Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Etika Profesional dalam Menjaga Kerahasiaan dan Objektivitas Asesmen Psikologi: Kajian Literatur pada Praktik Bimbingan dan Konseling Zharima Berlian Ningrum
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i1.4938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji prinsip etika profesional dalam menjaga kerahasiaan dan objektivitas asesmen psikologi pada praktik bimbingan dan konseling. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis sumber-sumber akademik seperti jurnal, buku, dan kode etik psikologi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kerahasiaan adalah aspek fundamental yang menjamin keamanan psikologis klien, terutama dalam konteks konseling digital yang rawan kebocoran data. Objektivitas asesmen juga harus dijaga dengan menjauhkan bias pribadi dan tekanan eksternal dalam proses evaluasi. Pemahaman terhadap kode etik, nilai moral, dan pendekatan spiritual memperkuat integritas konselor dalam menghadapi dilema etika. Pendidikan dan pelatihan etika yang berkelanjutan menjadi kunci dalam membentuk profesionalisme layanan konseling. Kesimpulannya, etika profesional bukan hanya sebagai aturan tertulis, tetapi sebagai komitmen moral yang melekat dalam praktik konseling. Kajian ini memberikan masukan konseptual untuk penguatan etika dalam layanan asesmen psikologi.
EFEKTIFITAS KONSELING ASERTIF DALAM MENGURANGI TEKANAN SOSIAL PADA MAHASISWA DENGAN POLA PEOPLE PLEASING: STUDI KASUS FIISABIILILLAH; Zharima Berlian Ningrum; Naufal Daffa Danendra; Mayse Shaella Yusel; Mila Yunita
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37575

Abstract

People pleasing merupakan kecenderungan individu untuk memenuhi harapan orang lain dan mengorbankan kebutuhan pribadi demi validasi sosial. Pada konteks mahasiswa, pola ini dapat berdampak pada meningkatkan tekanan sosial, ketidakmampuan individu untuk menolak permintaan, hingga memperburuk Kesehatan psikologis individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan konseling asertif sebagai pendekatan yang dapat menanggulangi perilaku people pleasing. Penelitian ini bertujuan untuk membahas efektivitas penerapan konseling asertif dalam membantu mahasiswa untuk menyatakan kebutuhan, pendapat, dan batas diri secara tegas namun dengan cara yang tetap menghargai orang lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling asertif berperan dalam meningkatkan kemampuan individu untuk mengkomunikasikan keinginan pribadi, mengurangi rasa tidak enak hati berlebihan, serta memperkuat regulasi diri dalam situasi interpersonal yang secara langsung mengurangi kecenderungan people pleasing mahasiswa. Mahasiswa yang mengikuti intervensi menunjukkan peningkatan pemahaman diri, keberanian menolak permintaan yang tidak sesuai, serta penurunan beban psikologis terkait tuntutan sosial. Temuan ini mengindikasikan bahwa konseling asertif merupakan strategi intervensi yang relevan dan efektif untuk mengatasi pola people pleasing serta mendukung kesehatan mental mahasiswa.