Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Buzzohero's Strategy in Forming Engagement through Social Commerce on TikTok Live Streaming Islahiyah, Hannidah; Pratiwi, Gebby Septia Akhdev; Hasanah, Nabila Sekar Arum
Journal of Communication and Public Relations Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Communication & Public Relations
Publisher : LSPR Institute of Communication & Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/105004220253

Abstract

Digital marketing is developing more and more significantly, especially since the Covid-19 pandemic in 2020. The decision to stay at home in several countries including Indonesia has forced various levels of society to work from home. As a result, many individuals use social media to carry out activities such as seeking entertainment, socializing, and shopping for daily necessities. This change in behaviour brings fresh air to the Indonesian advertising industry. The use of social media for commercial, entertainment and social purposes has become a new phenomenon called social media commerce. Buzzohero as a Social Media Advertising Platform takes this opportunity by optimizing the TikTok Live Streaming feature in marketing products from various brands, which are their clients. This study aims to analyse Buzzohero's strategy in forming engagement through Social Commerce on TikTok Live Streaming. This study uses a qualitative methodology with an interpretive paradigm. The data collection technique uses interviews as primary data. While the secondary data the authors obtained through observations on TikTok Live Streaming content, documentation, and literature. The results of this research analysis associated using the RACE model (Reach, Act, Convert, and Engage) as a digital marketing framework representing distinct stages of the marketing process that is widely used that facilitates the development and implementation of successful marketing strategies.
Penguatan Literasi Media Sebagai Strategi Meningkatkan Kesadaran Digital dalam Berkomunikasi Siswa SMK Triguna Utama Syarif Hidayatullah Nabila Sekar Arum Hasanah; Novita Intan Sari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Komunikasi Vol. 2 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT ILMU KOMUNIKASI
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.png.v2i2.50193

Abstract

Perkembangan pesat teknologi digital membawa perubahan signifikan dalam cara berkomunikasi, terutama kalangan pelajar. Kebermanfaatan dan dampak positif dari perkembangan teknologi informasi dan media digital beriringan dengan munculnya tantangan besar yang dihadapi. Kurangnya literasi media dapat membawa dampak negatif bagi siswa, baik dalam hal pola pikir, kebiasaan, maupun kesiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja yang semakin bergantung pada teknologi. Distraksi dari media sosial serta kurangnya literasi menjadi hal yang dipandang perlu dalam mencapai komunikasi yang efektif dan beretika. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dalam tema penguatan literasi media bertujuan agar terciptanya budaya literasi media yang lebih sehat di lingkungan sekolah dan masyarakat luas, khususnya SMK Triguna Utama Syarif Hidayatullah. Melalui kegiatan sosialisasi pemahaman dasar konsep literasi media dan pelatihan interaktif, siswa tidak hanya menjadi peserta yang aktif. Ketertarikan siswa terhadap topik yang dibahas menjadi indikator bahwa siswa mulai menyadari pentingnya memahami literasi media secara lebih mendalam. Pelatihan interaktif yang dikemas dalam permainan “hoax hunter” memberikan simulasi nyata kepada siswa dalam berpikir kritis, memverifikasi setiap informasi yang didapat, dan berdiskusi untuk menentukan kebenaran informasi. Kegiatan ini menjadi ruang temu yang bermakna antara dunia akademik dan pendidikan vokasional, dimana ilmu pengetahuan dikemas secara aplikatif untuk menjawab tantangan komunikasi di era digital. Kata kunci: Literasi Media, Kesadaran Digital, dan Sosialisasi.
Taaruf Digital (Studi Etnografi Virtual Komunikasi Termediasi Komputer Pada Rumah Taaruf Myquran) Sari, Novita Intan; Hasanah, Nabila Sekar Arum
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i4.8859

Abstract

Munculnya jejaring sosial memunculkan peluang bagi layanan biro jodoh online, termasuk Rumah Taaruf myQuran, yang menawarkan proses taaruf Islami secara daring. Penelitian ini memfokuskan pada komunikasi termediasi komputer (CMC) dalam proses taaruf online menggunakan pendekatan etnografi virtual. Penelitian mengkaji bagaimana pola interaksi di ruang media, pengaturan privasi pada dokumen media, pengaruh teknologi dari level objek media, serta pengaruh komunitas dari level pengalaman. Fenomena taaruf online menunjukkan gejala budaya siber, meskipun lebih mendekati digital socialities, yaitu pergaulan digital yang dimediasi internet. Dalam konteks ini, CMC digunakan sebagai teori utama, di mana komunikasi manusia berlangsung melalui media komputer untuk mencapai tujuan tertentu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik wawancara, serta paradigma cyberculture untuk memahami nilai-nilai budaya dalam komunikasi daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa email menjadi medium utama dalam proses taaruf online, mencerminkan realitas ideal bagi pengguna dalam menyampaikan pesan secara efektif dan privat. Penelitian ini menelusuri komunikasi sebagai artefak budaya dalam era digital, menyoroti bagaimana teknologi membentuk interaksi sosial yang baru dalam konteks pencarian jodoh Islami.
Implementasi Prinsip Persuasif Robert Cialdini dalam Figur Rasulullah SAW Utomo, Anggayuh Gesang; Emilio, Kevin Rizki; Hasanah, Nabila Sekar Arum
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 6, No 2 (2023): December 2023
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v6i2.204

Abstract

Menjadi seorang pemimpin yang baik haruslah bisa menjelaskan dan bertindak secara persuasif serta dalam kepemimpinannya harus bisa menjadi tauladan dan tuntunan kepada yang dipimpin guna tercapainya sebuah tujuan yang telah ditetapkan. Rasulullah SAW telah membuktikan komunikasi persuasi yang tepat digunakan sebagai pemimpin bahkan dalam keadaan krisis sekalipun. Komunikasi persuasi digunakan Rasulullah untuk meredam emosi pengikutnya kala itu dan mampu mengubah emosi negatif menjadi emosi positif. Penelitian ini terbatas pada implementasi prinsip persuasif Robert Cialdini dalam diri Rasulullah SAW. Tujuan dari penelitian ini dimaksudkan untuk menegetahui prinsip apa saja yang terdapat dalam figur Rasulullah SAW, dan prinsip manakah yang paling tepat untuk menjadikan seseorang sebagai pemimpin yang baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Rasulullah SAW memiliki semua prinsip persuasif dalam dirinya, dan merupakan pemimpin yang jujur, berkomitmen, dan konsisten.
Konstruksi Citra Sekolah SDIT Melalui Strategi Komunikasi Pemasaran Berbasis AI Astri Octaviani; Nabila Sekar Arum Hasanah; Munaldi Munaldi
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12353

Abstract

The study purpose was to analyze the construction of school image at Integrated Islamic Elementary Schools (SDIT) through artificial intelligence-based marketing communication strategies, particularly in the context of digital branding and public trust building. Materials and methods. This study used a descriptive qualitative method with a constructivist paradigm. Data were collected through digital observation of school social media and website content, in-depth interviews, documentation, and literature review related to educational branding, organizational image, and artificial intelligence in marketing communication. Results. The findings show that SDIT Qur’an Mumtaz Robbani has used AI through website optimization supported by SEO, generative AI for promotional copy and visual design, social media engagement analysis, content scheduling, and chatbot-based information services. These practices help the school deliver information more efficiently, build interaction with parents, and represent itself as a modern, religious, responsive, and innovative Islamic educational institution. Conclusions. AI-based marketing communication contributes to the construction of a competitive school image in the digital era. The school image is formed through repeated digital symbols, visual content, religious narratives, and responsive communication that shape public perception and trust toward the institution.
Program Internal Komunitas Digital dan Kapasitas Penjualan Anggota Affiliatepreneurs.id: Analisis pada Digital Product Knowledge dan Self-Efficacy Fikri Azis; Nabila Sekar Arum Hasanah
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2026): Juli 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i4.1276

Abstract

Komunitas digital berbasis perempuan semakin berperan strategis sebagai ekosistem pembelajaran nonformal dalam ekonomi digital Indonesia yang tumbuh pesat. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh program internal komunitas Affiliatepreneurs.id terhadap digital product knowledge dan self-efficacy penjualan anggota. Pendekatan kuantitatif eksplanatif dengan metode survei diterapkan pada 51 anggota aktif yang dipilih melalui purposive sampling, dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Power analysis Cohen (1988) menjustifikasi ukuran sampel: N = 51 memberikan daya statistik memadai (0,80) untuk mendeteksi effect size menengah pada alpha = 0,05. Secara deskriptif, program internal komunitas (mean = 4,12), digital product knowledge (mean = 4,18), dan self-efficacy penjualan (mean = 4,05) berada pada kategori tinggi. Namun secara inferensial, program komunitas tidak berpengaruh signifikan terhadap digital product knowledge (R² = 0,001; Sig. = 0,834) maupun self-efficacy penjualan (R² = 0,062; Sig. = 0,078), meskipun keduanya menunjukkan arah positif. Temuan ini mengindikasikan paradoks kepuasan-dampak: anggota mempersepsikan program komunitas secara positif, namun persepsi tersebut belum menghasilkan perubahan kapasitas yang terukur secara statistik. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi literatur pembelajaran nonformal berbasis komunitas, self-efficacy pemasaran digital, dan pemberdayaan ekonomi perempuan dalam ekosistem affiliate marketing Indonesia, sekaligus menjadi dasar evaluatif bagi pengelola komunitas 
Taaruf Digital (Studi Etnografi Virtual Komunikasi Termediasi Komputer Pada Rumah Taaruf Myquran) Novita Intan Sari; Nabila Sekar Arum Hasanah
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 3 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i4.8859

Abstract

Munculnya jejaring sosial memunculkan peluang bagi layanan biro jodoh online, termasuk Rumah Taaruf myQuran, yang menawarkan proses taaruf Islami secara daring. Penelitian ini memfokuskan pada komunikasi termediasi komputer (CMC) dalam proses taaruf online menggunakan pendekatan etnografi virtual. Penelitian mengkaji bagaimana pola interaksi di ruang media, pengaturan privasi pada dokumen media, pengaruh teknologi dari level objek media, serta pengaruh komunitas dari level pengalaman. Fenomena taaruf online menunjukkan gejala budaya siber, meskipun lebih mendekati digital socialities, yaitu pergaulan digital yang dimediasi internet. Dalam konteks ini, CMC digunakan sebagai teori utama, di mana komunikasi manusia berlangsung melalui media komputer untuk mencapai tujuan tertentu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik wawancara, serta paradigma cyberculture untuk memahami nilai-nilai budaya dalam komunikasi daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa email menjadi medium utama dalam proses taaruf online, mencerminkan realitas ideal bagi pengguna dalam menyampaikan pesan secara efektif dan privat. Penelitian ini menelusuri komunikasi sebagai artefak budaya dalam era digital, menyoroti bagaimana teknologi membentuk interaksi sosial yang baru dalam konteks pencarian jodoh Islami.
The Intersection of Entertainment and Commerce: Buzzohero’s TikTok Strategy in Social Commerce Hannidah Islahiyah; Gebby Septia Akhdev Pratiwi; Nabila Sekar Arum Hasanah
Journal of Communication and Public Relations Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Communication & Public Relations
Publisher : LSPR Institute of Communication & Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/105004220253

Abstract

Digital marketing is developing more and more significantly, especially since the Covid-19 pandemic in 2020. The decision to stay at home in several countries including Indonesia has forced various levels of society to work from home. As a result, many individuals use social media to carry out activities such as seeking entertainment, socializing, and shopping for daily necessities. This change in behaviour brings fresh air to the Indonesian advertising industry. The use of social media for commercial, entertainment and social purposes has become a new phenomenon called social media commerce. Buzzohero as a Social Media Advertising Platform takes this opportunity by optimizing the TikTok Live Streaming feature in marketing products from various brands, which are their clients. This study aims to analyse Buzzohero's strategy in forming engagement through Social Commerce on TikTok Live Streaming. This study uses a qualitative methodology with an interpretive paradigm. The data collection technique uses interviews as primary data. While the secondary data the authors obtained through observations on TikTok Live Streaming content, documentation, and literature. The results of this research analysis associated using the RACE model (Reach, Act, Convert, and Engage) as a digital marketing framework representing distinct stages of the marketing process that is widely used that facilitates the development and implementation of successful marketing strategies.