Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

REVIEW JURNAL PENGELOLAAN DAN PENGOLAHAN LIMBAH PADAT DALAM INDUSTRI FARMASI Muhammad Arif Akbar; Muhammad Zairullah; Nor Latifah
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 4 No. 10: Juni 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri farmasi menghasilkan limbah padat yang tergolong bahan berbahaya dan beracun (B3), sehingga memerlukan pengelolaan khusus untuk mencegah dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Kajian ini dilakukan untuk menganalisis berbagai strategi pengelolaan limbah padat industri farmasi yang telah diterapkan secara global maupun nasional. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (literature review) terhadap sumber-sumber ilmiah terkini dan relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode insinerasi suhu tinggi, inertisasi, pengkapsulan, autoklaf, microwave, dan penimbunan aman merupakan pendekatan umum yang digunakan. Masing-masing metode memiliki keunggulan dan keterbatasan berdasarkan efektivitas, biaya, dan dampak lingkungan. Studi ini menegaskan pentingnya penerapan metode pengolahan yang sesuai dengan karakteristik limbah dan standar keberlanjutan. Kesimpulan dari kajian ini menunjukkan perlunya sinergi antara teknologi pengolahan dan kebijakan lingkungan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan limbah padat di sektor farmasi secara berkelanjutan
REVIEW METODE UJI AKTIVITAS ANTIDIABETIK DARI EKSTRAK TANAMAN ALAM SECARA IN VIVO DAN IN VITRO Muhammad Arif Akbar; Muhammad Zairullah; Laila Sonia Agustina; Fitria Noor Hafifah; Sindy Maulida; Muhammad Faqih Madhani; Muhammad Lukmannul Hakim; Hendri Anugrah Wibowo
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 4 No. 11: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang prevalensinya terus meningkat secara global dan nasional, serta berdampak signifikan terhadap aspek kesehatan dan ekonomi. Keterbatasan terapi konvensional, seperti efek samping jangka panjang dan tingginya biaya pengobatan, mendorong pengembangan alternatif terapi yang lebih aman dan terjangkau berbasis bahan alam. Artikel ini menyajikan kajian pustaka sistematis mengenai metode uji aktivitas antidiabetik secara in vitro dan in vivo terhadap ekstrak tanaman Syzygium polyanthum (daun salam) dan Carica papaya (daun pepaya). Metode kajian dilakukan melalui telaah literatur dari jurnal ilmiah terindeks dan dokumen relevan lainnya. Uji in vitro mencakup penghambatan enzim α-glukosidase dan α-amilase sebagai indikator awal aktivitas hipoglikemik, sedangkan uji in vivo menggunakan model hewan yang diinduksi streptozotosin atau aloksan untuk mengevaluasi parameter biologis secara sistemik. Hasil telaah menunjukkan bahwa kedua tanaman mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, dan alkaloid yang berkontribusi terhadap penurunan kadar glukosa darah, peningkatan ekspresi protein IRS-1/Akt, serta perbaikan profil lipid. Sinergisme antarsenyawa dalam ekstrak turut memperkuat efek farmakologis. Kesimpulannya, integrasi pendekatan in vitro dan in vivo penting untuk memperoleh validasi ilmiah yang komprehensif dalam pengembangan fitofarmaka antidiabetik berbasis tanaman lokal.
EDUKASI MEMBIASAKAN PENGGUNAAN SABUN CUCI TANGAN ANTISEPTIK UNTUK MENCEGAH PENYAKIT DIARE DI SDN BASIRIH 8 Muhammad Arif Akbar; Asyiva Fitria Noor Hafifah; Ghina Rahima; Zulfa Muthi’ah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa sekolah dasar mengenai pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun antiseptik sebagai upaya pencegahan penyakit diare. Metode yang digunakan berupa penyuluhan interaktif dengan media visual (PowerPoint, leaflet), demonstrasi enam langkah cuci tangan WHO, dan sesi kuis edukatif. Kegiatan dilaksanakan di SDN Basirih 8 dengan peserta siswa kelas 3. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 62,63% peserta merasa sangat puas terhadap penyuluhan, dan sisanya puas dan cukup puas. Kesimpulannya, pendekatan KIE terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya kebersihan tangan sebagai bagian dari perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Kegiatan ini juga meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam menyampaikan edukasi kesehatan kepada usia dini.