Rostiana, Lusi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Kesehatan Membangun Keluarga Berkualitas dengan Program Keluarga Berencana di Desa Tugumukti Kabupaten Bandung Barat Mulyani, Irma; Rustendi, Salma Sania; Azzahra, Rahmi Erliana; Yosan, Katarina Oktaviany; Oktapiani, Resvi; Nurzanah, Dian Siti; Munawar, Rohimah; Rostiana, Lusi; Mutiara, Fahsya Aulia; Salama, Meutia Putri; Dyanti, Susi Eka Kusman; Karlina, Intan
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i1.735

Abstract

Menurut Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Pasangan Usia Subur (PUS) merupakan pasangan suami istri yang istrinya berusia 15-49 tahun dan masih haid. PUS perlu menjaga dan memanfaatkan kematangan organreproduksinya dengan menekan angka kelahiran menggunakan program Keluarga Berencana (KB). Pada tahun 2021,menurut data Badan Pusat Statistik Kab. Bandung Barat, terdapat 321.992 PUS namun hanya sekitar 74% (237.780) yangaktif mengikuti program KB. Penyuluhan kesehatan dengan tema "Membangun Keluarga Berkualitas dengan Program Keluarga Berencana" dilaksanakan di Desa Tugumukti, Kabupaten Bandung Barat, dengan sasaran utama PUS. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman PUS tentang pentingnya perencanaan keluarga dalammenciptakan keluarga yang sehat dan sejahtera. Penyuluhan ini dihadiri oleh 10 PUS yang diharapkan dapat memahamimanfaat program KB dalam mengatur jumlah dan jarak kelahiran, serta dampaknya terhadap kesehatan ibu dan anak. Metode yang digunakan meliputi kegiatan pretest dan post-test, presentasi materi, dan diskusi interaktif untuk memberikan informasi yang komprehensif mengenai pilihan metode, manfaat, serta cara akses layanan KB yang tersedia. Penyuluhan ini berhasil meningkatkan pengetahuan PUS di Desa Tugumukti mengenai program KB. Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat Desa Tugumukti dalam mengikuti program KB untuk mewujudkan keluarga berkualitas.
Peningkatan Kepatuhan Imunisasi Bayi dan Balita Melalui Edukasi Kebidanan Komunitas di Desa Galih Pakuwon Kabupaten Garut Mulyani, Irma; Hidayah, Anisa Nurul; Yosan, Katarina Oktaviany; Suyanti, Natasya Sri; Al Ma’wa, Zellyatu; Rostiana, Lusi; Nursakinah, Ririn; Putri, Laras Kusuma
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma (in Progress)
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1299

Abstract

Imunisasi merupakan salah satu upaya preventif yang efektif dalam mencegah penyakit menular pada bayi dan balita. Namun, cakupan imunisasi dasar di beberapa wilayah pedesaan masih belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap imunisasi dasar lengkap melalui pendekatan kebidanan komunitas. Kegiatan dilaksanakan di Desa Galih Pakuwon RW 07, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, melalui Kuliah Lapangan Kebidanan (KLK). Metode yang digunakan adalah Community-Based Research (CBR) dengan tahapan Survei Mawas Diri, penyuluhan kesehatan, pendampingan keluarga, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa cakupan imunisasi bayi dan balita masih berada di bawah target nasional, dengan tingkat imunisasi DPT dan Polio sebesar 62,5%. Faktor penyebab rendahnya cakupan imunisasi meliputi kurangnya pengetahuan orang tua, kekhawatiran terhadap efek samping imunisasi, serta rendahnya kunjungan ke posyandu. Kegiatan edukasi dan pendampingan yang dilakukan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manfaat imunisasi dan mendorong partisipasi aktif dalam pelayanan kesehatan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa peran bidan dan mahasiswa kebidanan dalam edukasi komunitas sangat penting untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.