Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : IPSSJ

Fenomena Sound Horeg dan Ancaman Tersembunyi: Kajian Hipotetik NIHL dan Dampak Pada Fungsi Kognitif Asfarina Prihandini; Jodii Arlan Kurnia
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 03 Agustus (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena sound horeg, yaitu penggunaan sistem audio berdaya tinggi dalam acara sosial masyarakat Indonesia, telah menjadi bagian dari ekspresi budaya yang dilegitimasi secara sosial. Namun, praktik ini menyimpan potensi risiko kesehatan yang sering diabaikan, yaitu terhadap pendengaran. Paparan suara keras berulang dapat menyebabkan Noise-Induced Hearing Loss (NIHL). NIHL adalah gangguan pendengaran permanen akibat kerusakan sel rambut koklea. Lebih jauh, NIHL juga berhubungan dengan penurunan fungsi kognitif melalui berbagai mekanisme, seperti auditory deprivation, Cognitive load theory, dan Social isolation pathway. Kajian ini bertujuan untuk merumuskan hipotesis konseptual mengenai keterkaitan antara fenomena sound horeg, NIHL, dan penurunan kognitif. Metode yang digunakan adalah kajian literatur terhadap studi-studi relevan dari 2010–2025 yang membahas paparan kebisingan, NIHL, dan dampak kognitifnya. Hasil studi menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk memahami dampak jangka panjang dari kebisingan oleh sound horeg terhadap kesehatan masyarakat. Kajian ini menjadi langkah awal untuk membuka diskursus ilmiah, mendorong penelitian primer di Indonesia, serta menyusun kebijakan mitigasi kebisingan pada acara budaya lokal.
TANTANGAN DIAGNOSIS TUBERKULOSIS TULANG PADA ANAK: LAPORAN KASUS DAN IMPLIKASI BAGI MANAJEMEN RUMAH SAKIT Corina Primanda Rahman; Jodii Arlan Kurnia
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 07 Desember (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Tuberkulosis (TBC) tulang pada anak merupakan bentuk TBC ekstraparu yang jarang dan sering terlambat terdiagnosis karena gejala awal tidak spesifik serta keterbatasan pemeriksaan konvensional. Deskripsi Kasus: Dilaporkan seorang anak laki-laki usia 3 tahun dengan keluhan nyeri tungkai dan pincang progresif tanpa riwayat trauma. Pemeriksaan radiologi awal dan tes tuberkulin menunjukkan hasil tidak mendukung, sementara kondisi klinis memburuk hingga tidak dapat berjalan. Pemeriksaan lanjutan menunjukkan paraparese dan hasil TB-LAM urin positif. Pasien mendapat terapi obat anti-tuberkulosis fase intensif dan fisioterapi dengan perbaikan klinis signifikan setelah satu bulan. Pembahasan: Kasus ini menyoroti peran TB-LAM urin sebagai alat bantu diagnosis non-invasif pada TBC tulang anak ketika pemeriksaan standar tidak konklusif. Implikasi Manajerial: Diperlukan penguatan clinical pathway, sistem rujukan, dan akses diagnostik untuk mencegah keterlambatan diagnosis. Simpulan: Integrasi pendekatan klinis dan manajerial penting untuk meningkatkan luaran pasien TBC pediatrik.