Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dinamika Transnasional Trafficking Dalam Perspektif Keamanan Non-Tradisional: Analisis Implikasi Terhadap Tatanan Global Kontemporer Anggresti, Refatika
CENDEKIA : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Vol. 2 No. 5 (2025): CENDEKIA : Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah, Mei 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/cendekia.v2i5.1181

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena trafficking sebagai ancaman keamanan non-tradisional yang signifikan dalam konteks hubungan internasional kontemporer. Melalui pendekatan konstruktivisme sosial dan teori sekuritisasi, studi ini menganalisis bagaimana trafficking manusia telah bertransformasi menjadi isu strategis yang mengancam stabilitas kawasan dan tatanan global. Penelitian ini menerapkan metodologi kualitatif dengan pendekatan studi kasus komparatif yang berfokus pada kawasan Asia Tenggara dan Eropa Timur sebagai episentrum jaringan trafficking transnasional. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kompleksitas trafficking sebagai kejahatan terorganisir lintas batas memerlukan pendekatan multilateral yang komprehensif, melibatkan interaksi antara aktor negara dan non-negara dalam kerangka tata kelola global. Studi ini berkontribusi pada pengembangan kerangka konseptual tentang sekuritisasi isu-isu non-tradisional dan menawarkan rekomendasi kebijakan untuk memperkuat rezim anti-trafficking pada tingkat regional dan internasional melalui penguatan mekanisme koordinasi multilateral dan harmonisasi kerangka hukum.
NEGATIVE PEACE KONFLIK AZERBAIJAN DAN ARMENIA DI KAWASAN NAGORNO-KARABAKH PADA 2023-2024 Firdaus, Muhammad Ikhsan; Anggresti, Refatika; Hanggarini, Peni
Mondial: Jurnal Hubungan Internasional Vol 2, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Al-azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/mondial.v2i2.4869

Abstract

Sejak 1988 Nagorno-Karabakh menjadi wilayah rebutan antara Azerbaijan dengan Armenia. Penelitian ini mengkaji konsep negative peace dalam konflik Azerbaijan-Armenia pasca serangan terakhir Azerbaijan pada 20 September 2023, yang dimana serangan ini memenangkan Azerbaijan, dan membuat Azerbaijan kembali menguasai Nagorno-Karabakh. Azerbaijan berupaya merebut kembali Nagorno-Karabakh untuk memulihkan kedaulatan, sementara Armenia melakukannya demi kepentingan etnis dan stabilitas domestik. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan mempelajari dokumen, yang tersedia. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa konflik ini masih berada pada fase negative peace, kondisi dimana kekerasan berhenti, tapi tanpa menyelesaikan akar masalah konflik Nagorno-Karabakh. Belum adanya sistem, atau kesepakatan damai antara Azerbaijan dengan Armenia juga membuat konflik ini masih pada tahap negative peace.