Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kejahatan Cyber: Motif dan Implikasi terhadap Keamanan Nasional Ayubi, Adim Isral; Ahmadin, Ahmadin; Bakhtiar, Bakhtiar
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6027

Abstract

Mendeskripsikan terkait kejahatan cyber atau cybercrime, motif-motif yang mendasari terjadinya kejahatan cyber, implikasi yang ditimbulkan akibat kejahatan cyber terhadap keamanan Nasional dan tujuan penelitian yang empat yaitu untuk mengetahui upaya pencegahan yang dapat dilakukan terhadap kejahatan cybercrime. Metode  penelitian ini menggunakan studi kepustakaan (library research) yakni dengan mengumpulkan data yang diambil dari sejumlah literatur baik dari buku, jurnal, ataupun karya ilmiah lain yang mendukung dan berkaitan dengan penelitian ini. Analisis data yang penulis gunakan adalah analisis deskriptif, yaitu menganalisis semua sumber yang diperoleh terkait artikel ini, kemudian menemukan motif dan impliksinya kejahatan cybercrime. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaiman kejahatan cyber atau cybercrime, motif-motif kejahatan Cyber (Cybercrime) dan implikasinya serta upaya pencegahan kejahatan cyber terhadap Keamanan Nasional. Hasil penelitian ini adalah (1) Kejahatan cyber atau Cybercrime adalah ancaman yang nyata dan terus berkembang seiring kemajuan teknologi  (2) Motif kejahatan cyber atau cybercrime terhadap keamanan Nasinoal yaitu motif individu,ekonomi,politik dan Kriminal. Motif para pelaku dalam melakukan kejahatan ini tidak hanya karena uang, tetapi juga untuk mencari kesenangan. Adapun motif berdasarkan pada kegiatannya (3) Implikasinya yang dapat berdampak terhadap keamanan nasinoal yaitu menargetkan infrastruktur kritis, mencuri data sensitif, menyebarkanluaskan propaganda dan disinformasi, melumpuhkan layanan publik, mengintimidasi dan membungkam suara kritis (4) Upaya pencegahan yaitu Untuk melindungi Keamanan Nasional dari kejahatan cyber, penegak hukum harus memperkuat kerja sama internasional dan mengembangkan kapasitas untuk secara efektif dalam mendeteksi, menyelidiki, dan menuntut pelaku kejahatan cyber atau cybercrime.
Dukungan Lingkungan Keluarga dalam Membentuk Karakter Peserta Didik di Sekolah Ayubi, Adim Isral; Hajar, Nurfahmi; Ramli, Muh; Saleh, Sirajuddin
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.6051

Abstract

Mendeskripsikan terkait bagaimana peran lingkungkan keluarga dalam pembentukan karakter, faktor-fakor dalam lingkungan keluarga yang mempengaruhi pembentukan karakter dan bagaimana hubungan antara keluarga dalam perkembangan peserta didik di sekolah. Metode penelitian ini adalah menggunakan metode studi literature, yakni dengan mengumpulkan data yang diambil dari sejumlah literatur baik dari buku, jurnal, ataupun karya ilmiah lain yang mendukung dan berkaitan dengan penelitian ini. Analisis data yang penulis gunakan adalah analisis deskriptif, yaitu menganalisis semua sumber yang diperoleh terkait artikel ini.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran lingkungkan keluarga dalam pembentukan karakter, faktor-fakor dalam lingkungan keluarga yang menpengaruhi pembentukan karakter dan bagaimana hubungan antara keluarga dalam perkembangan peserta didik di sekolah. Hasil penelitian ini adalah (1) Peran lingkungan keluarga sanglah strategis dalam membentuk karakter peserta didik sekolah. Keluarga adalah tempat pertama anak menerima pendidikan dan menanamkan nilai-nilai kehidupan. Orang tua beperan penting dalam menanamkan nilai moral,etika, kebiasaan positif seperti nilai jujur, bertangung jawab,kerja keras dan komunikasi yang baik akan membentuk sikap dan perilaku anak disekolah dan dimasyarakat. Sebaliknya, Lingkungan keluarga yang tidak harmonis atau kurang perhatian dapat menghambat pembentukan karakter dan berdampak pada prestasi anak di sekolah (2) Faktor-faktor dalam keluarga yang mempengaruhi pembentukan karakter siswa seperti pola asu, perhatian emosional, pendidikan, kondisi ekonomi,dan budaya keluarga. (3) Hubungan antara keluarga dan sekolah sangat penting untuk kerberhasilan pendidikan karakter. Kerja sama yang baik antar orang tua dan sekolah dapat memperkuat proses pembelajaran dan pengembangan karakter anak secara optimal.
Dukungan Lingkungan Keluarga dalam Membentuk Karakter Peserta Didik di Sekolah Ayubi, Adim Isral; Hajar, Nurfahmi; Ramli, Muh; Saleh, Sirajuddin
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.6051

Abstract

Mendeskripsikan terkait bagaimana peran lingkungkan keluarga dalam pembentukan karakter, faktor-fakor dalam lingkungan keluarga yang mempengaruhi pembentukan karakter dan bagaimana hubungan antara keluarga dalam perkembangan peserta didik di sekolah. Metode penelitian ini adalah menggunakan metode studi literature, yakni dengan mengumpulkan data yang diambil dari sejumlah literatur baik dari buku, jurnal, ataupun karya ilmiah lain yang mendukung dan berkaitan dengan penelitian ini. Analisis data yang penulis gunakan adalah analisis deskriptif, yaitu menganalisis semua sumber yang diperoleh terkait artikel ini.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran lingkungkan keluarga dalam pembentukan karakter, faktor-fakor dalam lingkungan keluarga yang menpengaruhi pembentukan karakter dan bagaimana hubungan antara keluarga dalam perkembangan peserta didik di sekolah. Hasil penelitian ini adalah (1) Peran lingkungan keluarga sanglah strategis dalam membentuk karakter peserta didik sekolah. Keluarga adalah tempat pertama anak menerima pendidikan dan menanamkan nilai-nilai kehidupan. Orang tua beperan penting dalam menanamkan nilai moral,etika, kebiasaan positif seperti nilai jujur, bertangung jawab,kerja keras dan komunikasi yang baik akan membentuk sikap dan perilaku anak disekolah dan dimasyarakat. Sebaliknya, Lingkungan keluarga yang tidak harmonis atau kurang perhatian dapat menghambat pembentukan karakter dan berdampak pada prestasi anak di sekolah (2) Faktor-faktor dalam keluarga yang mempengaruhi pembentukan karakter siswa seperti pola asu, perhatian emosional, pendidikan, kondisi ekonomi,dan budaya keluarga. (3) Hubungan antara keluarga dan sekolah sangat penting untuk kerberhasilan pendidikan karakter. Kerja sama yang baik antar orang tua dan sekolah dapat memperkuat proses pembelajaran dan pengembangan karakter anak secara optimal.
Kejahatan Cyber: Motif dan Implikasi terhadap Keamanan Nasional Ayubi, Adim Isral; Ahmadin, Ahmadin; Bakhtiar, Bakhtiar
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6027

Abstract

Mendeskripsikan terkait kejahatan cyber atau cybercrime, motif-motif yang mendasari terjadinya kejahatan cyber, implikasi yang ditimbulkan akibat kejahatan cyber terhadap keamanan Nasional dan tujuan penelitian yang empat yaitu untuk mengetahui upaya pencegahan yang dapat dilakukan terhadap kejahatan cybercrime. Metode  penelitian ini menggunakan studi kepustakaan (library research) yakni dengan mengumpulkan data yang diambil dari sejumlah literatur baik dari buku, jurnal, ataupun karya ilmiah lain yang mendukung dan berkaitan dengan penelitian ini. Analisis data yang penulis gunakan adalah analisis deskriptif, yaitu menganalisis semua sumber yang diperoleh terkait artikel ini, kemudian menemukan motif dan impliksinya kejahatan cybercrime. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaiman kejahatan cyber atau cybercrime, motif-motif kejahatan Cyber (Cybercrime) dan implikasinya serta upaya pencegahan kejahatan cyber terhadap Keamanan Nasional. Hasil penelitian ini adalah (1) Kejahatan cyber atau Cybercrime adalah ancaman yang nyata dan terus berkembang seiring kemajuan teknologi  (2) Motif kejahatan cyber atau cybercrime terhadap keamanan Nasinoal yaitu motif individu,ekonomi,politik dan Kriminal. Motif para pelaku dalam melakukan kejahatan ini tidak hanya karena uang, tetapi juga untuk mencari kesenangan. Adapun motif berdasarkan pada kegiatannya (3) Implikasinya yang dapat berdampak terhadap keamanan nasinoal yaitu menargetkan infrastruktur kritis, mencuri data sensitif, menyebarkanluaskan propaganda dan disinformasi, melumpuhkan layanan publik, mengintimidasi dan membungkam suara kritis (4) Upaya pencegahan yaitu Untuk melindungi Keamanan Nasional dari kejahatan cyber, penegak hukum harus memperkuat kerja sama internasional dan mengembangkan kapasitas untuk secara efektif dalam mendeteksi, menyelidiki, dan menuntut pelaku kejahatan cyber atau cybercrime.