Annaila Fauziah
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

OPTIMALISASI ZAKAT, INFAK, DAN WAKAF DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN DI INDONESIA (MENELAAH PEMIKIRAN ABU UBAYD AL-QASIM) Dila Maulidia; Annaila Fauziah; Lina Marlina
Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi Dan Akuntansi (JIMEA) Vol. 2 No. 3 (2025): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jimea.v2i3.4581

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengkaji optimalisasi zakat, infak, dan wakaf (ZISWAF) dalam pengentasan kemiskinan dengan mengeksplorasi pemikiran Abu Ubayd al-Qasim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis isi terhadap Kitab al-Amwal karya Abu Ubayd al-Qasim serta literatur sekunder yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Abu Ubayd memberikan dasar yang kuat bagi pengelolaan ZISWAF yang efektif, dengan menekankan pada prioritas pemenuhan kebutuhan dasar bagi penerima manfaat (mustahik), klasifikasi sosial-ekonomi yang tepat, serta pentingnya distribusi lokal. Selain itu, penelitian ini menawarkan rekomendasi untuk mengoptimalkan ZISWAF dalam konteks modern guna mengatasi berbagai tantangan manajemen, seperti kurangnya transparansi dan akuntabilitas, serta pemanfaatan teknologi yang masih terbatas. Diharapkan penelitian ini dapat berkontribusi pada pengembangan strategi pengelolaan ZISWAF yang lebih inovatif berdasarkan prinsip-prinsip ekonomi Islam.
ASURANSI SOSIAL DAN PRINSIP GOTONG ROYONG SYARIAH: ANALISIS KONSEPTUAL BPJS DARI SUDUT PANDANG SYARIAH Annaila Fauziah; Maulidia, Dila; Putri, Revalina Elisya; Rinayah, Rafa; Mughni, Joni Ahmad
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i1.5911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesesuaian antara konsep dan implementasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dengan prinsip-prinsip dalam asuransi syariah, khususnya dalam konteks gotong royong berbasis nilai-nilai Islam. Sebagai institusi asuransi sosial yang dikelola oleh negara, BPJS mengedepankan prinsip solidaritas dan kebersamaan, namun aspek kesesuaiannya dengan syariah Islam belum sepenuhnya dianalisis secara mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konseptual dan normatif terhadap berbagai sumber, termasuk dokumen resmi, literatur keislaman, dan fatwa ulama. Hasil kajian menunjukkan bahwa BPJS mengandung elemen-elemen yang sejalan dengan nilai-nilai syariah, seperti ta’āwun (saling tolong-menolong) dan maslahah (kemaslahatan umum). Namun demikian, masih terdapat kelemahan dalam aspek akad, pengelolaan dana, serta transparansi syariah. Oleh karena itu, diperlukan reformulasi sistem BPJS yang lebih mengakomodasi prinsip-prinsip asuransi syariah agar dapat meningkatkan penerimaan di kalangan masyarakat Muslim.
Kajian Literatur tentang Regulasi dan Implementasi Sertifikasi Halal pada Produk Farmasi dan Kosmetik di Indonesia Fadhila, Fatiya Irfana; Annaila Fauziah; Maulidia, Dila; Marlina, Lina
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i1.5945

Abstract

Sertifikasi halal berperan penting dalam menjamin kehalalan produk serta meningkatkan daya saing industri halal di Indonesia. Penelitian ini membahas peran regulasi dan lembaga seperti BPJPH dan MUI dalam implementasi sertifikasi halal, khususnya pada sektor farmasi dan kosmetik. Regulasi yang kuat diperlukan agar proses sertifikasi berjalan efektif dan terintegrasi dengan sistem pengawasan BPOM. Meskipun kesadaran masyarakat terhadap produk halal meningkat, masih terdapat kendala seperti kompleksitas prosedur dan keterbatasan sumber daya. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga sertifikasi, dan industri untuk memperkuat ekosistem halal nasional.
Manajemen Likuiditas dalam Perbankan Syariah Rubby Aziz Zaura Kamal; Mozza Naiara Fawwaz; Susi Saidah; Annaila Fauziah; Joni
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7148

Abstract

Manajemen likuiditas merupakan aspek penting dalam operasional perbankan syariah karena berkaitan dengan kemampuan bank dalam memenuhi kewajiban jangka pendek serta menjaga stabilitas sistem keuangan. Ketidakseimbangan antara dana pihak ketiga yang umumnya berjangka pendek dengan pembiayaan yang cenderung berjangka menengah hingga panjang dapat menimbulkan risiko likuiditas yang berdampak pada keberlanjutan operasional bank. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, faktor-faktor yang memengaruhi, serta instrumen yang digunakan dalam manajemen likuiditas pada perbankan syariah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka (library research) dengan memanfaatkan berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal ilmiah, dan artikel yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen likuiditas dalam perbankan syariah memiliki karakteristik khusus karena harus mematuhi prinsip syariah dan menghindari instrumen berbasis bunga. Pengelolaan likuiditas dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti struktur pendanaan, kebutuhan transaksi, peluang investasi, dan ketidakpastian arus kas. Selain itu, bank syariah memanfaatkan berbagai instrumen untuk menjaga stabilitas likuiditas, seperti sukuk bank sentral, Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS), Pasar Uang Antarbank Syariah (PUAS), serta fasilitas pembiayaan jangka pendek dari bank sentral. Dengan pengelolaan likuiditas yang efektif, bank syariah dapat menjaga stabilitas keuangan, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta mendukung perkembangan industri perbankan syariah secara berkelanjutan.