Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemboikotan Produk-Produk Orang Kafir; Tafsir Usul Fikih (Tela’ah Bahasa Al-Qur’an) Surat Al-Mumtahanah [60]:08-09 Hisyam; Adnan
Wasathiyyah Vol 7 No 1 (2025): Wasathiyyah: Jurnal Pemikiran Fikih dan Ushul Fikih
Publisher : Wasathiyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58470/wasathiyyah.v7i1.95

Abstract

Penelitian ini bertujuan memberikan justifikasi akademik terhadap praktik pemboikotan produk non-Muslim dengan menegaskannya dalam kerangka normatif hukum Islam. Surah al-Mumtahanah (Q.S. 60: 8–9), yang sering dipahami sebagai ajakan toleransi, ternyata memuat dua orientasi etis: ayat 8 membuka ruang kebajikan bagi non-Muslim yang tidak memusuhi, sementara ayat 9 memberikan batas tegas terhadap pihak yang menunjukkan permusuhan. Melalui kajian tafsir klasik dan analisis us}u>l al-fiqh, penelitian ini menemukan bahwa ‘illat al-hukmi pada ayat 9 memberikan dasar normatif bagi pemboikotan sebagai bentuk menghindari kerja sama yang bertentangan dengan prinsip syariat. Menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka dengan sumber primer berupa kitab tafsir dan literatur uṣūl al-fiqh, serta sumber sekunder berupa karya ilmiah, data dianalisis melalui model Huberman dan Miles. Hasil penelitian menegaskan bahwa kedua ayat tersebut membentuk etika Islam yang proporsional—toleran kepada non-Muslim yang damai, namun tegas terhadap pihak yang memusuhi—sehingga dapat menjadi landasan yang sah bagi pemboikotan dalam konteks kontemporer
Menggali Potensi Psikologi Kepribadian Dalam Membentuk Karakter Da’i Yang Efektif Alifah Sri Wahyuni; Naila Aprilia Maulida; Hisyam; Elya Dwi Mulyani; Muhammad Dzaki Assad; Febrian Dwi Pratama; Rt Bahriyyatul Khulashoh; Deswinta Dwi Aryanti; Sri Nurkholisah; Rifa Muhammad Ezka; Ghina Rahmani Anasta; Apriyanti; Muhammad Azriel Fauzaan; Hawa Khaerunnis; Irfa Darojatal Aliyah; M. Nanda Amril Umam
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3459

Abstract

Peran seorang da’i dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan menuntut tidak hanya pemahaman teologis, tetapi juga kekuatan karakter dan keterampilan komunikasi yang efektif. Artikel ini bertujuan menggali potensi psikologi kepribadian dalam membentuk karakter da’i yang mampu berdakwah secara persuasif, adaptif, dan humanis. Dengan menggunakan pendekatan kajian literatur, penelitian ini menyoroti konsep-konsep utama dalam psikologi kepribadian—seperti Big Five Personality Traits, kecerdasan emosional, dan self-efficacy—serta relevansinya terhadap kompetensi dakwah. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepribadian yang stabil, keterbukaan terhadap pengalaman, empati, serta kemampuan mengelola emosi memberikan kontribusi signifikan terhadap efektivitas dakwah. Selain itu, kesadaran diri dan kemampuan memahami karakteristik psikologis audiens memungkinkan da’i membangun hubungan komunikasi yang lebih autentik dan konstruktif. Dengan demikian, integrasi pemahaman psikologi kepribadian dalam pembinaan da’i menjadi langkah strategis dalam mencetak pendakwah yang berkarakter, profesional, dan mampu menjawab tantangan dakwah di era moder.