Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Konsep Pasar dan Uang dalam Pemikiran Al-Ghazali: Kajian Historis dan Implementasi di Era Modern Rahma, Rahma Ayuningtyas Anjani; Rivana, Rivana; Anisa, Anisa Zahrotul Mupida; Lina, Lina Marlina
Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 4 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Peduli Riset dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam jurnal ini mengkaji pemikiran ekonomi Al Ghazali tentang pasar dan uang serta relevansinya dalam konteks ekonomi modern. Sebagai seorang tokoh utama dalam pemikiran ekonomi Islam, Al Ghazali menekankan pentingnya etika dan moralitas dalam perdagangan serta peran pasar sebagai manifestasi dari kebutuhan manusia. Penelitian ini menggunakan metode historis untuk menganalisis kontribusi Al Ghazali terhadap perkembangan ekonomi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip yang diajarkan oleh Al Ghazali, seperti keadilan, sosial dan tanggung jawab etis dan transaksi tetap relevan dan dapat diterapkan dalam sistem ekonomi kontemporer. Implementasi pemikiran ini terlihat dalam kebijakan anti monopoli, pengembangan industri halal, dan regulasi pasar yang bertujuan untuk memastikan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, pemikiran Al Ghazali memberikan landasan yang kuat bagi pengembangan ekonomi Islam yang berkelanjutan di era modern
Tinjauan Literatur Sistematis: Penanggulangan Bencana pada Kearsipan di Indonesia Rivana, Rivana; Silvana, Hana; Khoerunnisa, Lutfi
Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jiipk.v14i1.129041

Abstract

Artikel ini mengkaji penanggulangan bencana pada kearsipan di Indonesia. Mengingat Indonesia sering menghadapi berbagai jenis bencana alam dan non-alam, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi penanggulangan bencana yang diterapkan sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan prosedur yang dikembangkan oleh Barbara Kitchenham, yang mencakup tiga tahapan: perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis bencana secara umum menjadi jenis bencana yang paling sering dibahas dalam penanggulangan bencana pada kearsipan di Indonesia.  Meskipun upaya penanggulangan pra bencana telah cukup diperhatikan, upaya saat dan pasca bencana masih memerlukan perhatian yang lebih lanjut. Adapun secara spesifik, upaya yang paling sering dilakukan yaitu mengkonversi arsip konvensional menjadi arsip digital.
Extraterritoriality of Hate Speech in Cyberspace from The Perspective of Jurisdictional Limits of The Electronic Information and Transaction Law Rivana, Rivana; Mulyawan, Agus; Sangalang, Rizki Setyobowo; Heriamariaty, Heriamariaty
Jurnal Daulat Hukum Vol 9, No 1 (2026): March 2026
Publisher : Magister of Law, Faculty of Law, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jdh.v9i1.51870

Abstract

The advancement of information and communication technology has created a new sphere of interaction known as cyberspace, where information can be disseminated without geographical boundaries. This condition not only facilitates the exchange of information but also gives rise to complex legal challenges, particularly concerning hate speech offenses. In Indonesia, the regulation of online hate speech is stipulated in Law Number 11 of 2008 concerning Electronic Information and Transactions (ITE Law) as amended by Law Number 19 of 2016. The problem arises when perpetrators of hate speech reside outside Indonesia, yet their actions have legal impacts within the country. This situation relates to the application of the principle of extraterritoriality as regulated in Article 2 of the ITE Law, which extends Indonesia’s jurisdiction to acts committed abroad that have legal consequences domestically. However, the application of this principle raises debate due to its potential conflict with the principle of territoriality in Indonesian criminal law as regulated in the Criminal Code (KUHP). This study aims to analyze the criminal law regulation of extraterritoriality within the ITE Law regarding hate speech in cyberspace and to examine the limits of Indonesia’s jurisdiction in enforcing the law against cross-border cyber offenses. The research employs a normative legal method with statutory and conceptual approaches. The findings are expected to provide insight into the extent to which the principle of extraterritoriality in the ITE Law can be effectively applied in harmony with the general principles of Indonesian criminal law.