Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Aliyah Negeri 2 Padangsidimpuan: Penelitian Kualitatif Pasaribu, Yona Riska Amelia; Siti Yusrona Daulay; Almarifatul Aisyah; Irwandi Sihombing
CBJIS: Cross-Border Journal of Islamic Studies Vol. 7 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAI Sultan Muhammad Syafiuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/cbjis.v7i1.3882

Abstract

Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran historis dan karakter keislaman peserta didik. Namun demikian, realitas pembelajaran di madrasah menunjukkan rendahnya minat siswa terhadap mata pelajaran ini, yang disebabkan oleh pendekatan pengajaran yang masih konvensional, monoton, dan kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi-strategi pembelajaran SKI yang diterapkan oleh guru di MAN 2 Padangsidimpuan, menganalisis respons siswa terhadap strategi tersebut, serta menilai efektivitasnya dalam meningkatkan minat dan pemahaman peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperkuat dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi pembelajaran seperti ceramah interaktif, storytelling, project-based learning, pemanfaatan media digital, serta pendekatan kontekstual dan reflektif. Strategi-strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa, menumbuhkan minat belajar, serta memperdalam pemahaman terhadap materi SKI. Selain itu, evaluasi dilakukan tidak hanya secara kognitif, tetapi juga melalui penilaian proses dan produk pembelajaran seperti diskusi, proyek, dan presentasi kelompok. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran SKI yang menerapkan pendekatan variatif, kolaboratif, dan kontekstual berpotensi membentuk pembelajaran yang lebih bermakna, menyenangkan, dan relevan dengan kehidupan siswa. Penelitian ini juga menawarkan kontribusi dalam pengembangan model pembelajaran SKI yang lebih adaptif terhadap tantangan pendidikan abad 21.
THE CONCEPT OF ENVIRONMENT IN ISLAMIC EDUCATION AND ITS ROLE IN CHARACTER FORMATION OF STUDENTS Winny Khodijah; Ummi Syarifah Auliyah; Muhammad Darwis Dasopang; Irwandi Sihombing
Journal Informatic, Education and Management (JIEM) Vol 8 No 2 (2026): AUGUST
Publisher : STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61992/jiem.v8i2.332

Abstract

The environment is a fundamental factor in the Islamic education process because it directly influences the formation of students' character and personality. Islamic education takes place not only in the classroom but also through social interactions, culture, and the spiritual environment surrounding students. This article aims to analyze the concept of the environment from an Islamic educational perspective and its role in the formation of students' character. This research uses a qualitative method with a library research approach, examining primary and secondary sources in the form of the Qur'an, hadith, and the works of Islamic scholars and education experts. The results of the study indicate that the educational environment in Islam encompasses the family, school, community, and physical environment, all of which play a synergistic role in shaping Islamic morality. The family environment functions as the first madrasah (Islamic school), the school as a formal institution for fostering values, and the community as a social space for the actualization of Islamic values. In the digital era, environmental challenges are increasingly complex, necessitating the integration of digital literacy and the strengthening of Islamic values. Thus, optimizing the role of the educational environment is key to successfully forming the character of students with noble morals.