Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Problematika Riba pada Perspektif Al-Ghazali Terhadap Ekonomi Islam : Studi Kasus Kredivo Mozza Naiara Fawwaz; Fauziah Nur Firdausha; Ayu Dwi Lestari; Lina Marlina
Maslahah : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 2 (2025): Maslahah : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Syariah
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/maslahah.v3i2.2234

Abstract

Al Ghazali and a series of ideas related to Islamic economics discuss usury in terms of achieving an integrated community economy, as well as an analysis of the Kredivo application in that context. Al Ghazali argues that usury is contrary to the function of money as a medium of exchange and a measure of value, therefore causing suffering and accumulating wealth in only a few people. He classifies two types of usury: usury an nasi'ah and usury al-faḍl, both of which are prohibited in transactions between similar goods. Lending money with interest in the context of the Kredivo application certainly violates Islamic law as the first reason, and is also related to the point that usury is contrary to the economic principles stated by Al Ghazali. Al Ghazali shows the sharia attitude that opposes arbitrary control and management of assets by emphasizing awareness of justice. Therefore, through the analyses above, it becomes clear why Kredivo is easily labeled as haram because it has the potential to harm many people, many people who are certainly not supported by welfare.
Manajemen Likuiditas dalam Perbankan Syariah Rubby Aziz Zaura Kamal; Mozza Naiara Fawwaz; Susi Saidah; Annaila Fauziah; Joni
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7148

Abstract

Manajemen likuiditas merupakan aspek penting dalam operasional perbankan syariah karena berkaitan dengan kemampuan bank dalam memenuhi kewajiban jangka pendek serta menjaga stabilitas sistem keuangan. Ketidakseimbangan antara dana pihak ketiga yang umumnya berjangka pendek dengan pembiayaan yang cenderung berjangka menengah hingga panjang dapat menimbulkan risiko likuiditas yang berdampak pada keberlanjutan operasional bank. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, faktor-faktor yang memengaruhi, serta instrumen yang digunakan dalam manajemen likuiditas pada perbankan syariah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka (library research) dengan memanfaatkan berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal ilmiah, dan artikel yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen likuiditas dalam perbankan syariah memiliki karakteristik khusus karena harus mematuhi prinsip syariah dan menghindari instrumen berbasis bunga. Pengelolaan likuiditas dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti struktur pendanaan, kebutuhan transaksi, peluang investasi, dan ketidakpastian arus kas. Selain itu, bank syariah memanfaatkan berbagai instrumen untuk menjaga stabilitas likuiditas, seperti sukuk bank sentral, Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS), Pasar Uang Antarbank Syariah (PUAS), serta fasilitas pembiayaan jangka pendek dari bank sentral. Dengan pengelolaan likuiditas yang efektif, bank syariah dapat menjaga stabilitas keuangan, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta mendukung perkembangan industri perbankan syariah secara berkelanjutan.