Diare merupakan suatu kondisi yang dimana terjadinya proses metabolisme melalui melalui organ anus pada saat buang air besar dengan konsistensi cair, dengan frekuensi tiga kali atau lebih dari biasanya dalam sehari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi hubungan faktor penyebab (lingkungan, perilaku, Sosial Ekonomi, Fasilitas Kesehatan dan gizi dengan kejadian diare pada Balita di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Karang Rejo Kabupaten langkat Tahun 2025. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Dengan pendekatan desain penelitian Cross Sectional . Sebanyak 98 responden terlibat dalam penelitian ini, teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Analisa data menggunakan analisi univariat, analisi bivariate dan analisis multivariate menngunakan regresi logistic . Berdasarkan hasil uji statistik dengan Chi-square diperoleh p value = 0,000 ada hubungan yang signifikan antara Kualitas Sanitasi dengan penyebab Kejadian Diare , p value = 0,006 ada hubungan yang signifikan antara Kualitas Air dengan penyebab Kejadian Diare diperoleh p value = 0,032 ada hubungan yang signifikan antara Kebersihan Lingkungan Rumah dengan Penyebab Kejadian Diare diperoleh p value = 0,000 ada hubungan yang signifikan antara Pengetahuan dengan Penyebab Kejadian Diare diperoleh p value = 0,028 ada hubungan yang signifikan antara Kebiasaan Mencuci Tangan dengan Penyebab Kejadian Diare diperoleh p value = 0,015 bahwa ada hubungan yang signifikan antara Kebiasaan Membuang Tinja dengan Penyebab Kejadian p value = 0,001 (p<α), sehingga memperlihatkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara Pendapatan dengan Penyebab Kejadian Diare. diperoleh p value = 0,009 (p<α), ada hubungan yang signifikan antara Status Gizi dengan Kejadian Diare di UPT Puskesmas Karang Rejo Kabupaten Langkat Tahun 2025. Variabel yang paling mempengaruhi adalah Variabel kualitas sanitasi. Agar meningkatkan pengetahuan tentang diare.