Pratama, Rifky Aryo Wahyu
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pencegahan Kekerasan Seksual Melalui Edukasi Berbasis Audiovisual di MTs Al Maarif 02 Singosari Malang Kusuma Wardani, Sheila; Ilmiah, Aisyah Asih Nur; Latifa, Dina Tiara; A’yun, Ziskino Qurota; Pratama, Rifky Aryo Wahyu
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/kdrkm.v6i1.11964

Abstract

Kekerasan seksual merupakan masalah sosial yang masih terjadi dengan serius di kalangan remaja, disebabkan oleh kurangnya pemahaman dan kesadaran tentang bentuk serta dampak kekerasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas program sosialisasi "Gen Z Nir Kekerasan Seksual" yang dilaksanakan di MTs Almaarif 02 Singosari dengan populasi berjumlah 162 siswa. Penelitian ini menguji 90 sampel dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi digunakan untuk memahami perubahan persepsi siswa sebelum dan sesudah sosialisasi. Hasilnya menunjukkan bahwa setelah kegiatan sosialisasi, pemahaman siswa mengenai kekerasan seksual meningkat secara signifikan. Sebelum program, hanya 67% siswa yang dapat mengidentifikasi berbagai bentuk kekerasan seksual, angka ini meningkat menjadi 89% setelahnya. Selain itu, terdapat perubahan dalam sikap siswa terhadap korban, di mana persentase siswa yang menyalahkan korban menurun dari 27% menjadi 5%. Metode audio visual dan diskusi interaktif yang digunakan terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran tentang kekerasan seksual. Kesimpulannya, program ini berhasil memberikan edukasi komprehensif kepada siswa mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan seksual. Untuk memastikan efektivitas jangka panjangnya, disarankan agar program serupa dilakukan secara berkala dengan pendekatan yang lebih interaktif dan melibatkan berbagai pihak, termasuk guru dan orang tua
THE ROLE OF DIGITAL TECHNOLOGY IN ENHANCING UNIVERSITY RESPONSE TO SEXUAL VIOLENCE Ningsih, Anita Andriya; Istiadah, istiadah; Pratama, Rifky Aryo Wahyu; Tamami, Abi Syamsudin
EGALITA Vol 20, No 2 (2025): December (In Press)
Publisher : Pusat Studi Gender UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/egalita.v20i2.38404

Abstract

Abstract An effective and transparent sexual violence reporting system is crucial for addressing this issue, but in many universities in Indonesia, the existing systems are often inadequate, facing obstacles such as the incapability of the reporting system and the social stigma that blames victims. This study uses a qualitative approach with a case study design, aiming to explore how digital technology can enhance universities' responses to sexual violence, particularly at Maliki Islamic University, as well as the needs that must be met by the university in implementing digital technology for handling sexual violence. The research results indicate that a digital reporting system, whether through an application or an internal web platform, allows reporters to report anytime and from anywhere with a high level of anonymity, reducing psychosocial barriers that usually prevent victims from reporting. Additionally, this system speeds up case management by digitally documenting data, which facilitates verification, follow-up, and efficient report management. Furthermore, clear internal policies and protection of reporter privacy are crucial to ensure that the system operates effectively and safely. Overall, this study suggests that the implementation of digital technology can improve the sexual violence reporting system in universities, but technical and policy challenges must be addressed to ensure that the system operates sustainably and delivers maximum positive impact. Keywords: Sexual violence, the role of digital reporting systems, digital technology, Institutional response.Abstrak Sistem pelaporan kekerasan seksual yang efektif dan transparan sangat penting untuk menangani isu ini, namun di banyak perguruan tinggi di Indonesia, sistem yang ada sering kali tidak memadai, dengan hambatan seperti ketidakmampuan sistem pelaporan dan stigma sosial yang menyalahkan korban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, dengan tujuan untuk mengeksplorasi bagaimana teknologi digital dapat meningkatkan respons universitas terhadap kekerasan seksual, khususnya di Maulana Malik Ibrahim Malang, serta kebutuhan yang harus dipenuhi oleh universitas dalam menerapkan teknologi digital untuk menangani kekerasan seksual Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pelaporan digital, baik melalui aplikasi maupun platform web internal, memungkinkan pelapor untuk melapor kapan saja dan dari mana saja dengan tingkat anonimitas yang tinggi, mengurangi hambatan psikososial yang biasanya menghalangi korban untuk melapor. Selain itu, sistem ini mempercepat proses manajemen kasus dengan mendokumentasikan data secara digital, yang memudahkan verifikasi, tindak lanjut, dan pengelolaan laporan secara efisien. Selain itu, kebijakan internal yang jelas dan perlindungan terhadap privasi pelapor sangat penting untuk memastikan sistem ini berjalan secara efektif dan aman. Secara keseluruhan, penelitian ini menyarankan bahwa penerapan teknologi digital dapat meningkatkan sistem pelaporan kekerasan seksual di perguruan tinggi, namun tantangan teknis dan kebijakan harus diatasi agar sistem ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif yang maksimal. Kata Kunci: Kekerasan seksual; Peran sistem pelaporan digital; Teknologi digital; Respon institusi