Articles
Epistemologi Anarkisme
Fauziyah, Erlina
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57235/jahe.v2i1.5831
Terdapat satu hal yang harus ditekankan terkait materi ini bahwa “Anarkisme” yang dimaksud disini bukanlah Anarkisme secara filosofi politik atau gerakan yang skeptis terhadap aturan- aturan yang ditetapkan oleh pemerintah, melainkan anarkisme secara epistemologi yang sering disebut sebagai “Epistemologi Anarkisme” atau “Epistemological Anarchism” dalam bahasa Inggris. Istilah Epistemologi Anarkisme ini sendiri merupakan bagian dari salah satu metode dalam pemerolehan suatu ilmu (Filsafat Ilmu) yang memiliki arti yang sangat berbeda dengan Anarkisme dari sisi politik. Dalam bidang kajian Filsafat Ilmu terdiri dari dua dimensi, yaitu Dimensi Teknis dan Dimensi Paradigmatis. Adapun “Epistemologi” atau nilai yang mendasari cara perolehan ilmu termasuk pada Dimensi Paradigmatis dalam bidang Filsafat Ilmu. Tokoh yang menguasai bidang Epistemologi secara spesifik adalah Paul Karl Feyerabend. Sedangkan tokoh yang menguasai Dimensi Paradigmatis secara umum adalah Thomas Samuel Kuhn. Maka dari itu, dalam pembahasan Epistemologi Anarkisme ini, terdapat dua tokoh utama dengan masing-masing perspektifnya yang akan dijelaskan lebih rinci pada makalah ini.
Post biopsy evaluation of mucoepidermoid carcinoma excision on maxillary using CBCT: a case report
Fauziyah, Erlina;
Pamungkas, Aries Sugih Budhiana;
Cahyareni, Firlana;
Hanafi, Eva Yulianti;
Gustianto, Yudhy;
Pramanik, Farina;
Putri, Annisa
Jurnal Radiologi Dentomaksilofasial Indonesia (JRDI) Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Radiologi Dentomaksilofasial Indonesia (JRDI)
Publisher : Ikatan Radiologi Kedokteran Gigi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32793/jrdi.v9i1.1294
Objectives: The purpose of this case study is to report the postoperative evaluation of a case of Mucoepidermoid Carcinoma occurring in the maxilla using CBCT. Case Report: A 44-year-old woman came to the Dental Radiology Installation of the Padjadjaran University Dental and Oral Hospital with complaints of swelling in the right maxillary region since 1 year ago accompanied by pain and could not open her mouth. The patient brought a referral letter for CBCT photos with a clinical diagnosis of Maxillary Tumour Dextra Post Biopsy Excision in the Maxillary Dextra region with HPA Mucoepidermoid Carcinoma a.r Maxillary Dextra. CBCT results showed tooth loss in areas 16, 17, and 18 accompanied by trabeculae loss at the posterior alveolar process support and partial bone thinning at the maxillary tuberosity. The loss of some hard tissue was likely part of the tissue taken for biopsy. The average density in these areas was ± 49 HU. Conclusion: Lesions can be analysed using qualitative and quantitative methods with 3D CBCT.
Mutiara Iman, Islam, dan Ihsan Melalui Tadabur Alquran
Fauziyah, Erlina
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57235/jerumi.v3i1.5818
Tadabur Alquran merupakan salah satu metode penting dalam memahami makna dan hikmah yang terkandung dalam kitab suci. Dengan tadabur, seseorang tidak hanya membaca ayat-ayat Alquran secara tekstual, tetapi juga merenungkan dan mengaplikasikan ajaran-ajarannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana konsep iman, Islam, dan ihsan dapat digali dan diperkuat melalui tadabur Alquran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan menganalisis ayat-ayat Alquran yang berkaitan dengan ketiga konsep tersebut serta pemikiran ulama tafsir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tadabur Alquran tidak hanya meningkatkan pemahaman seseorang terhadap ajaran Islam, tetapi juga memperkuat kualitas keimanan dan ketakwaan, sehingga mendorong seseorang untuk mencapai tingkat ihsan dalam ibadah dan kehidupan sosialnya.
Metode Analisis Teks dan Implementasinya
Fauziyah, Erlina;
Saihu, Made
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 2, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57235/sakola.v2i1.5424
Analisis teks merupakan metode yang semakin populer dalam berbagai disiplin ilmu untuk menggali informasi berharga dari data teks yang masif. Makalah ini menyajikan tinjauan komprehensif mengenai berbagai metode analisis teks, mulai dari analisis konten tradisional hingga pendekatan berbasis pembelajaran mesin yang lebih canggih. Selain itu, makalah ini juga membahas implementasi metode analisis teks dalam berbagai bidang, seperti ilmu sosial, humaniora, dan bisnis. Melalui kajian literatur dan contoh kasus, makalah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang potensi dan tantangan dalam penerapan metode analisis teks.
Epistemologi Anarkisme
Fauziyah, Erlina
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57235/jahe.v2i1.5831
Terdapat satu hal yang harus ditekankan terkait materi ini bahwa “Anarkisme” yang dimaksud disini bukanlah Anarkisme secara filosofi politik atau gerakan yang skeptis terhadap aturan- aturan yang ditetapkan oleh pemerintah, melainkan anarkisme secara epistemologi yang sering disebut sebagai “Epistemologi Anarkisme” atau “Epistemological Anarchism” dalam bahasa Inggris. Istilah Epistemologi Anarkisme ini sendiri merupakan bagian dari salah satu metode dalam pemerolehan suatu ilmu (Filsafat Ilmu) yang memiliki arti yang sangat berbeda dengan Anarkisme dari sisi politik. Dalam bidang kajian Filsafat Ilmu terdiri dari dua dimensi, yaitu Dimensi Teknis dan Dimensi Paradigmatis. Adapun “Epistemologi” atau nilai yang mendasari cara perolehan ilmu termasuk pada Dimensi Paradigmatis dalam bidang Filsafat Ilmu. Tokoh yang menguasai bidang Epistemologi secara spesifik adalah Paul Karl Feyerabend. Sedangkan tokoh yang menguasai Dimensi Paradigmatis secara umum adalah Thomas Samuel Kuhn. Maka dari itu, dalam pembahasan Epistemologi Anarkisme ini, terdapat dua tokoh utama dengan masing-masing perspektifnya yang akan dijelaskan lebih rinci pada makalah ini.
Mutiara Iman, Islam, dan Ihsan Melalui Tadabur Alquran
Fauziyah, Erlina
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57235/jerumi.v3i1.5818
Tadabur Alquran merupakan salah satu metode penting dalam memahami makna dan hikmah yang terkandung dalam kitab suci. Dengan tadabur, seseorang tidak hanya membaca ayat-ayat Alquran secara tekstual, tetapi juga merenungkan dan mengaplikasikan ajaran-ajarannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana konsep iman, Islam, dan ihsan dapat digali dan diperkuat melalui tadabur Alquran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan menganalisis ayat-ayat Alquran yang berkaitan dengan ketiga konsep tersebut serta pemikiran ulama tafsir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tadabur Alquran tidak hanya meningkatkan pemahaman seseorang terhadap ajaran Islam, tetapi juga memperkuat kualitas keimanan dan ketakwaan, sehingga mendorong seseorang untuk mencapai tingkat ihsan dalam ibadah dan kehidupan sosialnya.
Metode Analisis Teks dan Implementasinya
Fauziyah, Erlina;
Saihu, Made
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 2, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57235/sakola.v2i1.5424
Analisis teks merupakan metode yang semakin populer dalam berbagai disiplin ilmu untuk menggali informasi berharga dari data teks yang masif. Makalah ini menyajikan tinjauan komprehensif mengenai berbagai metode analisis teks, mulai dari analisis konten tradisional hingga pendekatan berbasis pembelajaran mesin yang lebih canggih. Selain itu, makalah ini juga membahas implementasi metode analisis teks dalam berbagai bidang, seperti ilmu sosial, humaniora, dan bisnis. Melalui kajian literatur dan contoh kasus, makalah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang potensi dan tantangan dalam penerapan metode analisis teks.
A potential endodontic misdiagnosis: periapical central giant cell granuloma
Cahyareni, Firlana;
Hanafi, Eva Yulianti;
Romdlon, Mahindra Awwaludin;
Fauziyah, Erlina;
Gustianto, Yudhy;
Pramanik, Farina;
Sam, Belly;
Muryani, Anna
Jurnal Radiologi Dentomaksilofasial Indonesia (JRDI) Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Radiologi Dentomaksilofasial Indonesia (JRDI)
Publisher : Ikatan Radiologi Kedokteran Gigi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32793/jrdi.v9i2.1295
Objectives: The purpose of this case study was to report a periapical central giant cell granuloma post-endodontic treatment. Case Report: A 32-year-old female patient presented to the Dental Radiology Unit of Dental Hospital Universitas Padjadjaran with a CBCT referral letter, diagnosed clinically with periapical abscess of tooth 22 post-endodontic treatment. The patient had a history of coming to the emergency room with a fair general condition and complained of pain and swelling of the left upper lip. The CBCT result demonstrated a large radiolucent lesion at the periapical of tooth 22 with a well-defined border that extended to the apical area of tooth 21. There was a cortical destruction on the palatal and labial alveolar bone. Density analysis revealed an average density of 145.2 Grayscale. Conclusion: Lesions might be analysed using both qualitative and quantitative methods with CBCT 3D. These methods lead to the suspicion of periapical central giant cell granuloma in this case's lesion. Keywords: Periapical central giant cell granuloma, endodontic lesion, CBCT 3D
Invasion palatum oral squamous cell carcinoma to the maxillary sinus investigation: case report
Gustianto, Yudhy;
Fauziyah, Erlina;
Hanafi, Eva Yulianti;
Cahyareni, Firlana;
Epsilawati, Lusi
Jurnal Radiologi Dentomaksilofasial Indonesia (JRDI) Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Radiologi Dentomaksilofasial Indonesia (JRDI)
Publisher : Ikatan Radiologi Kedokteran Gigi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32793/jrdi.v10i1.1391
Objectives: This case report aims to analyze the specific characteristics of Oral Squamous Cell Carcinoma (OSCC) and its rare invasion of the palate. Case Report: A 49-year-old male patient came to the Dental Radiology Installation of RSGM FKG UNPAD with a referral letter for a Cone Beam Computed Tomography (CBCT) examination. Based on the patient's anamnesis, he complained of swelling on the roof of the mouth that had lasted for 3 months, accompanied by pain, trismus, and persistent bad breath. Oral hygiene was poor; there was plaque, stains, and pale gums. The patient is an active smoker, smoking 1-2 packs per day; there is no history of similar diseases in the family. On extraoral examination, facial asymmetry was found due to swelling on the right cheek. On intraoral examination, gingival hyperplasia was found, accompanied by ulceration and reddish lesions on the roof of the mouth. The patient previously underwent a biopsy and excision of the roof of the mouth. Previous panoramic X-ray results showed lesions with unclear boundaries. On CBCT radiography, bone damage with irregular bone invasion and signs of malignancy indicate the characteristics of Squamous Cell Carcinoma (OSCC). 3D CBCT examination can be performed to accurately analyze and determine further diagnosis. Conclusion: 3D CBCT radiography can be used as a supporting examination to analyze specific characteristics in OSCC cases. The results of CBCT analysis can be a guideline in planning pre-operative follow-up to be carried out.
Bilateral mumps in an adult female mimicking mandibular lesions on panoramic radiography: a case report
Fauziyah, Erlina;
Epsilawati, Lusi;
Lubis, Ratih Trikusumadewi
Jurnal Radiologi Dentomaksilofasial Indonesia (JRDI) Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Radiologi Dentomaksilofasial Indonesia (JRDI)
Publisher : Ikatan Radiologi Kedokteran Gigi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32793/jrdi.v10i1.1501
Objectives: The purpose of this case study is to report a case of quite painful facial swelling observed on a panoramic radiograph and diagnosed as Bilateral Mumps. Case Report: A 34-year-old woman came to the Radiology Department with complaints of throbbing pain accompanied by swelling in the right and left mandible. The swelling has been present for 5 days, and the pain worsens when eating. In addition, the patient complains of having a fever and being unable to sleep. Physical examination revealed a body temperature of 38.6°C; the patient appeared lethargic and weak. Extraoral examination shows the lower part of the face is swollen, symmetrical between the left and right sides, with increased surface temperature of the lesion, and upon palpation, it feels soft and painful when touched. During the intraoral examination, no swelling was observed. The results of the panoramic radiograph examination show a diffuse radiolucent image spread from the angle to the ramus of the left and right mandible. There are no changes in the structure of the cortical bone of the mandible. From the panoramic examination, a suspect radiodiagnosis of bilateral mumps on the right and left mandible was found. Conclusion: Mumps is an infection of the salivary glands caused by a virus. On panoramic radiography, the image is more indicative of the formation of osteolytic lesions in the form of radiolucent foci with varying diameters and ill-defined borders. Pockets spread in the inflamed area, and in this case, panoramic radiography can recognize the condition.