Naufal Daffa Danendra
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Assesmen Dalam Pengimplementasian Layanan Bimbingan dan Konseling Naufal Daffa Danendra
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4822

Abstract

Asesmen dalam konteks bimbingan dan konseling (BK) merupakan langkah strategis yang digunakan untuk memahami karakteristik, potensi, serta permasalahan peserta didik guna merancang layanan yang tepat sasaran dan berorientasi pada kebutuhan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran, fungsi, serta implementasi asesmen dalam menunjang keberhasilan layanan BK di lingkungan pendidikan. Menggunakan pendekatan studi pustaka dan metode analisis data deskriptif kualitatif, kajian ini menyajikan telaah mendalam terhadap berbagai bentuk asesmen, baik teknik tes maupun non-tes, serta bagaimana hasilnya dimanfaatkan dalam penyusunan program layanan. Hasil kajian menunjukkan bahwa asesmen memiliki empat fungsi utama, yaitu screening, identifikasi dan diagnosis, perencanaan intervensi, serta evaluasi hasil. Selain itu, asesmen juga berperan penting dalam proses pemahaman diri peserta didik, penyusunan strategi layanan, serta pengambilan keputusan pendidikan dan karier. Meskipun demikian, pelaksanaan asesmen masih menghadapi tantangan berupa rendahnya kompetensi guru BK, keterbatasan instrumen yang valid dan reliabel, serta persoalan etika dan kerahasiaan data. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas profesional, pengembangan instrumen terstandar, serta integrasi asesmen dalam Kurikulum Merdeka untuk mendukung layanan BK yang holistik dan adaptif.
EFEKTIFITAS KONSELING ASERTIF DALAM MENGURANGI TEKANAN SOSIAL PADA MAHASISWA DENGAN POLA PEOPLE PLEASING: STUDI KASUS FIISABIILILLAH; Zharima Berlian Ningrum; Naufal Daffa Danendra; Mayse Shaella Yusel; Mila Yunita
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37575

Abstract

People pleasing merupakan kecenderungan individu untuk memenuhi harapan orang lain dan mengorbankan kebutuhan pribadi demi validasi sosial. Pada konteks mahasiswa, pola ini dapat berdampak pada meningkatkan tekanan sosial, ketidakmampuan individu untuk menolak permintaan, hingga memperburuk Kesehatan psikologis individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan konseling asertif sebagai pendekatan yang dapat menanggulangi perilaku people pleasing. Penelitian ini bertujuan untuk membahas efektivitas penerapan konseling asertif dalam membantu mahasiswa untuk menyatakan kebutuhan, pendapat, dan batas diri secara tegas namun dengan cara yang tetap menghargai orang lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling asertif berperan dalam meningkatkan kemampuan individu untuk mengkomunikasikan keinginan pribadi, mengurangi rasa tidak enak hati berlebihan, serta memperkuat regulasi diri dalam situasi interpersonal yang secara langsung mengurangi kecenderungan people pleasing mahasiswa. Mahasiswa yang mengikuti intervensi menunjukkan peningkatan pemahaman diri, keberanian menolak permintaan yang tidak sesuai, serta penurunan beban psikologis terkait tuntutan sosial. Temuan ini mengindikasikan bahwa konseling asertif merupakan strategi intervensi yang relevan dan efektif untuk mengatasi pola people pleasing serta mendukung kesehatan mental mahasiswa.