Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ISLAM YANG HUMANIS PADA MASA KEPEMIMPINAN KHULAFAUR RASYIDIN Hawary, M. Shofiyyur Rahman; Gunawan, Hendra; Apip, M.; Banjarnaor, Riadi; Rifaldi, Muhammad; Darimus, Darimus
Jurnal Al-Fatih Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 1 Januari-Juni 2025
Publisher : STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61082/alfatih.v8i1.471

Abstract

This article aims to explore the concept of non-violent Islamic education based on the practices and principles implemented by the Khulafaur Rasyidin, namely Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar ibn Khattab, Utsman ibn Affan, and Ali ibn Abi Thalib. This study employs a qualitative approach using library research and historical-critical analysis of classical and contemporary literature. The findings reveal that the Khulafur Rasyidin prioritized educational principles grounded in compassion, dialogue, exemplary conduct, and community empowerment, while firmly rejecting physical and verbal violence in educational practices. Each caliph demonstrated a unique yet consistent approach rooted in humanistic and just Islamic values. The study concludes that the non-violent educational model exemplified by the Khulafaur Rasyidin is highly relevant for addressing modern educational challenges, particularly in developing a character-based and dignified learning system.
Shalahuddin Al-Ayyubi: Sang Legendaris Di Balik Pembebasan Yerusalem Hawary, M. Shofiyyur Rahman; Syah, , M. Akil Fathur Rahman; Roza, Ellya
Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur'an Vol. 5 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Jogoroto Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/hq.v5i2.344

Abstract

Artikel ini membahas peran penting Shalahuddin Al-Ayyubi dalam pembebasan Yerusalem selama perang salib pada abad ke-12. Salahuddin, sebagai pemimpin Muslim visioner, tidak hanya dikenal karena strategi militernya yang brilian, tetapi juga karena sikapnya yang adil dan kebijaksanaannya dalam memimpin. Artikel ini menggunakan penelitian kualitatif historis dengan mengumpulkan data primer dan sekunder dari perpustakaan atau library research. Adapun pendekatan yang dilakukan, penelitian ini menggunakan pendekatan analitik dengan tehnik analisis teks. Dengan menganalisis dan menelusuri latar belakang sejarah dan konteks politik saat itu. Artikel ini mengungkapkan perjalanan Shalahuddin dalam menyatukan dunia Islam dan melawan penindasan. Melalui kemenangan di pertempuran Hattin, ia berhasil merebut kembali Yerusalem dan mengembalikan statusnya sebagai pusat spiritual bagi umat Islam. Artikel ini juga mengeksplorasi warisan yang ditinggalkan Salahuddin, yang hingga kini tetap menjadi simbol keberanian dan persatuan dalam sejarah Islam.