Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan keterampilan menyimak pada siswa sekolah menengah serta faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan pembelajaran menyimak. Keterampilan menyimak memiliki peran penting dalam proses berbahasa, karena menjadi dasar bagi kemampuan berbicara, membaca, dan menulis. Namun, keterampilan ini sering kurang diperhatikan sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman siswa terhadap informasi lisan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggali data dari teori, temuan penelitian sebelumnya, serta kajian terkait pengembangan pembelajaran menyimak. Hasil analisis menunjukkan bahwa guru perlu menerapkan strategi yang bersifat aktif, kreatif, dan berpusat pada peserta didik, seperti pemanfaatan media audio-visual, penerapan model pembelajaran berbasis proyek, strategi “listening for detail” dan “listening for gist”, serta pelibatan siswa dalam kegiatan diskusi dan tanya jawab. Penelitian ini juga menemukan bahwa faktor internal (motivasi, kesehatan, psikologis, pengalaman, dan sikap) serta faktor eksternal (lingkungan belajar dan kecukupan media pembelajaran) sangat memengaruhi keberhasilan menyimak. Dengan demikian, pengembangan keterampilan menyimak memerlukan dukungan strategi pembelajaran yang tepat, penggunaan media yang relevan, serta penciptaan lingkungan belajar yang kondusif.