Wahyu Eko Purwanto
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FILSAFAT DALAM PENDIDIKAN ISLAM: ETIKA DAN ESTETIKA Dwi Puspita Sari; Nurul Wahida; Wahyu Eko Purwanto
Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2021): Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jf.v6i2.6007

Abstract

Indonesia, meskipun memiliki kekayaan budaya, suku, bangsa, dan agama yang sangat beragam, tetap menjunjung tinggi nilai-nilai etika dalam menghargai dan bertoleransi antarsesama. Etika mencakup aturan, norma, dan kaidah yang menjadi pedoman bagi individu maupun kelompok dalam bertingkah laku dalam kehidupan sehari-hari. Etika mengajarkan tentang hal-hal yang benar dan salah sebagai dasar dalam berperilaku. Di sisi lain, estetika adalah cabang filsafat yang membahas keindahan, terutama dalam kaitannya dengan seni. Estetika mengkaji bagaimana keindahan dapat terbentuk dan dirasakan. Kajian tentang estetika juga melibatkan nilai-nilai yang sering kali dianggap sebagai penilaian terhadap sentimen atau rasa yang dipengaruhi oleh perasaan. Estetika erat kaitannya dengan filsafat seni, yang membahas cara mengaplikasikan keindahan dalam berbagai bentuk seni dan ilmu. Pembahasan ini mengkaji etika dan estetika dalam perspektif Islam, yang bersumber dari ajaran serta filsafat Islam. Kajian ini disusun menggunakan metode studi pustaka dengan fokus pada pemahaman etika dan estetika berdasarkan pandangan Islam.
Diametral Methodology: A Biographical Narrative of a PAI Teacher’s Shift from Fundamentalism to Pluralism in Aqidah Teaching Siti Roudhotul Jannah; Fatqur Rohim; Wahyu Eko Purwanto; Idris Efendi; Wahyu Dewi Utari
Bulletin of Pedagogical Research Vol. 5 No. 3 (2025): Bulletin of Pedagogical Research
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/bpr.v5i3.2019

Abstract

Education (PAI) teacher who experiences a profound methodological and ideological transformation from fundamentalism to pluralism in the context of aqeedah teaching. The transformation is examined through the framework of diametral methodology, a narrative research approach that situates opposing ideological poles as a dialectical space for understanding how epistemic, spiritual, and pedagogical changes unfold across time. By reading the teacher’s life history through this diametral lens, the study seeks to reveal the dynamic processes that shape pedagogical orientation, identity formation, and instructional decisionmaking in Islamic education. The data for this study are fictional yet academically grounded, constructed through a triangulation of literature on religious moderation, critical pedagogy, transformative learning theory, and the sociocultural experiences of Islamic education teachers in Indonesia. This approach enables the narrative to remain analytically rigorous while presenting a realistic and contextually rich portrayal of a teacher’s ideological journey. The findings illustrate that the teacher’s shift toward pluralism does not emerge abruptly; instead, it develops gradually through a series of existentialreflective crises, interfaith dialogues, exposure to diverse theological discourses, and increasing engagement with contemporary educational paradigms that emphasize inclusivity and human dignity.