Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS TEKANAN UDARA PADA PROSES THERMAL SPRAY ALUMINIUM TERHADAP KEKUATAN ADHESI DAN KETEBALAN LAPISAN COATING PADA BAJA AISI 1020 Fillah, Moh. Yusron; Hastuti, Sri; Nurhadi; Darmo, Adityo Noor Setyo Hadi
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/je.v12i1.284

Abstract

The thermal spray aluminum (TSA) coating method is used to prevent damage to the metal surface and improve the quality of the metal surface by bonding the coating. The coating standard has a minimum thickness of 80-100 µm. According to AWS C2.23M/C2.23, NACE N0.12, SSPC CS-23, coatings submerged in seawater will experience a decrease in coating thickness of 20 µm. This study aims to examine the effect of air pressure in the thermal spray coating process on AISI 1020 steel on the bond strength of the coating to the base metal. The research was conducted using air pressure variations of 3 Bar, 3.5 Bar, and 4 Bar. Furthermore, dry film thickness, pull off adhesive, and bending tests were conducted. The dry film thickness test results show that the higher the air pressure, the coating thickness increases. The results of the pull off adhesive test show that the higher the air pressure the bonding strength of the coating also increases. The bending test results show results that are in accordance with standard practice item No.21100 where there are no cracks and small cracks are still allowed.
Pengujian Performa Motor 4 Langkah yang Menggunakan Komponen Pengapian Standar dan Menggunakan Komponen Pengapian Racing Bahan Bakar RON 98 Suharto, Rizky Dedy; Saputra, Trisma Jaya; Wibowo, Catur; Sudrajat, Agus; Fillah, Moh Yusron
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 8 No 3 (2023): Volume 8 Nomor 3, Agustus 2023
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v8i3.1386

Abstract

Motor merupakan salah satu kebutuhan sekunder masyarakat, oleh karena itu performa mesin juga harus diperhatikan, terlebih jika sedang memilih salah satu komponen dari mesin untuk dilakukan perbaikan atau penggantian komponen. Untuk mendapatkan peforma motor yang baik maka harus diimbangi dengan sistem pengapian yang baik juga, agar suplai listriknya cukup untuk melakukan kerja yang maksimal pada mesin. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi performa mesin melalui perbandingan system pengapian yang ada pada koil standar serta busi racing yang memanfaatkan bahan bakar pertamax 98. Metode eksperimen atau pengujian dengan bantuan alat dyno diterapkan dalam penelitian ini. Hasil uji perbandingan pengapian standar bawaan pabrikan dan produk racing after market pada motor Kawasaki Dtracker bore up 175cc, dengan mengganti busi dan koil yang telah dilakukan mendapatkan hasil angka bahwa grafik daya dan torsi tertinggi didapat dengan mengganti koil dan busi produk racing  after market. Grafik daya dan torsi menjadi lebih tinggi dikarenakan pembakaran pada ruang silinder saat koil mengalirkan aliran listrik dan busi memercikan bunga api menjadi lebih baik karena bunga api yang di hasilkan lebih besar daripada menggunakan koil dan busi standar bawaan pabrikan.