Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KEKUATAN HUKUM SURAT PERNYATAAN PENGUASAAN FISIK BIDANG TANAH (SPPFBT) BAGI PEMEGANGNYA Agisty, Fauziah
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 3 (2025): Vol. 7 No. 3 Edisi 2 April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i3.3229

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the legal strength of the Physical Land Possession Statement within Indonesia's national land law framework. The letter holds a crucial position as a form of acknowledgment for physical control over land by individuals or communities, especially in areas not yet covered by systematic land registration. Using normative and juridical legal approaches, this research focuses on a case study of the Supreme Court Decision No. 34/Pdt.G/2017/PN Bjb as a concrete representation of agrarian conflict between the Physical Land Possession Statementholders. Through the examination of legal provisions such as the Basic Agrarian Law of 1960 and Government Regulation No. 24 of 1997, the study reveals that the Physical Land Possession Statement can serve as strong evidence of land ownership when formal requirements are fulfilled and good faith is present. These findings are expected to contribute to the protection of land rights under physical control and provide a legal foundation for resolving land disputes involving informal land tenure documentationKeywords: Agrarian Law, Land Ownership, Statement Letter of Physical Land Possession.
Pembaharuan Hukum Agraria dan Perlindungan Hak-Hak Masyarakat Hukum Adat Efrizon, Efrizon; Agisty, Fauziah; Galgani, Malino Gemma; Kasman S, Mochammad; Utomo, Prihadi
Locus Journal of Academic Literature Review Vol 4 No 2 (2025): May
Publisher : LOCUS MEDIA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56128/ljoalr.v4i2.428

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi pembaharuan hukum agraria dan dampaknya terhadap perlindungan hak ulayat Masyarakat Hukum Adat (MHA) Minangkabau melalui kerangka pluralisme hukum. Menggunakan pendekatan yuridis-empiris, studi kasus ini menganalisis kesenjangan antara pengakuan de jure dan perlindungan de facto. Temuan menunjukkan implementasi hukum negara, seperti Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), seringkali menegasikan hukum adat dan melemahkan otoritas lembaga adat, meskipun terdapat pengakuan formal dalam UUPA dan Peraturan Daerah. Interaksi hukum cenderung kompetitif, mencerminkan pluralisme hukum lemah. Diperlukan reformasi yang mengakomodasi hukum adat secara substantif.
Budaya Hukum di Era Digital: Implikasi Sosial dan Kultural Media Sosial Dalam Penegakan Hukum Efrizon, Efrizon; Agisty, Fauziah; Kasman S, Mochammad
Locus Journal of Academic Literature Review Vol 4 No 3 (2025): June
Publisher : LOCUS MEDIA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56128/ljoalr.v4i3.476

Abstract

Penelitian ini menganalisis implikasi sosial dan kultural perubahan budaya hukum masyarakat Indonesia di era digital dalam penegakan hukum di Indonesia, menggunakan teori sistem hukum Friedman. dengan pendekatan kualitatif deskriptif. melalui wawancara, studi dokumentasi, dan observasi digital, ditemukan bahwa teknologi informasi dan media sosial secara signifikan mengubah sikap, nilai ( transparansi, akuntabilitas), dan harapan (responsivitas) masyarakat terhadap penegakan hukum. Perubahan budaya hukum ini memberikan tekanan pada lembaga penegak hukum untuk beradaptasi, meningkatkan transparansi, dan menjaga kepercayaan publik di tengah dinamika digital yang cepat berubah.