Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Dukungan Lingkungan Keluarga dalam Membentuk Karakter Peserta Didik di Sekolah Ayubi, Adim Isral; Hajar, Nurfahmi; Ramli, Muh; Saleh, Sirajuddin
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.6051

Abstract

Mendeskripsikan terkait bagaimana peran lingkungkan keluarga dalam pembentukan karakter, faktor-fakor dalam lingkungan keluarga yang mempengaruhi pembentukan karakter dan bagaimana hubungan antara keluarga dalam perkembangan peserta didik di sekolah. Metode penelitian ini adalah menggunakan metode studi literature, yakni dengan mengumpulkan data yang diambil dari sejumlah literatur baik dari buku, jurnal, ataupun karya ilmiah lain yang mendukung dan berkaitan dengan penelitian ini. Analisis data yang penulis gunakan adalah analisis deskriptif, yaitu menganalisis semua sumber yang diperoleh terkait artikel ini.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran lingkungkan keluarga dalam pembentukan karakter, faktor-fakor dalam lingkungan keluarga yang menpengaruhi pembentukan karakter dan bagaimana hubungan antara keluarga dalam perkembangan peserta didik di sekolah. Hasil penelitian ini adalah (1) Peran lingkungan keluarga sanglah strategis dalam membentuk karakter peserta didik sekolah. Keluarga adalah tempat pertama anak menerima pendidikan dan menanamkan nilai-nilai kehidupan. Orang tua beperan penting dalam menanamkan nilai moral,etika, kebiasaan positif seperti nilai jujur, bertangung jawab,kerja keras dan komunikasi yang baik akan membentuk sikap dan perilaku anak disekolah dan dimasyarakat. Sebaliknya, Lingkungan keluarga yang tidak harmonis atau kurang perhatian dapat menghambat pembentukan karakter dan berdampak pada prestasi anak di sekolah (2) Faktor-faktor dalam keluarga yang mempengaruhi pembentukan karakter siswa seperti pola asu, perhatian emosional, pendidikan, kondisi ekonomi,dan budaya keluarga. (3) Hubungan antara keluarga dan sekolah sangat penting untuk kerberhasilan pendidikan karakter. Kerja sama yang baik antar orang tua dan sekolah dapat memperkuat proses pembelajaran dan pengembangan karakter anak secara optimal.
Menuju Energi Terbarukan: Peluang dan Tantangan Hajar, Nurfahmi; Ahmadin, Ahmadin; Bakhtiar, Bakhtiar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.26768

Abstract

Energi terbarukan merupakan pilar utama dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan dan penanggulangan perubahan iklim. Indonesia, dengan kekayaan sumber daya alamnya, memiliki potensi besar untuk mengembangkan energi terbarukan, namun masih menghadapi tantangan dalam hal kebijakan, investasi, dan infrastruktur. Energi terbarukan merupakan fondasi utama dalam upaya mencapai pembangunan berkelanjutan dan mitigasi perubahan iklim. Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan energi bersih, namun implementasinya masih dihadapkan pada tantangan kebijakan, teknologi, dan sosial-ekonomi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan energi terbarukan di Indonesia melalui pendekatan studi perbandingan dengan Norwegia sebagai negara yang telah berhasil dalam transisi energi. Artikel ini juga mengkaji dinamika transisi energi Indonesia dengan fokus pada pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sebagai contoh nyata penerapan energi terbarukan secara masif dan terintegrasi. Dengan metode deskriptif kualitatif berbasis studi literatur, kebijakan, dan perkembangan proyek aktual, artikel ini menawarkan analisis kritis terhadap peluang dan hambatan transisi energi di IKN serta merekomendasikan strategi percepatan yang kontekstual. Hasil menunjukkan bahwa Indonesia memerlukan strategi integratif berbasis penguatan kebijakan, pemanfaatan teknologi digital, serta peningkatan kesadaran dan keterlibatan masyarakat. Studi ini juga menyoroti pentingnya energi terbarukan dalam mendukung era Society 5.0 di mana kebutuhan energi berkelanjutan semakin krusial.
Dukungan Lingkungan Keluarga dalam Membentuk Karakter Peserta Didik di Sekolah Ayubi, Adim Isral; Hajar, Nurfahmi; Ramli, Muh; Saleh, Sirajuddin
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.6051

Abstract

Mendeskripsikan terkait bagaimana peran lingkungkan keluarga dalam pembentukan karakter, faktor-fakor dalam lingkungan keluarga yang mempengaruhi pembentukan karakter dan bagaimana hubungan antara keluarga dalam perkembangan peserta didik di sekolah. Metode penelitian ini adalah menggunakan metode studi literature, yakni dengan mengumpulkan data yang diambil dari sejumlah literatur baik dari buku, jurnal, ataupun karya ilmiah lain yang mendukung dan berkaitan dengan penelitian ini. Analisis data yang penulis gunakan adalah analisis deskriptif, yaitu menganalisis semua sumber yang diperoleh terkait artikel ini.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran lingkungkan keluarga dalam pembentukan karakter, faktor-fakor dalam lingkungan keluarga yang menpengaruhi pembentukan karakter dan bagaimana hubungan antara keluarga dalam perkembangan peserta didik di sekolah. Hasil penelitian ini adalah (1) Peran lingkungan keluarga sanglah strategis dalam membentuk karakter peserta didik sekolah. Keluarga adalah tempat pertama anak menerima pendidikan dan menanamkan nilai-nilai kehidupan. Orang tua beperan penting dalam menanamkan nilai moral,etika, kebiasaan positif seperti nilai jujur, bertangung jawab,kerja keras dan komunikasi yang baik akan membentuk sikap dan perilaku anak disekolah dan dimasyarakat. Sebaliknya, Lingkungan keluarga yang tidak harmonis atau kurang perhatian dapat menghambat pembentukan karakter dan berdampak pada prestasi anak di sekolah (2) Faktor-faktor dalam keluarga yang mempengaruhi pembentukan karakter siswa seperti pola asu, perhatian emosional, pendidikan, kondisi ekonomi,dan budaya keluarga. (3) Hubungan antara keluarga dan sekolah sangat penting untuk kerberhasilan pendidikan karakter. Kerja sama yang baik antar orang tua dan sekolah dapat memperkuat proses pembelajaran dan pengembangan karakter anak secara optimal.
PROJEK KEPEMIMPINAN LITERASI BUDAYA BERBASIS EDUTECH UNTUK MENCEGAH KEKERASAN DI LINGKUNGAN SMA NEGERI 1 GOWA Amar, Muh.; Sarifuddin, Sarifuddin; Nugraha, Egit; Magvira, Inda; Aminarwati, Dian; Hajar, Nurfahmi; Mukhsin, Nurul Khazanah; Birowalidain, Wa Ode; Rismawati, Rismawati; Paida, Andi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i5.2160

Abstract

Environmental violence in schools is a crucial issue that requires structured and sustainable intervention. The aim of this project is to foster critical awareness and leadership among students in promoting the values of peaceful culture, tolerance, and anti-violence through the use of educational technology (Edutech). The activities were carried out using a participatory approach through training, socialization, and the implementation of edutech media based on the cultural values of Sipakatau, Sipakalebbi, and Sipakainge to build an anti-violence school culture. Evaluation was conducted using pre-tests and post-tests to measure improvements in students' cultural literacy and anti-violence attitudes. The main results of this activity show a significant increase in students' cultural literacy and their skills in using digital platforms to spread anti-violence campaigns and positive environmental education. This project has succeeded in creating change agents among students who actively advocate for a safe and inclusive school environment, proving that the integration of cultural literacy and Edutech is an effective strategy in preventing environmental violence.ABSTRAKKekerasan lingkungan di sekolah menjadi isu krusial yang memerlukan intervensi terstruktur dan berkelanjutan. Tujuan dari projek ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran kritis dan kepemimpinan siswa dalam mempromosikan nilai-nilai budaya damai, toleransi, dan anti-kekerasan melalui pemanfaatan teknologi edukasi (Edutech). Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui pelatihan, sosialisasi, dan implementasi media edutech berbasis nilai budaya Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge guna membangun budaya sekolah anti-kekerasan. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan literasi budaya dan sikap antikekerasan siswa. Hasil utama dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman literasi budaya siswa serta keterampilan mereka dalam menggunakan platform digital untuk menyebarkan kampanye anti-kekerasan dan edukasi lingkungan yang positif. Projek ini berhasil menciptakan agen perubahan di kalangan siswa yang aktif mengadvokasi lingkungan sekolah yang aman dan inklusif, membuktikan bahwa integrasi literasi budaya dan Edutech merupakan strategi efektif dalam pencegahan kekerasan lingkungan.
PERANAN SIKOLA BUDAYA TOBONGA DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER REMAJA DI DESA BONTO SALAMA KECAMATAN SINJAI BARAT KABUPATEN SINJAI Hajar, Nurfahmi; Sailan, Manan; Agus, Andi Aco
Jurnal Tomalebbi Volume 11, Nomor 2 (Juli 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to: (1) Find out strategies for developing adolescent character in Tobonga Cultural School activities in Bonto Salama Village. (2) Describe the character values developed in teenagers in the Tobonga Cultural School activities in Bonto Salama Village. This research approach is descriptive with a qualitative research type. The data sources for this research consist of primary data sources, namely data obtained directly from informants and secondary data sources, namely data obtained through literature study. Data collection techniques are carried out through observation, interviews and documentation. Data analysis was carried out by data reduction, data presentation and drawing conclusions. Meanwhile, checking the validity of the data uses triangulation techniques.The results of the research show that: (1) The strategy for developing adolescent character in Tobonga Cultural Sikola activities is gathering and discussing together, theater performances, natural schools, as well as exemplary and habituation methods. (2) The character values developed in teenagers after participating in the Tobonga Culture Sikola activities are self-confidence, cooperation, caring for others and the environment, love for local culture and responsibility.