarana serta tenaga guru yang dibangun di Desa Baburino yang dibangun oleh pemerintah hanya sebatas rencana. Ketiga, Anak-anak usia sekolah harus menempuh Pendidikan dengan jarak yang begitu jauh, salah satu faktor yang mempengaruhi minat sekolah pada anak-anak Suku Togutil. Keempat, Social capital yang dimiliki oleh sebagian orang tua yaitu motivasi yang terus mendukung kehidupan Pendidikan anak-anak suku Togutil agar dapat memperbaiki diri dan masa depan. Melalui pengabdian ini, saran kami kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Timur sebagai pengambil kebijakan untuk dapat menyediakan fasilitas sarana dan prasarana pendidikan di Desa Baburino. Selain itu, pemerintah harus mampu menyediakan sumber daya guru yang sesuai dan dapat membantu pelaksanaan program Pendidikan bagi anak-anak suku yang dapat menyesuaikan dengan kondisi budaya setempat. Selanjutnya kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur agar dapat menyediakan pemukiman yang layak bagi masyarakat suku Togutil.
PENGEMBANGAN DAN KEUNTUNGAN USAHA KULINER GORENGAN DI KOTA AMBON Jeane Talakua; Al Fitriyani Rumatiga; Ferdy S. Nasela; Nilton Gaspar T G Sequeira; Patmawati Binar; Lafenia Basar; Hania Ningrum Tuasika; Andri Titdoy; Afdalin Umaha; Firgi Achmad Alhabsyi; Cici Aisya Pelu; Vera Marselina Kdise; Nanda Daiffa Rahareng; Gibran Firmansyah Samal
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 1 No. 04 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketatnya persaingan merupakan resiko terbesar pada peluang usaha gorengan, namun bila dapat menjaga rasa, ukuran dan harga juga membentuk strategi pemasaran yang baik maka resiko ini dapat dihindari oleh para pedagang gorengan. Wirausaha kecil seringkali dihadapkan pada tantangan yang unik, seperti akses terhadap modal, peningkatan kualitas produk dan layanan, serta peraturan bisnis yang beragam. Namun, mereka juga memiliki potensi untuk mendorong inklusi sosial dan ekonomi, serta menjawab tantangan kemiskinan dan pengangguran di berbagai wilayah Indonesia salah satunya di Kota Ambon. Kota Ambon, sebagai salah satu kota di Indonesia yang terletak di kepulauan Maluku, memiliki karakteristik unik dalam hal budaya dan kuliner. Salah satu aspek yang mencolok adalah keberagaman makanan tradisional yang ada di daerah ini. Di tengah perubahan budaya dan ekonomi yang terjadi, usaha kecil berfokus pada produksi dan penjualan gorengan telah menjadi bagian internal dari kehidupan sehari-hari masyarakat Kota Ambon. Wirausaha kecil yang menjalankan usaha gorengan memainkan peran penting dalam memenuhi permintaan makanan dan pada saat yang bersamaan menciptakan lapangan kerja di tingkat lokal.
SAGO FOREST ECOTOURISM POTENTIAL IN NEGERI RUTONG SOUTH LEITIMUR DISTRICT Jeane Talakua; Rukoyah
JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES Vol. 1 No. 03 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The sago forest ecotourism program in Negeri Rutong has developed into a form of tourism that can conserve nature and empower the community. Sago forest ecotourism in Negeri Rutong is one of the more specific forms of ecotourism and as a tool to realize sustainable tourism development, where the village government / Negeri Rutong and local communities have control over development and management so that many benefits both economically, socio-culturally, and benefits to the conservation of the natural environment. Sago forest ecotourism in Negeri Rutong finds its significance as a protection tool against environmental, economic, social and cultural impacts arising from tourism development. In terms of the environment, the development of sago forest ecotourism provides income for conservation areas and is also able to reduce negative impacts on protected natural resources. If explored carefully, sago has multi-functions and multipurpose. So that the people of Rutong with their local knowledge and sago tradition fully participate in supporting government policies to manage and preserve sago sustainably.
FULFILLMENT OF POLITICAL RIGHTS OF VULNERABLE GROUPS WITH DISABILITIES AND INCLUSIVE ELECTION STEPS IN 2024 IN LEIHITU DISTRICT, CENTRAL MALUKU REGENCY Jeane Talakua
JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES Vol. 1 No. 03 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The right steps that must be taken by election organizers for people with disabilities in the political system as a 'disability perspective' will teach this nation the importance of the human side. Because balanced policies for every citizen who has diverse backgrounds and conditions will also be needed. Inclusive steps that must be taken by the government of election organizers in Central Maluku Regency, especially Leihitu District towards the disabled voter group, which according to data is 140 people with special needs for each person in order to participate in the election process in 2024. The first step is to define the type of disability in order to make it easier to fulfill the rights of each vulnerable group of voters with disabilities. The second step is for people with disabilities to receive a polling station that suits their individual needs in Leihitu Sub-district. The third step is to create social sensitivity in all circles of society. The fourth step needs to be considered is Supervision as one of the election organizing institutions that have supervisory duties must have a tiered strategy. The fifth step is socialization and advertising that can be accessed by people with disabilities in every village in Leihitu District. There needs to be improvements at the level of implementers in the field that must be adapted to the needs of each vulnerable group of voters with disabilities.
NEWS PRESENTATION STYLE OF BERITAKITA ONLINE MAGAZINE PT. FREEPORT INDONESIA Jeane Talakua; Ajel Christina
JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES Vol. 2 No. 01 (2024): FEBRUARY 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This writing uses a descriptive qualitative approach with primary and secondary data collected through observation, interviews, documentation, and literature review. The informants of this research came from the Corporate Communication Department which takes care of the company's communication activities including the creation of the internal magazine Berita Kita. The results showed that e-BeritaKita Online Magazine uses an issue selection style in the news and a news presentation and development style. Issues in news are defined as predictable events that involve various aspects of news. The magazine also applies the 5W+1H formula with follow-up news in its news presentation. In addition, evaluation is carried out to see whether the results that have been carried out are appropriate or not. This evaluation involves several indicators such as the number of visits, impressions, clicks, downloads, reading time, and feedback from readers. Surveys and interviews are also conducted with readers to find out their level of satisfaction, interest and preferences for the news presented. The goal is to always improve the quality and impact of the news presented in accordance with the goals and vision of the magazine.
Kontribusi Usaha Ayam Broiler Terhadap Peningkatan Pendapatan Masyarakat Desa Haruni Ode; Rumbiati; Parmini; Eva Yuniarti Utami; Jeane Talakua
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 5 No. 7 (2024): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v5i7.4402

Abstract

Ayam broiler atau ayam potong merupakan jenis ayam pedaging dari hasil persilangan ayam yang memiliki produktivitas yang tinggi terutama dalam memproduksi daging ayam. Usaha ayam broiler ini merupakan usaha kecil menengah, tetapi jenis usaha yang memberikan peluang sangat besar tidak hanya untuk masyarakat yang memiliki usaha saja, namun juga masyarakat yang bekerja dan terlibat dalam usaha ini. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif deskriptif dimana data yang diperoleh bergantung pada informasi yang diberikan oleh para informan. Oleh karena itu, informan yang dipilih dalam proses pengambilan data ada beberapa informan seperti pengusaha, pekerja dan pedagang. Subjek penelitiannya adalah masyarakat yang memiliki usaha ayam broiler serta masyarakat yang terlibat di dalam usaha ayam broiler tersebut seperti peternak, pekerja dan pedagang. broiler ini dalam meningkatkan pendapatan masyarakat Desa diperoleh keterangan dari masyarakat yang terlibat dalam usaha ini seperti pengusaha, peternak dan pedagang bahwa usaha ini mampu mencukupi dan meningkatkan pendapatan masyarakat sehingga dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Berdasarkan hasil penelitian usaha ayam broiler ini berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan masyarakat Desa. Dari hasil usaha ayam broiler ini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat bahkan dapat mengembangkan usahanya sehingga menjadi lebih besar. Para pengusaha tidak langsung memasarkan hasil ternaknya, namun dipasarkan oleh para pedagang, sehingga banyak masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan berinisatif untuk berdagang terutama menjual ayam.