Berbeda dengan masa kehamilan, ibu menyusui memerlukan lebih banyak energi dan gizi. Pemberian makanan pendamping ASI, mampu meningkatkan produksi ASI. Penelitian bertujuan menganalisis efektivitas “Breast Milk Cookies” untuk meningkatkan volume ASI ibu postpartum. Penelitian ini merupakan kuasi-eksperimen dengan pendekatan desain pretest-posttest dua kelompok, melibatkan 114 ibu pasca melahirkan, terdiri dari 57 ibu dalam kelompok intervensi dan 57 ibu dalam kelompok kontrol. Penelitian dilaksanakan di RSIA Puri Adhya Paramita pada 19 Februari–19 April 2024. Pengambilan sampel menggunakan nonprobability accidental sampling. Analisis unvariat menggunakan statistik deskriptif. Analisis bivariat menggunakan uji Mann-Whitney, uji independent samples, uji Wilcoxon, dan uji efektivitas menggunakan Gain score. Hasil uji Mann-Whitney U pada saat pretest menunjukkan nilai p=0,167 (>0,05), yang berarti tidak ada perbedaan volume ASI pada tahap pretest. Uji independent samples saat posttest menunjukkan nilai p=0,000 (<0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan volume ASI pada tahap posttest. Uji Wilcoxon pada kelompok “Breast Milk Cookies” saat pretest menghasilkan nilai p=0,000 (<0,05), menandakan bahwa “Breast Milk Cookies” efektif meningkatkan volume ASI ibu postpartum. Uji Wilcoxon pada kelompok cookies yang tersedia di pasaran saat pretest juga menghasilkan nilai p=0,000 (<0,05), menunjukkan bahwa cookies yang tersedia di pasaran juga efektif dalam meningkatkan volume ASI ibu postpartum. Hasil uji efektivitas kelompok “Breast Milk Cookies” diperoleh Gain score sebesar 86,49%, sedangkan kelompok cookies yang tersedia di pasaran diperoleh Gain score sebesar 80,89%, yang berarti keduanya termasuk kategori efektif. Simpulan, pemberian “Breast Milk Cookies” meningkatkan volume ASI ibu postpartum lebih banyak dibanding dengan pemberian cookies yang tersedia di pasaran di RSIA Puri Adhya Paramita Lampung Tengah tahun 2024.